Sandiwara Menjadi Cinta

Sandiwara Menjadi Cinta
41


__ADS_3

Jepri masih duduk di sofa kamarnya sedangkan Luna masih memijat kakinya, sebenarnya kaki Jepri sudah tidak sakit lagi namun ia senang melihat Luna perhatian kepadanya.


” Maaf sayang gara-gara saya ketiduran kaki anda jadi sakit” Luna benar-benar tulus meminta maaf. Jepri bisa lihat dari matanya.


" Hmmmm, memang ini salah kamu kakiku masih terasa sakit".


" Saya akan kasih obat untuk anda setelah saya mandi".


" Oke!”


Luna segera pergi ke kamar mandi. Jepri tersenyum jahat, ia langsung jalan dan mengikutinya ke kamar mandi. Luna melotot tiba-tiba Jepri sudah di belakangnya.


” Bukannya kaki anda masih sakit?”.


” Memang masih sakit!, kamu gak lihat saya jalan pincang begini!!.


Lagi sakit aja marahnya gak hilang-hilang.


Mereka mandi bersama.


Di bawah Jeje menuggu Jepri dan Luna, Jeje berharap sekali malam ini bisa makan bersama. Telepon dapur berdering. Ku harap bukan Jepri. Melihat Lila membawa nampan, Jeje kecewa lagi dan langsung berdiri pergi ke paviliun.


Jeje merasa sedih, rencana awalnya gagal lagi. Aku tidak boleh nyerah aku harus mencobanya lagi.


Luna mengeringkan rambutnya di depan cermin sembari bergumam nyanyi di hatinya. Jepri melihat Luna seperti itu ada ide untuk ngerjainnya.


Jepri pura-pura kesakitan kakinya " Aduh sakit". Luna langsung menghampirinya.


" Apa masih sakit sayang?". Jepri menganguk. Luna mengangkat kakinya pangkuannya . Ia memijatnya pelan. Setau ku kesemutan gak separah ini, kenapa dia lemah sekali.


Jepri senyum-senyum sembari melihat istrinya dari jarak dekat, setiap Luna berhenti ia pura-pura kesakitan.


Merasa udah cukup Jepri menarik kakinya.


" Aku masih kesal soal tadi siang!”. Luna langsung diam.


Kenapa dia Ingat sih.


” Sayang saya lapar” Jepri langsung menekan tombol. Sebelum Lila mengangkat teleponnya Jepri mendengar suara ketukan pintu.

__ADS_1


" Masuk!". Lila membawa nampan


” Kamu dari mana saja, gak liat apa istriku sudah lapar!”. Luna terkejut mendengarnya.


" Maaf tuan, saya dari tadi sudah di depan pintu, tapi”. Belum selesai Lila bicara Luna segera bicara.


” Sayang ayo kita makan" Luna cepat-cepat ajak Jepri untuk ke sofa. Lila merasa lega ia terbebas dari kemarahan Jepri.


Lila segera pamit keluar.


Syukur lah dia tidak memarahi Lila, gara-gara aku juga Lila di marahin, maaf ya Lila, Luna melihat Lila yang hilang di balik pintu.


Jepri melihat Luna bengong ia mendekatkan wajahnya, lalu menciumnya " Much". Luna melotot menatap Jepri langsung, namun Jepri pura-pura seperti tidak terjadi apa-apa.


Luna memegangi bibirnya.


Barusan dia menciumiku kan, jadi dia tidak marah lagi. Luna segera menghabiskan makannya.


Kenapa dia?. Setelah ku cium napsu makanya meningkat.


" Apa gara-gara saya cium tadi, selera makan mu jadi meningkat?”.


Luna langsung melihatnya.


" Oh yah, kalau begitu setiap kamu ingin makan kamu harus mencium saya!".


" Kenapa jadi saya sayang?".


" Lalu.. harus saya gituh?”..Ya Tuhan salah lagi kan aku. Luna merasa kesal sama jawabannya.


” Tidak, bukan begitu sayang, saya mau ko" Luna memasang wajah yang paling imut di depan Jepri. Sebenarnya hatinya kesal. Setelah makan mereka langsung istrhat.


Di paviliun Jeje melihat foto Luna dan Zaki, ia sedang memikirkan sesuatu gimana caranya agar Luna menjauh dari Jepri. Ia mengambil ponselnya.


Tut.. ..tut....


" Halo?”.


" Halo, saya Jeje, apa anda sodara Zaki?".

__ADS_1


" Iya, Jeje mana yah?".


" Saya bisa membuat anda balikan lagi dengan mantan anda yang bernama Luna!". Mendengar itu Zaki segera menjauh dari kamarnya lalu ia pergi ke garasi.


" Halo?". Jeje melihat ponselnya masih menyambung.


" Ya, lebih baik kita ketemu saja nona!".


" Boleh kalau gituh" Zaki memberikan alamatnya untuk mereka bertemu besok, Mereka sepakat untuk bertemu.


Zaki tersenyum jahat dan langsung menuju ke dapur untuk membuat susu untuk istrinya. Kamu pikir susu ini akan membuat mu cepat hamil?. Zaki segera pergi ke kamarnya melihat istrinya sedang baring ia mulai bosan.


” Sayang di minum susunya agar kamu cepat pulih seperti dulu dan kita segera mendapatkan momongan". Lala merasa senang di perhatikan oleh suaminya padahal dia tidak tau di dalam susu itu ada zat bahaya yang akan membuat kondisinya memburuk.


" Sayang boleh gak aku ajak ponakan kesini?". Lala berhenti sejenak.


" Ponakan?, memangnya kamu punya ponakan, ko aku baru tau?.


" Punya. dia seorang perempuan, dan dia dari adiknya papa, dia sebatang kara sayang, dan dia baru di kota ini?".


Lala memegangi tangan suaminya.


" Tentu boleh, dia juga ponakan aku juga kan". Zaki sangat senang mendengarnya ia tidak menyangka rencananya akan semudah itu.


" Terima kasih sayang kamu memang istri yang luar biasa, aku tidak salah memilih kamu dari pada Luna!".


Lala makin senang mendengarnya ia pun memeluknya erat. Zaki tersenyum jahat.


Kamu pikir aku bahagia dengan pernikahan ini, kalau bukan karena uangmu aku sudah meninggalkan mu dari dulu. Batin Zaki. Zaki keluar sebentar dari kamarnya. Ia menghubungi seseorang.


" Halo sayang?".


" Sayang kamu siap-siap besok, kita akan tinggal bareng dirumah nenek tua ini!".


" Kamu serius, aku bahagia sekali mendengarnya, terimakasih sayang, aku sayang kamu!".


" Aku juga sayang kamu, udah dulu ya, aku mau tidur".


" Oke sayang, I love you, much".

__ADS_1


" Much". Zaki menutup telponnya lalu ia pergi ke kamar istrinya..


Bersambung Jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗🤗🤗


__ADS_2