SEKRETARIS AERA

SEKRETARIS AERA
Episode 30


__ADS_3

Tok!!tok!!tok!!


Suara ketukan pintu terdengar berulang kali,namun si pemilik kamar tak kunjung beranjak dari tempat tidurnya.


Darren mencoba membuka matanya yang masih terasa berat,kepalanya pun masih terasa pusing akibat efek minuman yang ia konsumsi tadi malam.


“Ssttt..”desis Darren.


Ia mencoba bangun sembari memegangi kepalanya dengan tangan kirinya,sedangkan tangan kanannya ia gunakan untuk menumpu tubuhnya.


“Cckk siapa yang datang sepagi ini”gerutunya.


Tubuhnya juga terasa sedikit pegal,ia bahkan tak menyadari jika tubuh bagian atasnya tidak dibalut sehelai benang pun.


Perlahan ia turun dari ranjang,rasa pusing masih begitu terasa namun ia tak mau mendengar suara ketukan itu sepanjang hari.


Ceklek!!!


Darren membuka pintu kamarnya,seorang laki-laki sedang berdiri di depan pintu dengan tatapan aneh kala melihat penampilan Darren.


“Selamat pagi tuan Darren”sapa security yang berjaga di apartement nya.


“Hhmm ada apa?”tanya Darren buru-buru


“Maaf jika saya menganggu tidur anda,saya hanya ingin memberikan kunci mobil anda. Seseorang mengantarkannya tadi.”jelas sang security.


Darren mengulurkan tangannya,meraih kunci mobilnya dengan kondisi setengah sadar.

__ADS_1


“Hehehe..silakan lanjutkan tidur anda. Sepertinya anda lelah akibat pertarungan tadi malam. Saya permisi”ujar sang security lalu segera pergi dari hadapan Darren dengan ekspresi menahan tawa.


Darren mengernyitkan dahinya,pertarungan? Ia tak mengerti dengan kalimat sang security.


Laki-laki itu kembali masuk kedalam,hari ini adalah hari minggu sehingga ia memutuskan untuk kembali tidur agar tenaganya bisa pulih kembali sore nanti.


Darren berjalan menuju ranjang,namun langkahnya langsung terhenti kala matanya menangkap sosok yang tidak asing tengah berbaring di atas ranjangnya.


“Hhhmm kau sudah bangun rupanya”ujar Aera dengan suara serak khas bangun tidur.


“Ka-u,ke-kenapa kau bisa disini?”tanya Darren gugup.


“Kau mabuk tadi malam dan tak sadarkan diri. Awalnya aku ingin pulang setelah mengantarmu,tapi kau malah mengotori gaunku dengan muntahanmu”protes Aera dengan mata yang masih terpejam.


“Muntah? Aku muntah?”tanya nya lagi.


“Hhhmm..”jawab Aera malas.


Darren menundukkan kepalanya,rasanya ia ingin melempar tubuhnya ke dalam laut yang dalam. Bagaimana bisa ia muntah di depan wanita yang ia sukai,hancur sudah citranya sebagai seorang pria Cool.


Kini laki-laki itu kembali terkejut kala menyadari jika dirinya tengah bertelanjang dada,bahkan ikat pinggang yang ia gunakan terlepas begitu saja.


“Baju..kemana bajuku”gumamnya tanpa sadar.


“Maaf,aku melepasnya tadi malam dan tidak menggantinya lagi. Aku lihat kemejamu basah karena keringat sehingga aku berinisiatif untuk melepasnya tapi aku lupa untuk menggantinya dengan kaos yang baru”jelas Aera santai namun membuat wajah Darren kembali memerah.


“Lalu itu berarti apa yang rasakan tadi malam memanglah benar. Dia menyentuh tubuhku,sial”gumam Darren dalam hati.

__ADS_1


Darren masih terdiam,bayangan tangan Aera yang menyentuh tubuhnya tadi malam mulai berputar di kepalanya hingga membuat Darren junior bereaksi.


Aera tiba-tiba bangun dan duduk di tepi ranjang sembari menyibakkan selimut yang menutupi tubuhnya.Wanita itu mengucek matanya perlahan mencoba untuk membukanya walau terasa berat.


Mata Darren sontak melotot tajam karena lagi-lagi gadis itu memberinya kejutan.


“Kau..kenapa kau memakai itu?”teriak Darren terkejut.


Aera menganggukkan kepalanya,pertanyaan Darren sangatlah tidak jelas.


“Apa? Aku mengambil baju ini sebagai ganti untuk gaunku yang basah”jawab Aera.


“Bu-bukan baju tapi itu”tunjuk Darren dengan mengarahkan matanya ke arah bawah Aera.


Aera mengikuti arah mata Darren,namun gadis itu malah tertawa pelan.


“Ternyata seleramu cukup lucu”ledeknya kala melihat celana boxer berwarna biru cerah dengan motif pisang yang ia pakai.


“Oh sial,kenapa dia begitu santai!!”teriak Darren dalam hati.


Entah mengapa pikiran Darren melayang jauh dan membuat Darren junior semakin tidak terkendali.Padahal dirinya hanya membayangkan jika nanti akan memakai boxer itu lagi setelah dipakai oleh gadis yang ia cintai.


“Otak sialan,kenapa kau berpikir kotor sepagi ini”umpat Darren dalam hati,merutuki otaknya yang sudah melayang jauh.


“Ada apa? Kenapa kau berdiri dengan posisi seperti itu?”tanya Aera karena kini Darren tengah berdiri dengan kedua tangan menutupi juniornya.


Darren langsung tersadar,tanpa aba-aba ia segera berlari menuju kamar mandi dengan wajah merah padam.

__ADS_1


Sedangkan gadis polos yang tengah duduk di sisi ranjang hanya bisa menggelengkan kepala bingung dengan sikap Darren.


__ADS_2