Sekelumit Asa

Sekelumit Asa
Godaan Andy ...


__ADS_3

" Aku belum tudur kok, tadi aku sedang menutup toko didepan sedangkan hp ku dikamar jadi aku tidak mendengar saat kau menelpon. " Jawab Anita.


" Ooh ... Kupikir kau sedang tidur. Ya sudah, matikan telpon nya. " Perintah Andy.


" Kenapa dia menyuruh ku mematikan telpon ? Apa dia marah hanya karena aku tidak menjawab telpon nya, bukan nya aku juga sudah menelpon dan menjelaskan alasan nya. ya sudah lah, mungkin dia memang sedang tidak ingin bicara dengan ku. " Batin Anita sambil cemberut lalu mematikan ponsel nya tanpa menjawab ucapan Andy.


Anita kesal dan melempar ponsel nya di atas kasur nya kemudian berganti baju dan ke kamar mandi untuk gosok gigi dan cuci muka.


Anita mendengar ponsel nya berbunyi dari kamar mandi, tapi dia sengaja membiarkan nya karena sedang menggosok gigi


Anita keluar dari kamar mandi dan ponsel nya masih berbunyi, dia pun naik ke ranjang dan meraih ponsel nya.


" Hah ... Andy video call. Mau apa lagi dia. Bukan nya tadi dia sendiri yang menyuruhku menutup telpon nya, kenapa sekarang malah menelpon. " Batin Anita.


Dia pun segera duduk bersandar di ranjang dan mengangkat telpon dari Andy.


Andy membulat kan matanya dengan mulut menganga saat menatap layar ponsel nya.


" Kau kenapa ? Tadi menyuruhku mematikan telpon. Tapi sekarang malah kau yang menelpon ? " Tanya Anita.


Andy hanya diam dan menyunggingkan senyum nya. Dia terus memandangi layar ponsel nya hingga wajah nya memerah dan dadanya bergejolak. Celana pendek yang dipakai nya pun tiba - tiba terasa sesak karena sesuatu yang ada didalam nya bangkit.


" Kalau tidak mau berbicara kenapa menelpon ? " Tanya Anita lagi sambil mengerucutkan bibir nya sebal karena yang ditanya hanya diam saja.


" Sayang ... Apa kau sedang berusaha untuk menggodaku ? " Tanya Andy.


" Apa maksud mu ? " Tanya Anita balik.


" Yang kau lakukan itu membuatku ingin sekali menerkam mu.


" Memang apa yang aku lakukan ? Aku tidak melakukan apa2. " Bantah Anita.


" Dengan berpakaian seperti itu saat aku video call, apa nama nya kalo bukan menggodaku. " Ucap Andy.

__ADS_1


" Memangnya kenapa dengan pakaianku. Aku kan hanya memakai ..... Aaa ... Astaghfirullah ... " Anita menjerit saat melihat pakaian yang dikenakan nya. Anita terlihat sedang mengenakan hot pant berwarna hitam hingga paha nya yang putih dan mulus terlihat dengan jelas. Dia juga mengenakan tanktop berwarna pink, hanya ada tali dibagian bahu nya.Dada nya yang besar menyembul dan belahan dadanya pun terlihat jelas.


Anita pun segera menaruh ponsel nya dengan kondisi tertutup.


" Pantas saja tadi Andy berkata seperti itu, aduh ... kenapa sampai tidak sadar. Malu sekali aku. " Gumam Anita sambil menepuk kening nya.


" Ada apa Anita ? " Bu Rahmi berlari menghampiri Anita kekamar saat mendengar teriakan nya.


" Ehmm ... Tidak ada apa - apa bu, tadi Anita hanya lihat kecoak. " Ucap Anita berbohong.


" Ooh ... Ibu pikir ada apa, ya sudah lekas lah tidur. " Perintah bu Rahmi.


" Iya bu, selamat malam. " Sahut Anita.


" Selamat malam. " Jawab bu Rahmi yang kemudian meninggal kan kamar Anita.


Anita bangkit dan berjalan kearah pintu kemudian menutup nya, lalu menyambar sweater nya yang tergeletak dimeja belajar dan kemudian memakai nya. Anita berjalan menaiki ranjang nya lalu duduk dan menutupi paha mulus nya dengan selimut kemudian mengambil kembali ponsel nya dan mengarahkan nya ke wajah nya.


