SEKRETARIS AERA

SEKRETARIS AERA
Episode 12


__ADS_3

Mata Aera membelalak sempurna mendapati meja makannya sudah penuh dengan berbagai menu makanan.Tidak hanya itu,beberapa kantong paper bag juga tersusun rapi di atas sofa dan juga meja dapurnya.


Gglleekk!!


Aera menelan ludahnya kasar,berbagai pertanyaan muncul dari dalam kepalanya namun bau enak makanan yang sudah dihidangkan Darren menyeruak masuk ke rongga hidungnya.


“Kau-kau membeli semua ini?”tanya Aera gagap


Darren mengangguk bangga”benar”


“Di-dimana kau mendapatkan uang?”


“Aku meminta padamu tadi pagi sebelum berangkat bekerja”


Gadis itu nampak berpikir”benarkah?..tunggu!”


Aera merogoh saku jacketnya,mengambil benda ponselnya.Tangannya bergerak cepat membuka lagi catatan tentang hal penting yang terjadi satu hari ini.


“Tunggu,aku hanya memberimu beberapa lembar saja..aku rasa uang itu tidak cukup untuk membeli ini semua”wanita itu memicingkan matanya menatap curiga ke arah Darren.


“Cckk..jangan menatapku seperti itu.Tadi siang aku menggunakan uangmu untuk membeli tiket lotre…”Darren belum selesai melanjutkan kalimatnya,Aera si gadis perhitungan sudah menyela begitu saja.


“APA KAU BILANG???..KAU MENGGUNAKAN UANGKU UNTUK MEMBELI TICKET LOTRE?”teriak Aera dengan wajah yang tak percaya.


Darren menutup kedua telinga dengan telapak tangan,suara teriakan Aera benar-benar membuat telinganya berdenyut.


“HEY..bisakah kau dengar dulu ceritaku sebelum berteriak!”balas Darren kesal


“Apa yang ingi kau jelaskan Hah!!”saat ini wanita itu tengah berkacak pinggang di depan Darren.


“Aaiisss wanita ini…aku memang menggunakan uangmu untuk membeli ticket lotre.Awalnya aku hanya iseng,namun siapa sangka aku menang dan mendapatkan hadiah uang 5 kali lupa dari uang yang kau berikan”bohong Darren.


Kedua mata biru milik Aera berkedip tak percaya,setelahnya wajahnya yang beberapa menit lalu terlihat garang kini berubah berseri.


“Wah..wah..wah..benarkah?”tanya antusias.


“Hhmm..”Darren mengangkat kedua bahunya.


“Tapi tetap saja,kenapa kau membeli begitu banyak makanan?”


“Tentu saja untukmu..sebagai teman satu rumah,aku harus berbagi rejeki denganmu,dan ini aku kembalikan uangmu tadi pagi”Darren menyerahkan beberapa lembar uang.


Tangan lentiknya bergerak cepat meraih lembaran uang yang diberikan oleh Darren.Gerakan bola mata dan jari tangannya terlihat seirama mengikuti tiap lembar uang yang ia hitung.


“Ini lebih”ujarnya


“Ambil saja,anggap itu adalah bunganya”

__ADS_1


Gadis itu tersenyum senang”baiklah,dengan senang hati aku akan menerimanya”


Darren ikut tersenyum simpul melihat wajah sumringah gadis yang telah mengisi hatinya sejak 25 tahun lalu.


“Sekarang ayo makan”


“Jangan menyesal jika nanti semua makanan ini tak tersisa”Aera terlihat bersemangat,ia menarik kursi dan melirik satu persatu makanan yang sudah tertata rapi.


“Habiskan jika kau bisa”balas Darren.


Mereka akhirnya menikmati makan malam bersama-sama.Sesekali Darren melontarkan candaan untuk membuat suasana tidak terlalu canggung.


“Bahagiamu sangat sederhana”gumam Darren dalam hati.


