Retak Akad Cinta

Retak Akad Cinta
POV Sukma


__ADS_3

Awal mula aku dekat dengan Rangga, karena kami 1 kantor. Dia adalah bawahanku, sikapnya yang sangat friendly membuat kesan pertamaku sangat bagus.


Banyak pekerjaan bersama Rangga yang ditugaskan dari kantor pusat, untuk pekerjaan keluar kota membuat kami semakin dekat.


Mulanya aku menceritakan tentang keluargaku kepada Rangga. Dia selalu memberikan masukan-masukan kepadaku menangani semua masalah keluargaku.


"Aku jenuh dengan suamiku, aku bekerja keras di Bandung. Tetapi suamiku tidak punya pekerjaan yang tetap. Seharusnya dia yang menjadi tulang punggung keluarga. Bukan aku yang seharusnya membanting tulang mencari nafkah untuk keluarga," ucapku.


"Bu Sukma sudah membicarakan hal ini dengan suami Ibu?" tanya Rangga.


"Sudah, tapi ketika aku membahas tentang ini buntut akhirnya selalu pertengkaran," ucapku.


"Situasi yang sulit yah Bu, jika seperti itu." ucap Rangga.


Sejak aku bercerita tentang keluargaku, entahlah kenapa aku mulai merasa nyaman bersama dirinya. Setelah 1 tahun dia bekerja, ia memutuskan untuk kuliah mengambil S2 kebetulan akupun mengambil S2 dengan kampus yang sama dengan Rangga.


Aku menawarkan untuk pergi ke kampus bersama-sama, ketika aku lelah Ranggalah yang menyetir mobilku. Entah sejak kapan rasa nyaman ini berubah menjadi suka dan ingin memiliki Rangga seutuhnya.


Ketika kami ditugaskan kembali untuk keluar kota, tak sengaja aku menyentuh tangannya. Ada desiran di dadaku, aku memang sudah lama tidak di sentuh oleh suamiku. Terkadang aku butuh belaian dari seorang pria. Entah setan dari mana aku memberanikan diri untuk mencium bibir Rangga, awalnya Rangga mematung tapi karena aku mencium Rangga dengan hasrat yang menggebu-gebu benteng yang ada dalam diri Rangga runtuh. Dia membalas ciumanku.


Terasa mimpi aku melakukan ciuman panas dengan Rangga. Jujur aku sangat senang sekali, hasratku yang terkubur dibangkitkan dengan kedatangan Rangga.


Rangga mempunyai 3 orang anak, istrinya masih muda karena ia mengurus 3 anak dari pernikahannya dengan Rangga, sehingga untuk mengurus dirinya kurang terawat, jika dia berdandan pastinya aku kalah jauh dari istri Rangga. Situasi tersebut mempermudah aku untuk merayu Rangga. Aku tahu dia kurang puas atas kebutuhan biologisnya.


Aku lebih berpengalaman dengan hal urusan ranjang, pasti istri Rangga itu kalah dariku. Suamiku hanya menghabiskan uangku saja. Aku ingin berpisah saja dengannya, untuk apa aku capek-capek kerja hanya untuk menghidupi suamiku saja. Urusan anakku gampanglah, nanti aku akan kasih biaya sekolahnya dan aku lunaskan biaya sekolahnya sampai dia lulus, jadi aku hanya memberikan anakku uang jajan saja.


Jika aku memberikan kepada suamiku, pastinya habis dia gunakan. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Dengan kedatangan Rangga hidupku lebih berwarna lagi. Bagaimana hatinya hanya untukku? agar dia melupakan anak dan istrinya.


Aku jahat? aku tidak perduli. Rasa cintaku terhadap Rangga sangatlah dalam. Aku tidak mau kehilangan Rangga, dengan cara apapun aku akan lakukan.

__ADS_1


Di malam hari, hujan rintik-rintik. Kudatangi kediam orang pintar, kalau orang-orang bilang dukun. Tujuanku datang ke rumah orang pintar, agar Rangga lupa dengan istri dan anaknya. Dan dia akan menjadi milikku.


Hasil orang pintar sudah terlihat, Rangga sering mau menyentuhku dan ingin mendekatiku. Tanpa aku meminta ia sangat agresif untuk menyentuhku. Hahaha inilah yang aku inginkan dari Rangga. Umurnya masih muda, daun muda pasti sangat semangat ketika dia menyentuh lawan jenis.


