Sandiwara Menjadi Cinta

Sandiwara Menjadi Cinta
91


__ADS_3

Melihat istrinya tidur, Jepri langsung keluar dan menghubungi Zapran.


>> Ya Jep?.


>> Bang!. Jepri menceritakan kelakuan Jeje terhadap istrinya dan juga Mila.


Zapran diam cukup lama tidak memberikan suara sama sekali.


>> Bang, apa masih disana?. Tanya Jepri. Hening tidak ada suara. Jepri melihat ponselnya masih terhubung.


>> Bang?.


>> Iya!, dia sudah sangat keterlaluan!!, saya akan segera mengurus tiket dan menjebloskan nya ke penjara!!.


>> Iya bang itu lebih baik, ngomong-ngomong ibu gimana bang?.


>> Ibu masih sama seperti itu Jep, mungkin ibu ingin aku pulang dulu dan menghukum wanita itu!!.


>> Kabarin saja bang kalau mau pulang saya jemput.


>> Iya Jep, udah dulu ya, saya mau mengurus tiketnya. Zapran menutup telponnya sambil mengepalkan tangannya.


Di penjara. Tiba-tiba sipir menemukan Zaki tergeletak di lantai dan posisinya miring. Lehernya kebiruan dan tubuhnya kaku. Sipir langsung menghubungi ambulans dan membawa Zaki untuk di periksa.


20 menit kemudian dokter yang memeriksa Zaki mengabari pihak polisi. Zaki di nyatakan meninggal..


" Setelah saya periksa keseluruhannya, di dalam darahnya pasien mengandung racun yang mematikan pa, biar lebih jelas lagi sebaiknya di lakukan otopsi pada pasien!". Ujar dokter yang memeriksa Zaki.

__ADS_1


Kedua polisi hanya saling memandang. " Baik, kami akan informasikan ke keluarganya, apakah mayat tersebut akan di otopsi atau tidak". Jawab polisi.


Di ruangannya yang berbeda, Lala di beri tau soal kematian suaminya, hatinya tidak sedih karena Zaki sudah membuat hatinya terluka. " Mungkin itu memang pantas untuknya". Ujarnya.


" Apa anda tidak ingin melihat suami anda nyonya untuk terakhir kalinya?".Tanya Sipir.


” Tidak bu!, dia bukan suami saya lagi !". Jawab Lala. Sipirnya langsung pergi dari ruangan tahanan Lala.


Pihak kepolisian mengabari Pak Yusuf soal kasus kematian Zaki di telepon. Pak Yusuf terkejut mendengar kematian Zaki yang mendadak.


" Apa dia serangan jantung pak?". Tanyanya di telepon.


" Dia keracunan, namun kami sedang menyelidiki kasus nya pak!". Jawab polisi.


" Terimakasih banyak pak informasi nya!". Pak Yusuf melihat lagi ke arah Mila. Dia memikirkan sesuatu soal kematiannya sama persis. Apa ada hubungannya dengan wanita itu. Gumam pak Yusuf.


Sampai di lokasi Semi menghampiri orang suruhannya.


" Dia kenapa?". Tanya Semi sama orang suruhannya.


" Dia overdosis obat haram tuan!, dan dia membawa barang haram tersebut ketika polisi menemukannya di jalan!". Semi terdiam sambil berpikir.


Semi menghampiri polisi yang menemukan kurirnya. " Pak, apa anda yakin dia OD" Tanya Semi.


" Ini tuan, dari catatan medis dia OD sama obat haram yang di bawahnya, untungnya dia masih bisa di tolong dan nyawanya selamat. Jawab pak polisi.


Syukurlah dia selamat, saya ingin tau tujuannya apa dia menaruh racun di kue nona. Gumam Semi.

__ADS_1


Semi menceritakan semuanya sama polisi soal Mila dan kurir tersebut. " Pak, saya minta tolong jika dia sadar beri tau saya, saya hanya ingin tau kenapa dia menaruh racun di kue nona saya!". Pak polisi hanya mengangguk. Setelah bicara Semi langsung pergi, dia menaruh orang suruhannya untuk menuggunya di sana satu.


Semi segera memberitahu Jepri soal penemuannya.


Di rumah.


Jepri membaca pesannya. Dia langsung menghubungi Semi.


>> Iya tuan".


>> Apa kamu yakin dia pemakai??.


>> Hasil pemeriksaannya begitu tuan, dan di tangannya polisi menemukan obat haram itu!, tapi saya yakin dia di jebak! tuan. sebelum saya menerima dia kerja, saya melihat hasil pemeriksaannya dan data riwayat hidupnya tuan.


>> Sem, kamu harus secepatnya mengumpulkan bukti-bukti wanita jahat itu!, saya tidak ingin mendengar apapun lagi soal wanita jahat itu".


>> Baik tuan muda. Jepri menutup telponnya sembari melihat istrinya yang tidur pulas.


Di hotel.


Di kamar VIP, Jeje sedang berdiri di teras sendiri, tersenyum sambil melihat pemandangan diluar yang hampir gelap, di tangannya memegangi gelas. Jeje masih bisa bernafas lega karena dia baru tau soal kematian Zaki yang membuatnya bahagia.


" Zaki, Zaki. hmm, kamu pikir kamu itu pintar bisa nekan aku, kamu tidak tau aja aku ini lebih cerdik dari pada kamu!!". Jeje meneguk minumannya sembari tersenyum jahat. Merasa udaranya terasa dingin Jeje segera masuk. Mengambil ponselnya lalu melihat foto Jepri dan dirinya.


" Ji, apa pun akan aku lakukan demi kamu, aku cinta kamu Ji" Jeje mencium fotonya sembari tersenyum manis.


Bersambung jika suka tolong bantu like dan VOTE terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2