Andy sudah kembali melihat Anita di layar ponsel nya. Ternyata Anita sudah menutupi pemandangan indah yang tadi dilihat nya.


" Maaf ndy ..... Aku memang biasa memakai pakaian seperti itu saat hendak tidur jadi aku tidak menyadari nya dan langsung menjawab telpon mu. Kamarku tidak ada AC nya dan sangat panas, aku selalu kegerahan jadi ... memakai pakaian seperti itu. " Ucap Anita.


" Tidak masalah, yang penting kau hanya memakai nya saat di kamar saja kan. Kau tidak boleh berpakaian seperti itu saat diluar. " Ucap Andy.


" Kau sudah gila ... Tentu saja aku hanya memakai nya dikamar, itupun saat hendak tidur saja. Begini - begini aku juga masih memiliki sopan santun dan rasa malu. " Jawab Anita.


" Syukur lah, aku hanya tidak mau jika semua mata lelaki memandang mu dengan tatapan mesum dan penuh nafsu. " Ucap Andy.


" Maksud mu seperti saat kau memandang ku tadi ? " Tanya Anita sambil tersenyum.


" Tentu saja, lelaki mana yang tidak tergoda jika melihat pemandangan seperti itu. Aku ini lelaki normal, kau bahkan membuat tongkat ku berdiri. " Goda Andy.


" Iisshh ... Dasar mesum ... " Cebik Anita sambil mengerucut kan bibir nya karena sebal sekaligus malu.

__ADS_1


" Ha ha ha ha ... " Andy hanya tertawa melihat ekspresi Anita.


" Jahat, Kau menertawai ku. " Protes Anita.


" Maaf sayang ... Habis ekspresimu lucu sekali. " Sanggah Andy sambil tersenyum.


" Oh iya, kenapa kau menelpon lagi ? Bukan nya tadi kau sendiri yang menyuruhku menutup telpon. Kupikir kau marah padaku. " Tanya Anita mengalihkan pembicaraan.


" Kenapa aku harus marah padamu sayang. Aku menyuruh mu mematikan telpon karena aku ingin melakukan panggilan lewat video call. Aku sangat merindukan mu sayang. " Ucap Andy.


" Benarkah ? Kupikir kau marah. " Sahut Anita.


" Yah ... Sebenar nya aku memang sedikit marah. " Ucap Andy.


" Oya ... Marah kenapa ? " Tanya Anita.


" Kau tidak ingat ? Kau mendorong ku tadi siang. Kaki ku membentur tiang besi dan rasa nya sakit sekali.


" Oh iya, apakah masih sakit ? Aku minta maaf, aku tidak sengaja mendorong mu. " Ucap Anita saat mengingat kejadian tadi siang.


" Benar kah ? Kau pasti sengaja kan ? Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi ? " Tanya Andy.


" Siapa bilang ? Aku mencintai mu, aku sangat mencintaimu. " Jawab Anita dengan cepat.


" Benarkah ? Mana aku tahu, kau tidak pernah mengatakan nya padaku. Cepat ulangi lagi, aku ingin mendengar nya.


" Aduh ... bisa - bisa nya aku mengatakan hal seperti itu. Bikin malu saja. " Batin Anita saat menyadari ucapan nya tadi.


Dia menunduk kan wajah nya yang bersemu merah.


Sebenar nya Andy memang sengaja menggoda nya. Meski Andy tahu bahwa Anita juga mencintai nya, tapi Andy ingin mendengar nya langsung dari mulut Anita. Karena selama berpacaran Anita sama sekali tidak pernah mengatakan " Aku cinta padamu ".


" Kenapa malah diam dan menunduk ? Ayolah, katakan kalo kau cinta padaku ! " Perintah Andy.

__ADS_1


" Bukan kah kau sudah mendengar nya tadi, kenapa aku harus mengulangi nya. " Protes Anita.


" Kau mengatakan nya dengan sangat cepat tadi. Bahkan aku yakin kalau kau sendiri tidak menyadari apa yang kau ucapan kan tadi. Sekarang katakan dengan pelan dan dari hati kalau kau mencintaiku. Atau ..... Aku akan menganggap kalau kau memang tidak pernah mencintaiku. " Ucap Andy pura - pura bersedih.


__ADS_2