Sekertaris Cantik

Sekertaris Cantik
The End


__ADS_3

Melihat kondisi kedai milik kedua orang tua Inka yang sangat berantakan, membuat Naren langsung mencari keberadaan Inka.


"Inka!"


"Di mana kamu!"


Teriakan itu membuat Inka langsung menoleh ke arah sumber suara.


"Aku di sini!" sahut Inka.


Naren langsung menoleh ke arah Inka, ia berlari menghampiri Inka yang penampilannya sangat kacau.


Naren langsung memeluk Inka, tanpa menyadari jika ada kedua orang tua Inka.


"Apa kamu baik-baik saja, aku sangat menghawatirkan kamu," ucap Naren.


"Aku baik-baik saja," ucap Inka.


"Lalu bagaimana dengan preman yang mencoba menyerang kedai ini, apa dia kabur?" tanya Naren.


Inka langsung menunjukan tiga preman yang tergeletak tak berdaya, membuat Naren terbengong dengan aksi keluarga Inka.


"Ini, kalian yang menghabisi preman ini?" tanya Naren dengan wajah terkejut.


Rosida, Sholihin dan Inka menganggukan kepalanya dengan kompak, membuat Naren hanya mampu menggelengkan kepalanya.


"Kalian hebat," kagum Naren.


"Siapa dalang dari semua ini?" tanya Naren.


"Kau tanya saja dengan preman itu," jawab Inka.


"Apa mereka belom mati?" tanya Naren.

__ADS_1


"Kita tidak membunuhnya, hanya saja membuatnya loyo," jawab Inka.


Naren pun memeriksa keadaan preman itu dan menanyakan siapa yang menyuruhnya melakukan ini semua.


"Siapa yang menyuruhmu melakukan semua ini?" tanya Naren.


"Ampu Tuan, saya hanya di suruh, oleh wanita cantik yang berambut pirang," jawab preman itu.


Naren sempat bingung, ia langsung menunjukan ponselnya, foto profil Alexa kepada preman itu.


Saat preman itu menganggukan kepalanya, Naren merasa sangat kesal dan geram. Tak lama polisi datang untuk mengamankan preman itu.


Di rumah Alexa pun, ada polisi yang mencari dirinya, karena sudah melakuka kejahatan membuat Pak Edo tidak bisa mencegah polisi itu untuk menangkap anaknya.


"Apa-apaan ini, aku gak bersalah, aku tidak mencelakai siapapun, tolong lepaskan aku, dasar polisi sialan," ucap Alexa.


"Bawa saja anak saya pak, jika memang dia bersalah," perintah Edo.


Alexa di bawa oleh polisi, sedangkan preman itu pun di bawa oleh polisi, berita ini tersebar luas sampai di telinga Bimo dan Putra, mereka sangat terkejut dengan Alexa yang di bawa oleh polisi atas kecerobohannya.


Putra langsung meninggalkan kamarnya, ia langsung melajukan mobilnya menuju kedai milik Inka.


Sampai di sana, ia melihat Naren memegang tangan Inka, saat preman itu sudah di bawa oleh polisi.


Naren dengan penuh keberanian langsung menyatakan cintanya kepada Inka di depan orang tua Inka.


"Dari kejadian semua ini, saya meminta maaf, karena saya nyawa Inka jadi terancam dan malam ini juga saya berniat ingin menikahi Inka. Saya mohon doa restunya Bapak, Ibu, saya ingin menjaga Inka dengan jiwa dan raga saya," ucap Naren.


Ucapan Naren membuat Inka, Rosida dan Sholihin merasa terkejut, merasa saling pandang, dan Putra yang mendengar ungkapan isi hati Naren, langsung mengurungkan niatnya untuk mendekati mereka semua.


"Aku rasa, hanya Kak Naren yang pantas untuk Inka," gumam Putra.


"Apa orang tuamu, menyetujui hubunganmu dengan Inka,?" tanya Sholihin kepada Naren.

__ADS_1


"Aku menyetujuinya," sahut Bimo.


Naren langsung menoleh ke sumber suara, ia melihat Bimo yang berjalan mendekati Naren, dengan penuh senyuman Bimo menatap Naren.


"Papa!" ucap Naren dengan nada lirih.


Bimo langsung menundukan kepalanya, ia meminta maaf kepada Inka.


"Saya mohon minta maaf, karena sempat tidak mereatui hubungan Inka dan Naren, saya kita Alexa adalah anak yang baik dan cocok dengan Naren, tetapi dia sangat jahat dan tega melakukan tindakan kriminal, dari kejadian semua ini saya menyadari jika dia bukan wanita yang tepat untuk Naren, sekali lagi saya minta maaf," ucap Bimo.


"Saya merestui hubungan kalian, dan buat Naren. Papa minta maaf karena terlalu keras mengekang kamu dan Putra, sekarang kita mulai buka lembaran baru dan bisa menjadi lebih baik lagi," ucap Bimo.


Semua orang merasa senang dan mereka saling berpelukan.


Inka dan Naren pun saling pandang dan akhirnya mereka berpelukan, karena sudah mendapat lampu hijau dari sang Ayah.


"Yes nikah."


SEKIAN ....


Tamat...


Sekian cerita SEKRETARIS CANTIK,


Terimakasih sudah mau membaca cerita ini, tetap dukung author terus ya, sekalian promosi novel baru yang berjudul "PESONA JANDA MUDA"


Akan Rilis besok, jangan lupa dukung terus ya, karena akan ada cerita unik dan kocak.


Semoga kalian terhibur.


Terimakasih


Salam sayang dari aku AyuAp.💜💜🫠

__ADS_1


__ADS_2