SEKRETARIS AERA

SEKRETARIS AERA
Episode 13


__ADS_3

Hari ini suasana mall yang berada di pusat tengah dipadati oleh pengunjung yang sedang menikmati hari libur bersama keluarga tercinta.


Hal itu tengah diterapkan oleh Albert,ia menyempatkan diri untuk mengajak keluarganya memanjakan diri dengan mengunjungi sebuah pusat perbelanjaan.


Sang istri tercinta berencana membeli beberapa barang baru untuk diletakkan di mansion.Alasan lain,ia ingin mengajak Ethan,anak dari sahabat sang suami untuk keluar dan bermain disana.


“Dengarkan mommy,kalian berdua boleh bermain sepuasnya namun jangan mengganggu teman atau mengusili yang lain.Mengerti?”pinta Emily kepada dua bocah laki-laki yang sudah tidak sabar untuk bermain.


“Yes mom..”jawab Leon


“Ok onty”sahut Ethan.


“Satu lagi,tetap disini sampai mommy dan daddy datang.Jangan berkeliaran kemana-mana Ok!”imbuhnya


Kedua bocah itu menganggukkan kepala kompak,menjawab perintah dari Emily.


“Kau yakin mereka mendengarku?”tanya Emily kepada sang suami.


“Aku tidak yakin,mata mereka terlalu fokus pada permainan di depan sana”ujar Albert sembari menatap sang istri.


“Hah..aku tidak tenang jika harus meninggalkan mereka disini”


“Cckk tenang saja honey,ada mereka yang akan bersiaga”Albert melirik beberapa pengawal yang ia bawa.


Emily mengikuti arah bola mata sang suami”kau membawa pengawal?”


“Hhmm..kau tenang saja,tidak akan ada yang tahu jika mereka pengawal.Kau lihat,penampilan mereka seperti pengunjung pada umumnya”jelas Albert yang mengerti dengan apa yang tengah dipikirkan sang istri.


Emily sudah mewanti-wanti sang suami jika dirinya tak ingin membuat para pengunjung merasa risih dan aneh jika melihat mereka di kawal begitu ketat.


Sehingga ia meminta sang suami untuk tidak membawa pengawal.Namun Albert adalah suami yang siaga sekaligus pintar,sehingga ia harus mengakali ketakutan sang istri.


“Hah..terserah kau saja”Emily tak ingin memikirkan hal itu,ia bergegas pergi untuk memilih barang-barang yang harus ia beli.


Sedangkan dua bocah laki-laki yang sudah tidak sabar untuk mencoba semua permainan itu,nampak berlari menuju surga bagi semua anak-anak.


Leon terlihat senang ketika dirinya bisa bermain di tempat itu serta berbaur dengan anak-anak lainnya.


Sedangkan Ethan tengah menatap takjub semua permainan itu karena ini adalah pertama kali bagi dirinya.


“Kau mau mencoba yang mana?”tanya Leon


“Semua..aku ingin mencoba semua”jawab Ethan dengan mata yang tak hentinya menatap takjub.


“Ayo..”Leon menarik tangan Ethan,keduanya mulai mencoba satu persatu mainan itu tanpa melewatkannya.


Wajah bahagia dan senyum mengembang terlukis jelas diraut wajah Ethan.Meskipun didalam apartement ia mempunyai begitu banyak mainan,namun suasana disini terasa berbeda bagi dirinya.


“Apa kau lelah?”tanya Ethan kala Leon memilih duduk tanpa mengambil permainan apapun.


“Tidak”jawab Leon singkat

__ADS_1


“Lalu kenapa kau hanya diam disini dan tidak ikut bermain?”bocah itu ikut mendaratkan bokongnya disamping Leon.


“Aku hanya merasa bosan”


“Bosan?..bukankah ini menyenangkan?”Ethan mengkerutkan dahinya


“Memang..tapi selain tempat ini,masih banyak tempat menyenangkan lainnya yang perlu kita jelajahi”ujar Leon dengan wajah antusias


“Benarkah?”


“Yes..jika kau penasaran,ikutlah denganku”Leon berdiri lalu mengulurkan tangannya kepada Ethan.


“Tapi onty bilang kita tidak boleh pergi kemana-mana”ucap Ethan mengingatkan


“Tidak perlu khawatir,kita akan kembali kesini setelah berkeliling”Leon tak putus asa untuk mengajak Ethan pergi dari tempat itu.


Ethan terlihat berpikir sejenak,namun akhirnya ia mengalah dan mengikuti langkah Leon.


Dua bocah itu mulai berkeliling,menyusuri setiap lorong dan beberapa toko di dalam mall itu.Ethan yang baru pertama kali menginjakkan kakinya ditempat itu,merasa sangat senang sekaligus antusias ketika Leon menjelaskan setiap inci dari tempat itu.Mereka terlihat seperti turis dan pemandu wisata saat ini.


