
Roni terlihat sangat menikmati berbagi cerita tentang mantan kekasihnya itu, sesekali ia terlihat seperti akan tersenyum tapi ia menahannya. Aku tahu, pasti banyak kisah indah di antara mereka, tapi melihatnya seperti itu membuat dadaku terasa sedikit sesak.
"Kapan kamu mulai jatuh cinta padanya?" tanyaku pelan. Yah! Aku membuat dadaku terasa lebih sesak lagi. Roni menatapku sejenak dan perlahan ia menghela nafasnya.
"Saat itu dia berhasil mengungkapkan sebuah kejahatan terselubung 2 rekan bisnisku yang sudah kuanggap seperti saudaraku sendiri." ucap Roni memulai ceritanya.
"2 rekan bisnismu?" gumamku pelan. Roni menganggukkan kepalanya pelan.
"Ya! Aku punya 2 rekan bisnis yang merintis bisnis bersamaku, kami sudah bersahabat sejak masih kuliah dan mereka sudah kuanggap seperti saudaraku sendiri." ungkap Roni.
"Si.. siapa mereka?" tanyaku pelan. Jantungku berdebar kencang. Roni menatapku dengan seksamanya, apa dia melihat kekikukkanku?
"Siapa nama mereka? Ee.. agar kamu lebih mudah menceritakannya." ucapku. Roni menghela nafasnya.
"Namanya Adnan dan Roni." Roni akhirnya mengungkap 2 rekan kerja yang diceritakannya itu dan ketika mendengar kedua nama itu jantungku seperti berhenti berdetak. Mereka tidak berbohong kalau mereka memang benar-benar bersahabat dengan Roni, tapi mereka tidak pernah bercerita kalau hubungan persahabatan mereka itu sudah terputus.
"Aku sangat mempercayai mereka saat itu, aku sangat yakin kalau mereka tidak akan pernah menipuku karena kita membangun semuanya bersama." lanjut Roni. Aku membuka telingaku lebar-lebar agar aku tahu yang sebenarnya terjadi di antara mereka.
__ADS_1
"Tapi ada yang membuatku merasa aneh, aku sangat yakin bisnis kami saat itu mengalami perkembangan yang sangat baik tapi entah kenapa kami mengalami kerugian yang semakin lama semakin besar padahal setiap bulannya kami mengalami peningkatan pendapatan." ungkap Roni. Aku mulai merasa bingung dengan penjelasan Roni, aku memang tidak mengerti dengan masalah keuangan.
"Aku pikir aku yang berbuat curang saat itu karena tanpa sepengetahuan mereka berdua aku merekrut Ropha untuk menganalisis permasalahan keuangan itu." aku Roni.
"Dan Ropha berhasil mengungkapkan semua manipulasi yang mereka lakukan." ucap Roni. Kepala Roni tampak tertunduk, ekspresi wajahnya terlihat sedih.
"Mereka mengambil banyak keuntungan dari kepercayaanku." tambah Roni. Seluruh tubuhku terasa sangat lemas mendengar cerita Roni itu.
"Adnan itu orang yang sangat cerdas dan cerdik, dia sangat baik dalam membangun bisnis dan membaca pasar tapi dia menggunakan keahliannya itu untuk menipuku dan memanipulasi semua kejahatannya itu agar aku tidak mengetahuinya, sedangkan Bayu adalah orang yang mengikuti arus yang menguntungkannya, meskipun itu akan merugikan sahabatnya sendiri, selama masih menguntungkannya, dia akan terus melakukannya." ungkap Roni. Dadaku terasa sangat sesak. Aku tidak menyangka kalau mereka adalah orang-orang yang seperti itu!
"Sejak lama aku ingin menuntut mereka dan memasukkan mereka ke penjara, tapi Ropha mencegahku." ucap Roni tiba-tiba. Aku tersentak mendengarnya.
"A.. apa itu?" tanyaku.
"Ropha sangat menyayangkan kalau persahabatan kami harus berakhir dengan memasukkan mereka ke penjara. Dia memberikan masukan untuk mengambil kembali semua bagian mereka di bisnis kami itu dan memutuskan kerja sama dengan mereka." jawab Roni.
"Dan kamu melakukan semua itu?" tanyaku lagi. Roni menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Masukan dari Ropha itu bukan semata-mata untukku menguntungkanku karena sebenarnya bisnis kami itu berkembang dengan sangat baik, tapi juga memberi kesempatan pada Bayu dan Adnan untuk bisa memperbaiki kehidupan mereka dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama." terang Roni.
"Bayu dan Adnan tidak hanya berbisnis denganku, kalau rekan-rekan bisnis mereka tahu mereka masuk penjara karena menipuku, aku yakin semua rekan bisnis mereka akan mencabut kerja sama dengan mereka." tambahnya. Jantungku seperti akan meledak karena berdebar dengan sangat kencang. Aku benar-benar tidak menyangka kalau Ropha sebaik itu memikirkan mereka, bagaimana kalau Ropha tahu bahwa Bayu dan Adnan sangat membencinya, mereka sampai merencanakan semuanya ini untuk merusak hubungannya dengam Roni? Dan bagaimana kalau Roni sampai tahu kalau aku terlibat dalam kejahatan baru mereka ini.
...
Cerita ini adalah versi lain dari cerita sebelumnya.
Mohon untuk kembali membacanya dari awal agar bisa merasakan perbedaannya.
Terima kasih banyak untuk dukungannya pada cerita sebelumnya.
Dukung terus karya-karyaku ya..
Aku sayang kalian semua.. 🤗😘🥰😊☺
Jangan lupa like di setiap episodenya, vote, dan share ya supaya lebih banyak yang baca cerita ini..
__ADS_1
Dukungan darimu sangat berarti untukku.. ❤
Terima kasih 😘🤗🥰