Sekertaris Cantik

Sekertaris Cantik
kriteria sang CEO


__ADS_3

Samuel zefano Kendrick anak pengusaha kaya yang menjabat menjadi CEO disalah satu cabang perusahaan sang ayah, memiliki wajah tampan,hidung mancung, tinggi badan 185 cm memiliki bentuk tubuh yang amat disukai para kaum hawa, keturunan cina indo.


namun sayang sikap dingin dan cuek membuatnya sampai saat ini belum memiliki tambatan hati, menurutnya menjalin hubungan dengan wanita hanya membuang buang waktunya saja.


"apa sudah ada yang cocok dengan kriteriaku" tanyanya pada Axel sahabat yang sekaligus menjadi tangan kanannya di kantor.


Axel putra megantara pria keturunan indonesia Belanda yang memiliki wajah tak kalah tampaknya dengan samuel,kulit putih bak ubi di kupas, tinggi 185 sama dengan sahabatnya itu, hidung mancung, dan postur tubuh yang tak kalah dari sahabatnya, namun satu yang mereka tak sama yaitu sifat mereka jikalau Samuel dingin dan cuek pada kaum hawa lain halnya dengan Axel yang memiliki sifat humoris dan tebar pesona ke kaum hawa, Meraka dua pria yang sangat di dambakan kaum hawa di kantor. tak hanya sedikit kaum hawa melirik mereka tanpa berkedip jika berada di kantor.

__ADS_1


"belum ada, bagaimana cepat dapat yang kaya Lo mau, lo kira nyari kaya kriteria Lo gampang" jawab Axel dengan ketus


"ah lo nya aja yang nggak ada usaha" jawab Samuel pada sahabatnya itu


"apa Lo bilang gue nggak ada usaha, Lo kira cari cewek cantik, tinggi, rambut panjang, lemah lembut, penurut, IQ bagus,yang perfect yang kaya Lo mau gampang, lagian ya Lo, lo cari sekertaris apa cari bini sini carinya seperfect itu, nggak usah yang aneh aneh deh Lo, pusing gue nyarinya tau nggak" jawab Axel dengan kesalnya


"lagian ya gue masih harus cek email orang yang daftar jadi sales, yang kemarin masukin lamaran kerjanya lewat online gue harus lihat dulu mana yang oke oke, karna gue harus turun tangan langsung meneliti muka muka mana yang oke, secara bosnya pemilih banget kaya Lo, yang ada nga sesuai dengan kriteria Lo gue lagi yang kena omelan Lo" Jawab Axel dengan ketusnya, bagaimana tidak sahabatnya itu meminta harus yang cantik,tinggi,putih,mulus, masih banyak lainnya kayak orang cari ibu untuk anak anaknya kelak.

__ADS_1


"iya iya bawel banget si loh" jawab Axel beranjak dari duduknya ingin keluar Dari ruangan Samuel


"untung sahabat gue, kalo kaga udah gue kasih minum sianida Lo" lanjutnya lirih


"gue dengar" teriak Samuel


"pis men" jawab Axel sambil menoleh kebelakang mengangkat ibu jari dan jari tengahnya sambil membuka pintu dan bergegas keluar dari ruangan Samuel sebelum yang punya ruang berubah jadi singa yang kelaparan. padahal dirinya tidak ada takut takutnya sama sahabatnya itu.

__ADS_1


"dasar anak itu" lirih Samuel sambil geleng geleng kepala dibuat sahabatnya sekaligus jadi tangan kanannya itu.


walaupun Axel sering melontarkan kata kata yang pedis untuk di dengarkan oleh telinganya dan sering membuat ulah yang mengakibatkan Samuel kesal tapi Samuel tidak akan merasa sakit hati dengan ucapan sahabatnya dan tingkah laku sahabatnya itu, baginya itu sudah hal yang biasa. karena meraka memang sudah saling kenal sejak kecil, karena kedua orang tua mereka berteman akrab.


__ADS_2