Retak Akad Cinta

Retak Akad Cinta
Emir menteror Amanda


__ADS_3

Alif langsung menyusul Amanda untuk ke dalam mobil, ia duduk di sebelah Amanda. Amanda tidak mengatakan apapun, ia sangat malu sampai wajahnya menghadap ke arah jendela mobil.


"Kakak Maaf, aku lancang mencium kamu," ucap Amanda dengan malu tanpa memalingkan wajahnya.


"Kamu mencium aku dari perasaan terdalam kamu bukan?" tanya Alif. Ia tersenyum melihat sikap salah tingkah Amanda.


"Ih Kak pertanyaan macam apa itu? Aku malu tahu Kak," protes Amanda.


Alif melihat wajah Amanda yang masih menghadap ke arah jendela.


"Amanda sayang, tatap aku dong. Masa menatap jendela terus sih." Amanda perlahan menatap Alif. Alif makin gemas dengan Amanda yang tersipu malu wajahnya terlihat kemerahan. Alif tersenyum kepada Amanda dan mengelus kepala Amanda.


"Ya sudah, ayo kita pulang. Mau aku pasangkan sabuk pengaman atau kamu sendiri?" tanya Alif dengan nakal, agar Amanda makin salah tingkah.


"A...aku aja Kak yang masang sendiri." Amanda bergegas untuk memasang sabuk pengaman mobil. Alif pun berjalan menyusuri kota Jakarta, langit sudah gelap Jakarta di malam hari. Sungguh indah banyak lampu-lampu warna-warni di pinggir jalan Jakarta membuat suasana semakin hangat bagi kedua pasangan yang baru saja meresmikan lamarannya.


Kini mobil Alif sudah berada di pekarangan parkir rumah Andi. Ia pun mengantar Amanda sampai ke depan pintu.


"Assalamu'alaikum Mah, Ayah." Andi dan Kaila langsung menoleh ke arah Amanda dan Alif.


"Wa'alaikumsalam, Alif sini masuk dulu." Andi mempersilahkan Alif untuk masuk.


"Nggak usah deh Ayah, maaf bukannya menolak karena esok aku harus balik lagi ke Magelang." Alif dan Kaila pun mengerti karena Alif harus bersiap-siap untuk pulang ke Magelang.


Alif mencium punggung tangan Kaila dan Andi. Amanda mengantarkan Alif ke luar sampai ke pintu mobil Alif.


"Langsung istirahat yah, jangan di pikirin ciuman kamu untuk aku tadi hehe,"


"Ih Kakak, nyebelin." Amanda cemberut, Alif baru tahu bahwa Amanda manja. Tapi ia suka ketika Amanda manja padanya.


"Jangan putus komunikasi sama aku yah, kirim kabar mu setiap hari," ucap Alif.


"Iya Kak, Insha Allah aku akan laporan setiap hari sama Kakak." Amanda hormat kepada Alif, membuat Alif ingin cubit hidup Amanda yang mancung tapi malu masih diperhatikan Kaila dan Andi.


"Aku pulang yah cantik, i love you," ucap Alif lirih tapi masih di dengar oleh Amanda. Amanda senyam senyum mendengar hal itu.


"I love you too Kak Alif," jawab Amanda.


"Mah, Ayah, aku pulang dulu. Assalamu'alaikum," ucap Alif sambil melambaikan tangannya di dalam mobil. Mobil Alif berjalan meninggal pekarangan rumah Andi.

__ADS_1


"Waalaikumsalam, i will miss you Kak," ucap Amanda lirih.


Amanda langsung masuk ke dalam. Ia langsung menuju kamarnya. Ingin langsung beristirahat karena tubuhnya lelah, tapi hatinya bahagia dan ada kejutan juga untuk hari ini syok terapi sebelum menikah dengan Alif. Amanda berharap bahwa masalah ini jangan sampai berlarut sampai ke bawa setelah menikah. Amanda mengirim pesan singkat kepada Cia walaupun mereka ada dalam satu rumah tapi Amanda takut Cia sudah istirahat. Ia menceritakan tentang kejadian hari ini, bahwa bertemu dengan Emir dan istrinya yang sedang hamil dan ia menceritakan bahwa sudah memutuskan agar tidak berhubungan dengan Emir kembali.


***


Usai sudah liburan semesteran, Amanda akan langsung balik ke Jogjakarta. Dia akan meneruskan kuliahnya di sana. Cia sudah balik duluan dan kembali lagi beraktifitas di kampusnya.


"Mah, Ayah doakan aku ya. Aku berangkat sekarang, assalamu'alaikum," ucap Amanda.


"Wa'alaikumsalam, jaga kesehatan mu yah sayang, jika sudah tiba telepon Mamah," ucap Kaila sambil mengelus kepala anak sambungnya itu.


