Sandiwara Menjadi Cinta

Sandiwara Menjadi Cinta
68


__ADS_3

Zapran langsung berdiri dan memeluknya, Ia merasa senang berkat Jepri nyawanya tertolong.


Dirumah.


Jeje masih belum sadar ponselnya hilang, saking senangnya ia merias diri dan melupakan semuanya.


Melihat dirinya di cermin Jeje membayangi Jepri menghampirinya dan memeluknya erat dari belakang.


" Aku sayang kamu Ji, aku sangat-sangat bahagia". Jeje langsung sadar ketika mendengar pintunya di ketuk, Jeje langsung membuka pintunya berharap Jepri yang ada di depan matanya.


" Nak ini ponselmu ketigalan di salon, tadi kurir yang kirim kesini!". Jeje terkejut sekaligus sedih karena bukan Jepri yang datang tapi mama mertuanya.


" Terimakasih bu".


" Sama-sama sayang, oiya sayang coba cek hp mu siapa tau Zapran ngabarin kamu nak?, soalnya dia tidak ada ngabarin ibu”. Jeje langsung mengangguk dan segera membuka ponselnya tidak ada pesan hanya ada beberapa pesan dari orang asing dan Zaki.


" Tidak ada bu, mungkin saja dia sibuk atau ketiduran bu. Ziya langsung sedih dan pergi. Jeje hanya tersenyum kecut. Mungkin saja sekarang dia lagi sekarat. Batin Jeje.


Jeje menutup pintunya lagi lalu ia mematikan ponselnya.


Malam ini tidak boleh ada yang gangu, sebaiknya aku beri dia obat tidur agar dia tidak ganggu aku dan Jepri. Jeje mengambil obat tidur di lacinya lalu ia keluar.


Pergi ke dapur dan membuat teh hangat, Jeje langsung naik ke kamar Ziya.

__ADS_1


" Bu saya buatkan teh hangat untuk ibu".


" Terimakasih nak, kalau Zapran ngabarin kasih tau ibu ia”. Jeje menganguk, lalu ia pamit keluar dari kamarnya.


Jeje langsung turun dan segera ganti pakaian yang sedikit menerawang dan terbuka.


Melihat jam masih menunjukkan pukul 8 malam Jeje sudah tidak sabar menunggu Jepri pulang. Kenapa dia belum pulang sih, biasanya dia pulang sore. Batin Jeje sambil menunggu di depan pintu.


Di apartemen Luna menuggu suaminya datang, sesekali melihat jam di dingding dan melihat ke arah pintu.


Sepertinya dia tidak akan datang. Luna langsung pergi tidur ia menyalakan pendingin ruangan lalu merambah tubuhnya. Sayup-sayup terdengar suara Bel. Luna langsung bangun dan segera keluar.


Tidak ada siapa-siapa, hatinya kecewa lalu ia masuk lagi ke kamar tiba-tiba tangan melingkar di pinggangnya. Luna terkejut sekaligus senang, ia berbalik melihat Jepri sudah ada di hadapannya.


" Saya pikir anda tidak datang". Jepri langsung tersenyum tipis lalu menciumnya.


" Apa anda udah makan?".


" Belum!" Jawab Jepri pendek sambil membuka pakaiannya.


" Apa anda haus?".


" Tidak, saya tadi sudah minum". Luna tidak bertanya lagi ia langsung pergi menyalakan air hangat. Mereka mandi bersama. Jepri ingat sama ucapan Semi.

__ADS_1


" Lun, apa di rumahmu yang dulu ada ruangan rahasia?". Luna mengentikan tangannya.


" Kenapa anda nanya soal itu?". Jepri langsung diam. Tidak ada jawaban Luna takut Jepri marah.


" Ada di samping garasi, itu ruangan tempat Papa dulu kalau beliau ingin sendiri!".


" Siapa saja yang tau tempat itu?".


" Mama dan papa dan aku". Jepri langsung berpikir.


" Kenapa papamu buat ruangan seperti itu?".


" Karena papa menyukai ketenangan, beliau betah disana". Jepri langsung paham dan tidak bertanya lagi. Sehabis mandi mereka melakukan ritual panjangnya.


Jepri ingin Luna cepat hamil makanya ia tidak pernah libur bercocok tanam.


Sementara di tempat lain Jeje merasa gusar karena jam menunjukan pukul 10 malam. Ia sudah tidak bisa menahannya langsung ambil ponselnya yang ia matikan sejak sore.


Sambungan telepon terhubung namun tidak ada Jawaban.


Dia kemana sih!. Jeje terus menghubungi Jepri. Merasa kesal Jeje pergi ke ruang tamu dan mengecek ke kamar Jepri.


Kamarnya terkunci rapat. Sial!, gak biasanya kamar ini di kunci. Jeje langsung turun lagi ke bawah dan menuggu Jepri di ruang tamu.

__ADS_1


Mondar mandir di depan pintu seperti gosokan, Jepri tidak kunjung datang juga. Jeje makin kesal melihat jam pukul 1 malam tapi Jepri tidak balik-balik. Rasa kantuknya mulai terasa iya pun langsung tertidur di atas sofa memakai pakaian tidurnya yang menerawang.


Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih 🤗🤗


__ADS_2