Sekertaris Cantik

Sekertaris Cantik
bertemu edwar


__ADS_3

setelah selesai makan tiba tiba hp angel berbunyi


" halo pak" jawab angel


" kamu dimana" Suara orang di sebrang telfon


" di kedai dekat hotel pak"jawab angel


" tunggu situ jangan kemana mana" perintah orang tersebut sambil memutuskan sambungan secara sepihak


" aneh" gumam angel


" siapa" tanya edwar


" pak Samuel" Jawab angel


" dia bilang apa" tanya Edwar ingin tahu


" dia tanya dimana, jadi aku jawab di kedai dekat hotel, dia bilang tunggu sini jangan kemana mana dia mau kesini" jelas angel


" seriously " tanya Edwar ngga percaya


" iya" jawab angel bingung


setelah menjawab pertanyaan Edwar hpnya kembali berbunyi ia pun mengangkatnya


" kamu dimana" tanya Samuel


" di kedai pak" jawab angel.

__ADS_1


" maksud saya di mananya kamu duduk, saya sudah ada di pintu masuk" ucap Samuel reflek angel menoleh mencari Samuel setelah mendapatkan sosok yang ia cari


" pak disini" panggil angel sambil melambaikan tangan, Samuel yang mendengar suara yang sangat ia kenal pun menoleh dan mendapati angel bersama seorang pria yang kayanya ia kenal


" siapa laki laki itu, apa jangan jangan itu pacarnya lagi, tapi apa mungkin ia punya pacar" dalam hati Samuel bertanya tanya


ia pun mendekat ke arah meja yang angel duduki


" kamu dengan si" belum selesai Samuel bertanya orang tersebut menoleh


" perkenalkan saya pacarnya angel" jawab Edwar sambil menjulurkan tangannya


" jangan gila Lo" jawab Samuel sambil memukul tangan Edwar " Lo kemanain tuh cewek bar bar Lo itu" lanjut Samuel sambil duduk


" gue udah putus kalo sama Vani" jawab Edwar " rencananya gue mau beralih ke sekertaris Lo yang cantik ini" lanjut Edwar sambil melirik angel


" jangan macam macam lo, dia sekertaris gue" jawab Samuel memperingati Edwar


" Awa aja loh" jawab Samuel acuh


" ko gue ngeliat sisi yang baru ya dari Lo, apa jangan jangan Lo" tanya Edwar sambil melihat mata Samuel dengan penuh tanda tanya


" ngga usah so tahu Lo" jawab Samuel " ngapain Lo sampe bisa di sini" tanya Samuel mengalihkan pembicaraan


" papa nyuruh gue untuk mantau cabang cafenya yang ada di sini, Lo sendiri ngapain" tanya Edwar


" ada kendala dengan proyek yang baru kami Kenzo tekuni, Kenzo suruh gue terjun langsung untuk mempelajarinya" jelas Samuel


" oh, memangnya Lo ngga pusing apa urus ini itu, gue aja yang hanya cafe to. pusingnya bukan main" tanya Edwar

__ADS_1


" lokan tau gue, gue suka dengan hal yang baru, gue mau cobain segala usaha yang bisa keuntungannya banyak " jawab Samuel


" harta Lo juga tujuh turunan ngga bakal habis ngapain terlalu ngejar dolar si loh" ucap Edwar " Lo itu seharusnya nyari jodoh bukannya cuman kerjaan terus yang di utamain" ucap Edwar menasehati Samuel


" ngga usah so nyeramain gue Lo, gue sudah punya target tapi gue kalo milih itu orang gue harus siap ambil resikonya, Lo tau sendiri keluarga kita seperti apa" jelas Samuel


" ia juga ya, orang tua kita pengen kita jadi perjaka tua kali ya" ucap Edwar membenarkan kata Samuel


" gue ngga yakin Lo masih segel" ucap Samuel tak percaya pada saudaranya itu


" gila Lo, Lo kira gue semurah itu apa" jawab Edwar sambil mendengus kesal


" ya udah gue balik gue mo survei jam delapan" ucap Samuel


" Lo ngga makan" tanya Edwar


" ngga gue cuman mau jemput angel, gue khawatir dia kenapa Napa" jawab Samuel


" hmhm gue cium ada aroma aroma cinta nih"jawab edwar menggoda Samuel


"sok tahu kamu" jawab Samuel salting


"ayo angel kira berangkat" ajak Samuel


" kamu pergi dulu" pamit Samuel pada edwar


" good luck" jawab Edwar " sampai ketemu lagi angel" lanjut Edwar mengedipkan mata angel hanya tersenyum melihat tingkah sepupu bosnya itu


" gue colok mata Lo" ucap Samuel sambil menarik tangan angel

__ADS_1


" tangan di kondisikan" goda Edwar Samuel pun melepaskan genggamannya


__ADS_2