Sekertaris Cantik

Sekertaris Cantik
datang bulan


__ADS_3

setelah selesai mengelilingi mall dan membeli barang untuk keperluan mereka


"saya lapar, kita makan dulu baru kembali ke hotel" ucap Samuel pada angel


"baik pak' jawab angel singkat


merekapun pergi ke restoran yang ada di mall, setelah mereka sampai mereka memesan makan


" kamu mau pesan apa" tanya Samuel pada angel


" samain saja dengan punya bapak" jawab angel karena ia tidak pilih pilih makanan.


"kok perut aku tiba tiba sakit ya" gumam angel dalam hati


setelah memesan mereka menunggu pesanan mereka menunggu dalam diam baik Samuel atau pun angel tidak ada yang memulai percakapan


" terima kasih mba" ucap angel setelah pelayan menaruh makanan untuknya di atas meja


" sama sama mba" jawab pelayan


setelah pelayan pergi mereka makan dalam hening tidak ada satu katapun keluar dari mulut mereka


setelah selesai makan


" kamu mau kemana lagi habis ini" tanya Samuel


" tidak ada pak, saya mana tau tempat disini" jawab angel

__ADS_1


" ya sudah kalau kita nonton bagaimana, saya sudah lama tidak nonton" ajak Samuel pada angel


"ayo, tapi tunggu sebentar ya pak saya ke toilet dulu" jawab angel karena memang ia merasa sakit di bagian perut bawahnya


" ya sudah saya tunggu sini" jawab Samuel


ketika angel bangkit dari duduknya hendak pergi ke toilet Samuel melihat ada bercak merah di celana bagian pantat angel


" tunggu" ucap Samuel memberhentikan langkah angel


" ada apa pak" tanya angel pada Samuel


" itu ada darah di belakang kamu" jawab Samuel sambil melepas jaket yang ia kenakan dan mengikat ke pinggang angel


" serius pak" tanya angel panik


" aduh bagaimana ini bapak" tanya angel dengan wajah merah karena malu bagaimana tidak Samuel adalah laki laki yang melihat hal yang sangat memalukan baginya " pantas saja perut saya sakit" lanjutnya


" ya sudah kita pulang saja" ajak Samuel


" bapak duluan saja saya mau singgah di supermarket dekat hotel dulu" jawab angel


" ya sudah saya temani" jawab Samuel enteng


" apa" mata angel membulat mendengar kata kata Samuel


" ayo saya temani kamu ke supermarket" jawab Samuel

__ADS_1


" tidak usah pak, saya bisa sendiri lagian saya mau belanja keperluan wanita" jawab angel malu


" saya sudah biasa beli yang kaya begitu" jawab Samuel


" apa" tanya angel dengan nada sedikit meninggi bagaimana tidak ia sangat terkejut dengan apa yang diucapkan Samuel


" ia saya biasa beli pembalut" jawab Samuel lagi untuk meyakinkan angel


" hmm apa bapak tidak malu" tanya angel


" untuk apa saya malu, memangnya saya mencuri" jawab Samuel


" hmm baiklah ayo kita pergi" ajak angel


" sudah berapa banyak wanita dia kencani dasar cowok di luarnya saja yang dingin padahal buaya juga, semua cowok sama saja" batin angel


"ayo" mereka pun pergi dari mall tersebut


setelah sampai di supermarket dekat hotel angel pun turun dari mobil, sengaja Angel beli ke supermarket dekat mall supaya tidak terlalu banyak orang yang melihat ia menenteng roti bulanan itu karena ia sangat malu jika orang melihatnya


" bapak mau kedalam juga" tanya angel yang tak habis pikir dengan sikap bosnya akhir akhir ini


" iya emangnya kenapa" tanya Samuel


" bapak tidak malu apa ikut saya kedalam saya mau beli pembalut loh" jelas angel


" enggak" jawab Samuel sambil menggeleng

__ADS_1


" ya Tuhan" ucap angel sambil menepuk jidatnya


__ADS_2