
keesokan paginya ibu menyiapkan sarapan di atas meja.
" angel belum keluar kamar Bu" tanya bapak sambil menarik kursi untuk duduk
"belum pak, palingan sebentar lagi bakalan keluar kamar pak" jawab ibu
"ibu sudah siap bicara tentang keputusan ibu pada angel"
"siap pak, setelah ibu pikir pikir kembali tidak ada salahnya memberikannya izin, biar bagaimanapun angel berhak menentukan kehidupannya sendiri pak, kan nantinya ia sering hubungi kita kemari"jawab ibu dengan penuh percaya diri
"bapak harap kita tidak menyesal dengan keputusan yang kita ambil ya Bu"kata bapak penuh harap pada sang pencipta,karna bagaimanapun angel adalah anak semata wayang mereka anak perempuan yang amat mereka sayangi melihat wajah kecewa anaknya membuat mereka tak tega.
" pagi pak Bu" sapa angel pada kedua orang tuanya sambil mencium kedua pipi kedua orang tuanya secara bergantian
"tuh anaknya baru diomongin udah nongol"
"kenapa masih pagi pagi bibir dikasih monyong begitu njel" tanya bapak pada angel
"tidak kenapa kenapa pak" jawab angel tapi ibu dan bapak tau penyebabnya
"memangnya apa yang ibu dan bapak omongin tentang angel" lanjut angel bertanya
"itu lo soal permintaanmu mau kerja kekota, setelah ibu dan bapak pikirkan kembali tidak ada salahnya ibu dn bapak memberimu izin. tapi kamu harus janji sama ibu dan bapak kamu akan jaga diri kamu baik baik di sana kalau ada apa apa langsung kabari sama ibu dan bapak" jelas ibu kepada angel
"serius Bu" tanya angel tak percaya
"iya ibu serius, tapi kamu harus ingat pesan ibu"
"siap Bu angel akan kabari ibu setiap hari kan sekarang ada video call buk"
__ADS_1
jawab angel dengan wajah senang
"iya ibu percaya padamu angel, jaga kesehatanmu saat di sana"
"jadi kapan rencanamu pergi angel"
"besok pagi aja pak, aku cari ojek dulu agar besok pagi langsung berangkat"
"kalau begitu kamu telfon putri, agar putri tahu kalau kamu akan ke tempatnya besok"
"iya pak"
"ya sudah habiskan makananmu"
"baik Bu"
"put, aku diberi izin ole ibu dan bapak untuk cari kerja kekota"
"serius kamu dikasih jauh dari mereka"
"iya serius lah masa aku bohong"
"bukannya begitu, kan kamu tau orang tuamu kan sayang sekali sama kamu dan tidak bisa jauh jauh dari kamu"
"ya begitulah, aku juga tidak tau apa yang membuat mereka memberiku izin, tapi aku sangat senang akhirnya mereka memberiku izin"
"jadi kapan kamu akan kemari"
"besok pagi aku akan berangkat dari sini ke tempatmu, sore ini aku cari ojek dulu"
__ADS_1
"ya sudah kamu kabari aku kalau sudah berangkat kemari"
"iya nanti aku kabari kalau aku sudah berangkat"
"ok, aku tunggu"
"ya sudah aku tutup dulu telfonnya"
"iya"
setelah telfon terputus ia pun mencari ibu dan bapaknya diluar
"ibu bapak" panggil angel sedikit berteriak
"iya, ibu dan bapak ada di belakang angel" jawab bapak
"kenapa teriak teriak angel" tanya ibu padanya
"Angel cari ojek dulu ya, untuk antar angel besok ketempat putri" jawabnya
"ya sudah hati hati" jawab ibu
"cari ojek yang dikenal baik dan bisa dipercaya angel, jangan sembarang cari ojeknya" lanjut bapak memberikan nasehat
"iya pak, ya sudah angel berangkat"
"iya hati hati" jawab ibu dan bapak bersamaan
setelah berpamitan pada kedua orang tuanya ia pun mencari ojek untuk mengantarkannya besok pagi ketempat temannya yang bernama sama dengan nama ibunya itu.
__ADS_1