SEKRETARIS AERA

SEKRETARIS AERA
Episode 21


__ADS_3

Darren masih berdiri di depan cermin besar,menatap setiap inci bagian tubuhnya,dari rambut hingga ujung kaki.Tangannya terangkat untuk merapikan bagian anak rambut yang terjatuh di atas dahinya.


Hatinya terasa dipenuhi berbagai macam jenis bunga,bahkan ia dapat mencium bau harum bunga-bunga itu.


Tok!!tok!!


Ketukan pintu sudah terdengar lebih dari 3 kali dengan jumlah ketukan yang sama.Seolah tuli,Darren tak menghiraukan suara itu dan tetap sibuk berias.


“Baiklah..selesai”gumamnya,dengan memberi sentuhan terakhir pada bagian dasinya.


Ceklek!!


“Selamat pagi tuan”sapa David yang sudah berdiri didepan pintu sejak setengah jam yang lalu.


“Selamat pagi David”balas Darren dengan senyum manisnya.


“Sarapan anda sudah…”kalimat David terhenti kala Darren mengangkat tangan sebagai isyarat berhenti.


“Kita segera berangkat David,aku sangat bersemangat hari ini”ujar Darren memotong kalimat yang akan diucapkan David.


“Tapi tuan anda tidak boleh melewatkan sarapan anda”Ujar David mengingatkan


“Tidak apa,aku tidak ingin Aera menunggu lama”


“Maaf tuan jika saya lancang,hanya saja ini masih jam 6 pagi dan saya rasa nona Aera masih bersiap”David menundukkan kepalanya.


“Benarkah?”tanya Darren,karena laki-laki itu tak melihat jam sebelum keluar dari kamarnya.

__ADS_1


Ia mengangkat tangan kirinya,melirik ke arah jam tangan dan mengangguk pelan.


“Baiklah,aku akan sarapan sebentar kalau begitu”Darren akhirnya setuju dan hendak turun ke lantai dasar.


“Hah,,apakah tuan benar-benar jatuh cinta kali ini”


David menggelengkan kepalanya pelan,ini adalah kali pertama tuannya bertingkah aneh dengan senyum yang sedikit menggelikan.


“Tunggu..”Darren menghentikan langkahnya.


“Ada apa tuan?”tanya David yang merasa bingung.


“Apakah aku sudah terlihat rapi dan tampan?”tanya Darren tiba-tiba.


David sedikit terkejut dengan kalimat yang dilontarkan oleh tuan mudanya.Ini terasa aneh karena Darren tak pernah mempermasalahkan penampilan sebelumnya.


“Bagus,ayo pergi”Darren kembali melangkahkan kakinya menuju bawah dan bersiap berangkat ke rumah Aera


***


Aera bangun lebih pagi dari hari sebelumnya.Dirinya terlihat heboh sejak beberapa jam yang lalu,berlari kesana kemari,membuka serta menutup lemari berulang kali.


Beberapa setelan baju yang diberikan oleh darren berbaris di atas ranjangnya.Beberapa alat make up juga bercampur di atas meja riasnya.


“Hufftt selesai”Aera menghela nafas panjang kala perjuangannya merias diri selama 1 jam lebih selesai juga.


Blouse berwarna biru pastel dengan bawahan mini skirt berwarna putih,tak lupa sepatu high heels menjadi outfitnya hari ini.

__ADS_1


Aera tersenyum bangga pada dirinya sendiri melalui pantulan cermin.


Tok!!tok!!tok!!


Suara ketukan pintu terdengar,dengan penuh semangat Aera melangkah keluar untuk membuka pintu.


Senyum di wajahnya semakin mengembang seiring langkahnya mendekat ke arah pintu.


“Eekkhhmm..”tangannya bergerak lincah merapikan blouse serta mini skirtnya sebelum membuka pintu.


“Hhuu..Hah..huuu..Hah.,”Aera mengatur nafasnya sejenak,karena jujur ia merasa sedikit gugup.


“Kenapa aku merasa sangat gugup,Hey Aera..kau tidak pernah seperti ini sebelumnya”gerutunya pada dirinya sendiri.


Tangannya perlahan terangkat meraih gagang pintu dan menekannya kebawah dengan perlahan sebelum benar-benar menariknya kedalam.


Jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya,begitu juga dengan wajahnya yang terasa panas.


Ceklek!!


“Selamat pagi tuan dar,,,”Kalimat Aera terhenti.


“Selamat pagi Aera ku sayang..,”


“K-kau,,,,”


Bersambung….

__ADS_1


__ADS_2