
Sore hari masih di tempat kerja Elisa, tiba-tiba ponselnya berbunyi dan ada notif chat dari Reyhan.
"Sore, Sa.. Lagi apa?" sapa Reyhan.
"Sore juga.. Lagi enggak mau diganggu sama kamu nih.." jawabnya jujur ke Reyhan.
"Kok gitu? Kan semalam kita sudah baikkan, aku sudah minta maaf ke kamu, aku juga sudah bertemu orang tua kamu, Sa.. Masa sekarang bete sih sama aku.." ujar Reyhan.
"Habisnya pacar kamu tuh kalau ngomong suka nyakitin hati.. Dan kamu juga, sudah tau kan pacar mu cemburuan masih saja chat aku terus.. Bikin orang naik darah saja.." jawab Elisa kesal.
"Sa.. Aku sudah menjelaskan baik-baik ke Elena, masa iya sih Elena masih marah sama kamu?" tanya Reyhan tak percaya.
"Kalau kamu enggak percaya Ok aku screenshoot chat dari Elena, nanti aku kirim ke kamu" katanya meyakinkan Reyhan.
Beberapa menit kemudian Reyhan menerima tangkapan layar chat Elena ke Elisa. Reyhan malu karna Elena sampai mengancam Elisa.
"Aku enggak menyangka kalau Elena akan sejauh itu Sa.. Maafkan aku kalau ucapan Elena menyinggung perasaan kamu, nanti aku bakal nasehatin dia baik-baik.. Ok.." ujar Reyhan membujuk.
"Enggak perlu kamu nasehatin dia, pokoknya kalau misal dia tahu tentang sebuah rahasia berarti dia tahu dari seseorang bernama Endah.."
"Endah? Endah itu siapa Sa? Dan apa hubungan kamu sama dia?" tanyanya penasaran ke Elisa.
"Dia adalah saudara aku sekaligus teman SD dan teman bergaul ku saat masih di bangku SMA.. Aku dan dia sekarang jadi musuh hanya karna kesalahpahaman, dan keluarga dia sudah memutuskan tali silaturahmi dengan ku termasuk keluarga ku, bahkan sampai sekarang pun kita masih saling membenci dan menjadi musuh.." jelasnya ke Reyhan.
"Oh jadi begitu, Ok nanti aku akan lihat gerak gerik Elena ya Sa.. Pokoknya aku enggak mau kalian musuhan, jangan sampai seperti kamu dan Endah waktu itu.." ujar Reyhan.
__ADS_1
"Ya, aku pun berharap seperti itu Han.."
"Akhirnya hubungan kita mulai membaik Sa.."
"Hubungan apa? Aku bukan siapa-siapa kamu dan aku enggak mau ada hubungan sama kamu Han.." jawab Elisa kesal.
"Hehehe.. Emosi kamu gampang naik turun Sa membuat aku semakin ingin memiliki mu.."
"Mimpi.. Jangan berharap!! Aku enggak sudi berbagi pacar.." jawabnya kesal.
"Hehe.. Jadi kamu mau aku dan Elena putus hubungan Sa?" tanya Reyhan.
"Kamu sanggup? Kalau kamu sanggup berarti kamu lelaki baik.. Kalau enggak sanggup maka kamu bad boy, enggak pantas buat aku apalagi bersanding dengan ku.." jawab Elisa dengan sombongnya.
"Jangan mengatakan sesuatu yang sama.. Aku enggak sudi untuk membaca apalagi mendengarnya.."
Setelah itu Reyhan enggak membalas chat Elisa dan malamnya dia mulai chat Elisa lagi.
"Elisa.. Coba tebak apa yang akan aku beri ke kamu.." kata Reyhan.
"Apa? Informasi apa? Apa yang aku katakan tadi sore benar?" kata Elisa penasaran.
"Aku kirim foto ke kamu, kamu lihat lah dan baca baik-baik.." pinta Reyhan.
"Tuh kan.. Elena ini benar-benar kurang ajar, maksud dia apa coba dia jadikan story chat dia sama teman SD aku.. Dan teman SD aku bawa-bawa nama Endah juga.. S**lan.. Ternyata mulut Endah pandai putar balik fakta.. Ilfeel banget aku.. Ini namanya perusakan nama baik aku Han dia kasih caption nama ku dan di chat itu juga ada nama ku.." jelasnya kesal.
__ADS_1
"Aku juga enggak menyangka Sa kalau Elena akan segigih itu mencari rahasia kamu.." ujar Reyhan.
"Kamu bakal percaya sama siapa Han? Elena atau Aku? Apa yang teman SD ku bilang itu benar-benar kebenaran yang sudah di putar balik.." jelasnya ke Reyhan.
"Ya.. Aku akan lebih percaya kamu Sa.. Aku tahu kamu tidak akan berbohong.." ujar Reyhan.
"Thanks.. Sebenarnya kamu percaya sama aku saja aku sudah merasa dihargai banget Han.. Tapi maaf, aku memang enggak bisa sama kamu.." jelas Elisa.
"Enggak apa-apa Sa.. Enggak perlu terburu-buru.. Itu karna kita belum saling kenal.. Beri aku kesempatan Sa untuk dekat sama kamu.. Please.." pinta Reyhan memohon.
"Ok jika kamu bersikeras" Elisa pun menyetujui permintaan Reyhan.
"Serius Sa? Kamu enggak terpaksa kan ngomong seperti itu?" tanya Reyhan dengan girangnya.
"Ya, aku serius.. Tapi aku berharap bahwa aku dan kamu tidak akan pernah bersatu di pelaminan.."
"Kenapa Sa? Apa kamu enggak mau bersaing sama Elena?" tanya Reyhan.
"Saingan? Elena enggak pantas menjadi saingan ku, karna aku juga enggak sudi bersaing sama dia.." ujar Elisa.
"Ok, aku mengerti.. Biarkan semuanya berjalan apa adanya layaknya air Sa.." kata Reyhan.
"Ya.. Itulah yang ku mau.."
Setelah itu Reyhan tak membalas chat Elisa lagi dan isi tangkapan layar dari teman SD Elisa yang ada di story Elena adalah sebuah percakapan teks dimana Elisa dituduh pernah merebut pacar Endah dulu, dan Elisa memang dikenal sangat lihai menggoda lelaki. Mungkin kata-kata itu yang membuat Reyhan semakin penasaran dengan jati diri Elisa yang sebenarnya. Tetapi Elisa tidak sadar kalau dia menyetujui permintaan Reyhan itu sangatlah beresiko untuk dirinya sendiri di masa depan. Karna Reyhan juga sangat ingin membuktikan ucapan pacarnya, yaitu Elena.
__ADS_1