"Iya Mah, aku akan kabari Mamah dan Ayah jika aku sudah sampai di Jogja." Amanda masuk ke dalam mobil. ia bergegas untuk ke bandara.


ketika Amanda berada di dalam mobil. Ada notifikasi messenger dari Emir yang mengatakan. "Aku tidak akan melepaskanmu." Amanda sangat geram dengan Emir dia tidak mengerti bahwa jodoh sudah ada yang mengatur oleh sang Maha Pencipta. Amanda langsung memblok sosmed Emir di manapun agar Emir tidak mengirim pesan kepadanya lagi. Amanda meng-screenshot pesan yang dikirim oleh Emir kepada Alif. Alif langsung membalas pesan singkat Amanda.


"Sayang kamu pindah tempat kost yah," Pesan balas singkat Alif.


"Kak aku nggak bisa secepat itu Kak untuk pindah kost, perlu waktu dan aku harus mencari dulu," balas Amanda.


"Tenang, aku ada kenalan tempat kost bagus untuk mahasiswa perempuan. Aku langsung kasih alamat ke kamu, sampai sana kamu langsung masuk aja. Nanti aku akan ke tempat kos kamu yang lama, barang-barang kamu akan aku yang pindahkan. Aku akan ke Jogja," pesan balas singkat dari Alif.


Alif benar-benar dengan ucapannya setelah Amanda menelepon dia langsung berangkat menuju Jogjakarta. Ia tidak ingin berlama-lama Amanda menunggu dirinya. Amanda sudah sampai di Jogja karena ia naik pesawat hanya membutuhkan waktu 1 jam. Ia langsung menuju ke kost yang Alif rekomendasikan, ternyata Alif sudah membayarkan lunas untuk biaya kost Amanda. Alif sudah memberitahu kepada ibu kos bawa Amanda itu adalah calon istrinya.


Kostan kali ini yang di tempat Amanda tidak boleh sembarangan menerima orang dari luar. Apalagi lawan jenis, maka akan sulit akses untuk masuk. Alif sangat menjaga untuk keselamatan Amanda, ia tidak mau Amanda terluka karena mantannya itu.


Dudah 4 jam Amanda berada di tempat kost. Alif ternyata sudah tiba di Jogja dan langsung ke tempat kost Amanda. Ibu kost langsung mempersilahkan Alif masuk karena Alif memperlihatkan bukti-bukti bahwa Amanda itu adalah calon istrinya. Amanda bertemu dengan Alif. Alif membawa makanan untuk Amanda agar ia bisa makan. Ia tahu bahwa Amanda tidak pergi ke mana-mana setelah ia tiba di Yogyakarta.


"Kak terima kasih ya kamu sudah langsung datang ke Jogjakarta." hati Amanda sangat lega ketika Alif sudah berada di Jogja.


"Kamu ngomong apa sih? Terima kasih sama calon suami sendiri, itu sudah kewajiban aku untuk menjagamu. Oh iya aku akan meneruskan S2 di UGM, agar aku bisa memantau kamu di Jogja. Aku tidak jadi untuk masuk di Universitas Indonesia Jakarta," ucap Alif.


"Benarkah Kakak akan menuliskan S2 di UGM?" Amanda sangat senang mendengarnya, sebelumnya ia merasa akan sepi karena Alif memutuskan untuk meneruskan S2 nya di Jakarta.


"Kamu senang sayang?" tanya Alif.


"Tentu saja aku senang Kak, aku merasa nyaman dan aman jika kamu ada di sisi aku," jawab Amanda.


"Ya sudah aku nanti pergi ke tempat kostan kamu dan membawa barang-barang kamu. Kamu langsung menelepon ibu kost lama kamu aja, agar nanti dia tahu aku akan datang untuk mengambil barang-barangmu," ucap Alif.

__ADS_1


"Terima kasih Kak untuk bantuannya. Aku bersyukur menjadi calon istri kamu." Alif mencubit hidung Amanda, ia sangat gemas dengan Amanda.


"Ih bisa aja sih kamu yah, yah sudah aku jalan dulu, kamu masuk sana jika kamu sudah masuk, baru aku jalan." Amanda masuk ke dalam kost mereka saling melambaikan tangan ketika Alif meninggalkan tempat kost baru Amanda.


Reader selamat menunaikan ibadah puasa.


Bersambung


❤❤❤


Baca juga yuk cerita novel saya yang lain nggak kalah seru loh....




5 tahun menikah tanpa cinta (Tamat)




Salah lamar (on going)




Retak Akad Cinta (bab 1 s.d 18 nyata, fiksi dari bab 19 dst)




Dicampakkan suami setelah melahirkan (On going)



__ADS_1


Love dari author sekebon karet ❤💞


__ADS_2