Namun pandangan Ethan tiba-tiba teralihkan oleh sosok wanita cantik yang tidak sengaja lewat di depan mereka.


“Leon lihat..”Tangannya mencoba menepuk pundak Leon.


“Apa?”mata leon bergerak kesana kemari mencari sesuatu yang dimaksud oleh Ethan.


“Lihat onty itu..”tangan mungilnya tengah menunjuk ke arah wanita yang sedang bekerja disana.


“Onty itu cantik,aku menyukainya..”jawab Ethan polos


“Tapi dia terlalu dewasa untukmu yang masih kecil”ujar leon


“Aku tidak mengerti dengan apa yang kau katakan”Ethan mengernyitkan dahinya


“Kau bilang kau menyukai onty itu,bukankah itu artinya kau mau menjadi pacar onty itu!”tuduh leon


“Tidak..aku tidak bilang begitu.Aku menyukai onty itu dan aku ingin onty itu menjadi mommyku”jelas Ethan


Namun tiba-tiba leon menunjukkan ekspresi terkejut kala mendengar ucapan Ethan.


“Kau tidak punya mommy?”tanya Leon dengan wajah tak percaya


“Tidak”jawab Ethan singkat


“Kenapa?”


“Aku tidak tahu,kau tanyakan saja pada daddyku”wajah Ethan mulai terlihat kesal


“Maaf aku tidak bermaksud mengejekmu”


Ethan masih diam,ia sedikit kesal dengan Leon.

__ADS_1


“Cckk jangan marah,aku hanya bertanya saja..tapi kenapa kau bilang ingin menjadikannya mommy mu?..kalian tidak saling mengenal”tanya leon


“Uncle Albert bilang,aku bisa memilih wanita dewasa yang cantik untuk menjadi mommyku.Dan ketika nanti daddy datang,aku boleh mengenalkan mereka lalu meminta daddy menjadikannya mommyku”jelas Ethan yang mengingat kembali ucapan konyol Albert kala bocah itu menanyakan cara mempunyai seorang ibu.


“Tapi kita tidak mengenal onty itu”ujar leon lagi


“Kalau begitu aku akan berkenalan dengannya”


Ethan melangkah menuju tempat seorang gadis tengah berdiri menatap pajangan di etalase.


“Mommy..”satu kata keluar begitu saja dari mulut Ethan dan berhasil membuat gadis itu kebingungan.


Gadis itu terlihat bingung,ia menengok kesana kemari mencari sosok yang tengah dicari oleh bocah yang sedang menatapnya kagum.


“Ha-hai..kau mencari mommy mu?”tanya sang gadis yang tak lain adalah Aera


Bocah itu mengangguk pelan sembari tersenyum manis ke arah Aera.


“Dimana?..apa kau berpisah dengan mommyku?”tanya Aera lagi,karena dirinya tak melihat seorang pun didekat sana,selain dua bocah berumur 7 tahun.


“Disini..”jari mungilnya tengah menunjuk kearah Aera.


“A-aku?”Aera menunjuk dirinya sendiri


Lagi-lagi bocah itu mengangguk namun kali ini lebih cepat.


“Hahaha kau pasti salah lihat,aku bukan mommy mu sayang”tangan Aera terulur mengelus gemas pipi Ethan.


“Yes onty akan menjadi mommy kU nanti”ujar Ethan seperti orang dewasa menyatakan perasaannya.


“Aku?..menjadi mommymu?”tanya Aera yang masih bingung


“Yes..aku ingin onty menjadi mommy ku”


Ddegggg!!!!


Jantung Aera tiba-tiba berdetak kencang dan ia merasa sedikit gugup.


“Ah..kau tidak boleh mengatakan hal seperti itu.Bagaimana jika mommy mendengar apa yang kau katakan tadi”Ucap Aera menasehati Ethan


“Aku tidak mempunyai mommy,aku hanya mempunyai daddy..itu sebabnya aku ingin menjadikan onty sebagai mommyku.Apa onty mau?..daddy dan aku tampan,daddy juga memiliki banyak uang”tanya Ethan dengan tatapan polosnya.


Aera terlihat bingung,ia tak tahu harus mengatakan apa kepada bocah didepannya.


“Kenapa dia begitu frontal.Rasanya seperti diajak berkencan oleh laki-laki yang aku cintai”


“Tunggu..kenapa aku merasa seperti sedang dilamar?”


Bersambung…


DILAMAR SAMA DOI❌

__ADS_1


DILAMAR SAMA CALON ANAK✅


__ADS_2