Keseringan aku pergi, pulang bersama Rangga. Di 1 mobil yang sama, membuat hasratku menggila, terkadang aku mulai meraba-raba pahanya ketika dia sedang menyetir membuat dia semakin tak sabar untuk menyentuhku. Diapun tak kalah gila, ketika menunggu lampu merah, diapun meraba-raba pahaku dan mencium punggung tanganku dengan bibirnya. Ah bibirnya itu sangat seksi ku lihat.


Otak Rangga sudah mulai terkunci, dia hanya melihat aku dan tak melihat istri dan anaknya, dia tidak lagi perduli dengan istrinya, seolah-olah dia tidak mempunyai istri lagi. Luar biasa hasil aku pergi ke orang pintar.


Tapi istrinya ini yang membuat aku kesal, sudah dicampakkan oleh Rangga juga. Dia masih saja kekeh ingin menjadi istri Rangga. Rangga sudah berlaku kasar kepadanya bahkan memukulnya. Jika saja ia mengadu ke pusat maka akan habis karir ku dan juga karir Rangga.


Ternyata ia wanita bodoh yang terlalu mencintai suaminya. Dia tidak melaporkan kami yang berselingkuh padahal dia tahu kami bercinta di belakang dia.


Ada kejadian yang sangat membuatku marah, yaitu melabrakku. Dia datang ke rumahku dan memaki-maki aku. Tetangga kanan dan kiriku mendengar teriakan istri Rangga. Memang rumah Dinas kami berdekatan. Hanya selang 3 rumah saja.


Istri Rangga mengumpat aku, menghinaku, mencaci maki aku. Hahahaha masa bodo yang penting aku sudah memiliki Rangga. Sebelum dia melabrak aku, dengan mata kepalanya sendiri melihat permainan aku dan Rangga di dalam mobil. Ketika itu aku bercumbu dengan Rangga, ahhhhh lagi hot-hotnya kenapa dia malah datang sih, lagi nanggung.


"Rangga, ini nikmat sekali," ucapku ketika Rangga mulai menyentuh bagian sensitifku.


"Kamu mau yang lebih nikmat lagi?" tanyanya dengan nakal.


Aku hanya menganggukan kepalaku, karena aku tidak bisa berkata-kata karena sakin nikmat yang aku rasakan. Ahhh memang beda daun muda.


"Bersiaplah sentuhan nikmat dariku," ucapnya.


Rangga mulai menyentuh dari setiap inci tubuhku, menyentuh bagian sensitif bawahku dengan permainan tangannya. Ah dia memang hebat jika urusan ranjang seperti ini. Sentuhannya membuat candu.


"Temponya lebih cepat Rangga," ucapku ketika aku memadu cinta dengan Rangga.


Kita sama-sama menikmati rasa kenikmatan yang luar biasa.

__ADS_1


Apakah aku merasa bersalah kepada istrinya? ada sedikit rasa bersalah ini di hatiku. Tapi rasa cintaku lebih besar daripada rasa kasihan aku.


Aku geram dengan istri Rangga yang tidak mau melepaskan Rangga. Aku datang ke orang pintar kembali. Kali ini permintaan aku adalah membuat istri Rangga gila. Karena kalau gila mau gak mau dia harus pulang ke rumah orang tuanya karena Rangga tidak perduli kepada dirinya.


Lambat prosesnya tapi pasti, aku melihat istri Rangga sudah mulai stress. Itulah yang aku mau. Agar dia pergi jauh dari kehidupan Rangga. Rangga akan melupakan istri dan anaknya. Dia akan menjadi milikku satu-satunya.


Setelah aku berhasil mendapatkan Rangga, aku mulai menggugat cerai suamiku. Suami tidak berguna, hanya menghabiskan uang ku saja. Aku yang lebih mempunyai uang banyak daripada suamiku. Suamiku itu tidak bekerja, kerjaannya hanya bersantai di rumah dan menunggu uang bulanan yang aku kirimkan kepadanya. Tapi cukup bagiku, cukup sampai di sini, aku tidak akan mengirimi uang lagi karena aku sudah menggugat cerai suami malasku itu.


Bersambung


***


Hai para reader, bagaimana nih Sukma? keterlaluan banget yah, menggunakan ilmu hitam untuk menghancurkan keluarga Kaila.


Terima kasih reader sudah mampir


Bantu like, komen, vote dan follow aku yah.


Baca Novel ku yang lain


5 tahun menikah tanpa cinta


Salah lamar


Berteman di sosmed sama aku yuk


fb @Farida (R)


ig @kak_farida

__ADS_1


__ADS_2