“Maaf David,aku harus menguras isi kartumu.Aku berjanji akan mengembalikannya nanti..tidak aku rasa dia memiliki begitu banyak uang dan kartu lagi”


Tanpa sepengetahuan David,Darren telah mengambil salah satu kartunya dan menggunakannya untuk berbelanja semua makanan dan barang.


———


David tengah membeli beberapa barang di salah satu supermarket dekat dengan apartementnya.Namun sebagian besar dari belanjaannya adalah makanan untuk mengisi kulkasnya yang hampir kosong.


Ia adalah tipe orang yang lebih senang memasak dirumah dari pada harus membeli diluar sana.Bukan karena ingin mengirit,gaji yang ia terima dari perusahaan ALEXANDER CORP bahkan bisa membeli apapun yang ia inginkan.


“Selesai”David sudah memasukkan semua belanjaannya ke dalam troli.


Petugas kasir mulai mengscan belanjaan David dan memasukkannya kedalam kantong belanja.Prosesnya terbilang cukup lama,hingga tercipta sebuah antrian dibelakangnya.


“Apakah ada yang lain lagi?”tanya sang pegawai kasir


David menggeleng.


“Totalnya 2000$ tuan”


David mengangguk,ia merogoh dompetnya yang terselip rapi disaku celananya.


Keningnya tiba-tiba mengkerut,semua uang cashnya habis tak tersisa.Namun sesuatu hal yang semakin membuatnya merasa bingung adalah satu-satu kartu yang dimiliki oleh David juga raib.


“Sial..tuan muda mengambil semua isi dompetku”gerutunya dalam hati.


Tangannya beralih merogoh saku jasnya,mencoba mencari benda kotak sebagai penyelamatnya saat ini.


Matanya terlihat panik,benda kotak itu tak berada ditempatnya.Tangannya terlihat bergerak cepat meraba semua saku yang ada pada setelan yang ia gunakan.


“Maaf tuan bisakah anda lebih cepat,antriannya semakin panjang”tegur si pegawai.


David terlihat semakin panik,bahkan ia dibuat gugup oleh suasana ini.

__ADS_1


“Sial..apakah begini rasanya tidak memiliki uang sepeserpun”


“Tuan muda..aku pastikan akan membalas semua ini ketiak kau kembali”


“Hey bisakah kau lebih cepat!”ujar seorang gadis yang berdiri tepat dibelakangnya.


Gadis itu melihat David dari atas kebawah,lalu ia tersenyum remeh.


“Hah..kau pasti tidak punya uang kan?”ujar gadis itu lagi.


David menatap tajam ke arah gadis manis yang sedang memandangnya remeh.Ia sedikit jengah dengan tatapan si gadis.


“Minggir..aku akan membayarnya untukmu”gadis itu maju dan membuat David mundur beberapa langkah.


“Wahhh..kau berbelanja sebanyak ini tapi tidak membawa uang..benar-benar..”Gadis itu melotot melihat total belanjaan David.


Namun ia tetap menyerahkan kartu miliknya dan membayar semua barang belanjaan David.


Laki-laki itu hanya bisa diam mematung,harga dirinya benar-benar jatuh dihadapan gadis yang sama sekali tidak ia kenal.


“Sudah aku bayar..lain kali ingat bawa uang saat kau berbelanja”Gadis itu pergi begitu saja meninggalkan David yang masih terlihat jengkel.


Dengan perasaan yang kesal,David mengambil barang belanjaannya dan berlari mengejar si gadis menyebalkan itu.


“Hey nona tunggu”teriak David


Gadis itu menghentikan langkahnya dan berbalik menatap David.


“Ada apa?”


“Berikan nomer telepun mu,aku akan mentransfer uangnya”ujar David


“Tidak usah..aku tidak perduli dengan uang itu.Kau simpan saja untuk keperluanmu nanti”gadis itu pergi begitu saja meninggalkan David yang semakin kesal.


“Dasar gadis sombong”


“Oh My God My money”gerutu si gadis dalam hati.


Bersambung..


Holla guys..


Kalo ada typo ketik di komen ya..


aku buru-buru post gak sempet cek lagi..


Terima kasih and Happy Reading😘

__ADS_1


__ADS_2