SEKRETARIS AERA

SEKRETARIS AERA
Episode 22


__ADS_3

“K-kau..”ujar Aera,dengan wajah terkejut sekaligus kecewa.


“Hey..ada apa dengan wajahmu?..kau terlihat kecewa dengan kedatanganku.”ujar Bella,yang tak lain adalah sahabat Aera.


Bella memiringkan kepalanya,salah satu matanya menyipit mencoba menebak ekspresi wajah Aera.


“Tunggu,kau sedang menunggu seseorang?..pakaianmu juga terlihat rapi..”Bella mendekatkan dirinya ke arah Aera


“Kau mau berkencan sepagi ini?”bisiknya dengan nada penuh kecurigaan.


Plakkk


Sebuah tepukan pelan mendarat di pipi Bella.


“Cckkk..di kepalamu hanya ada kencan dan kencan,aku baru mulai bekerja hari ini”jawab Aera


Bella melangkah masuk kedalam rumah Aera dengan santainya sembari menarik satu koper besar berwarna lilac.


“Tunggu,kenapa kau datang sepagi ini”tanya Aera,Ia bergegas menutup pintu lalu ikut masuk kedalam.


“Uang yang diberikan daddy lenyap dan aku tidak tahu harus menginap dimana selain dirumah sahabat kesayanganku”jawabnya dengan menampilkan senyum manja.


“Lalu,kenapa kau tidak pulang ke rumah saja”tanya Aera lagi,sembari melangkah ke arah dapur.


“Aku meminta uang ke daddy untuk liburan,lalu dengan cerobohnya aku menghabiskan uang itu untuk membayar belanjaan seseorang dan akhirnya aku batal liburan.Aku tidak mungkin pulang ke rumah karena daddy pasti akan menanyakan alasan atas kepulanganku”jelas Bella dengan ekspresi wajah lemas kala mengingat kejadian beberapa hari yang lalu.


“Membayar belanjaan seseorang?..sejak kapan sahabatku menjadi seorang donatur?”ejek Aera,tersenyum miring.


“Hahhh..aku tidak berniat sama sekali membayar semua belanjaan orang itu,hanya saja aku sedikit kesal karena dia begitu lama dikasir.Dia berbelanja banyak barang namun sesampainya di kasir ia mengatakan tak membawa dompet dan ponsel,Aku hanya ingin menyelamatkan harga dirinya saja,karena dari segi penampilan aku rasa dia seorang yang kaya.”imbuhnya


“Kenapa kau tidak biarkan saja,kau begitu perduli dengan harga diri orang lain”cerca Aera


“Aku pernah di posisi seperti itu,berbelanja begitu banyak barang dengan Fashion luar biasa namun lupa membawa dompet dan ponsel untuk melakukan pembayaran.Tatapan remeh dan jijik mereka saat itu benar-benar membuatku ingin terjun dari atap gedung”celoteh Bella

__ADS_1


Aera hanya tersenyum sembari menggelengkan kepala pelan.Ia menyodorkan minuman dingin ke arah pipi Bella.


“Baiklah,kau adalah orang yang paling baik saat ini sekaligus orang menyusahkan untukku”


“Cckk jangan mengejekku lagi,aku lapar,aku belum memakan apapun sejak tadi malam”Bella beranjak dari posisinya,pergi ke dapur untuk memasak sesuatu.


Tok!!tok!!tok!!


Suara ketukan pintu kembali terdengar,wajah Aera kembali gugup.


Ia bergegas melangkah menuju pintu dan bersiap untuk membukanya.


Ceklek!!


Wangi maskulin seorang laki-laki tampan yang berdiri didepan pintu menyeruak masuk ke dalam Indra penciuman Aera.


Untuk sesaat tubuhnya menegang,detak jantungnya berpacu dengan cepat.


Bluusshhh!!


“Apa kau sudah siap?”tanya Darren


“Su-sudah..”jawab Aera dengan kata-kata seadanya.


“Kalau begitu ayo berangkat”ajak Darren sembari meraih tangan Aera.


Gadis itu kembali tersentak,tubuhnya bahkan terasa kaku.


“Tu-tunggu..aku melupakan sesuatu didalam”ujar Aera yang segera menarik kembali tangannya.


“Benarkah?..Ambilah dulu,aku akan menunggu disini”


Aera mengangguk dengan cepat,ia kembali masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


“Hhuuhh..hhuuhh jantungku”ujar Aera,ia masih berdiri di belakang pintu sembari memegang bagian dadanya.


“Ada apa?”bisik Bella dari arah samping dan membuat Aera tersentak kaget.


“Hhuuaaa..sejak kapan kau berdiri disini”teriak Aera tertahan.


“Sejak sahabatku masuk kedalam sembari memegang dadanya”jawab Bella


“Siapa yang datang?”tanya Bella penasaran.


“Temanku,kami akan berangkat bersama ke tempat kerja kU yang baru”Jawab Aera sembari mengambil tas jinjing nya.


“Oohhh..kau bekerja seba…”kalimat Bella terhenti


“Ssttt..aku harus segera berangkat,aku akan menceritakan semuanya nanti.Diam dirumah dan jadilah tamu yang tahu diri”potong Aera dengan cepat.


Gadis itu bergegas keluar karena tak ingin darren menunggu dirinya lebih lama lagi.


“Aku sudah siap”ujarnya


Darren membalikkan badan,mereka kembali bertatapan.Darren menatap kagum dengan penampilan Aera pagi ini.


Ia tak salah dalam memilih setelan untuk Aera,karena gadis didepan matanya benar-benar sempurna dengan setelan itu.


“Cantik”celetuk darren


“Ya?”tany Aera yang mendengar suatu kalimat samar-samar dari mulut darren.


“Ah..ayo kita berangkat”ajak darren mengalihkan pembicaraan.


Aera mengangguk dan mengikuti langkah darren menuju mobil.


David yang sudah berdiri di samping mobil,bergegas membukakan pintu untuk Aera.

__ADS_1


Setelah semua orang masuk,David mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang menuju CRYSTAL.


Bersambung…


__ADS_2