Selembar Kontrak Cinta Sang Presdir

Selembar Kontrak Cinta Sang Presdir
*Episode 41*


__ADS_3

"selamat pagi sayang.." ucap Arya ketika melihat istrinya mulai membuka matanya setelah terlelap semalaman..Arya duduk di pinggiran tempat tidur dengan senyuman manisnya.


"pagi mas,," begitu Raisya mulai membuka mata wajah tampan & senyum sang suami menjadi pemandangan indah pertamanya di pagi hari..ia pun tersenyum kemudian mengerjabkan matanya karena sinar mentari pagi yang menyilaukan masuk lewat kaca jendela kamarnya.


"Astaghfirullahal adzim..sudah siang mas.." Raisya bergegas mencoba untuk bangkit dari tidurnya.


"sudah gak apa apa..tidur saja,ini kan weekend jadi waktunya santai.." Arya melarang sang istri untuk beranjak dari tempat tidurnya.


"kenapa mas gak bangunin aku,,aku kan harus nyiapin sarapan..!" Raisya duduk bersandar kepala tempat tidur sedang Arya masih berada di tempatnya semula.


"aku gak tega bangunin kamu,,kamu terlihat lelap sekali tidurnya..dan kamu sendiri bilang kalau lagi berhalangan jadi tak sholat..jadi yah aku biarin tidur.." Raisya hanya diam mendengar penjelasan suaminya..memang mulai kemarin tamu bulanannya datang jadi ia tak sholat.


"mas,,kenapa liatin aku kayak gitu..ada yang aneh ya..??" Raisya merasa ada yang aneh,,karena suaminya memandangnya sambil tersenyum..ia memegang wajahnya & mengelap bibirnya siapa tahu ada iler yang nempel disana sehingga suaminya memandangnya sambil tersenyum.


"iya memang setiap hari ada yang aneh di wajah kamu.."


"aneh?? aneh kenapa ?? mulai banyak kerutan ya..??" Raisya kembali bangkit dari duduknya dan berdiri di depan kaca..tapi ia tak melihat ada yang aneh..wajahnya biasa biasa saja.Arya hanya bisa tersenyum melihat tingkah istrinya.


"menurut ku gak ada yang aneh deh mas,," Raisya bicara sambil berkaca di depan cermin.Kemudian Arya berdiri dan memeluknya dari belakang..menempelkan dagunya di pundak Raisya.


"coba kamu lihat lagi deh..lihat..semakin hari kamu semakin cantik saja..apa itu bukan aneh namanya " dan cuuup😘 sebuah ciuman mendarat sukses di pipi Raisya..seketika itu pula wajahnya menjadi bersemu merah..karena malu mendapat pujian dari sang suami..padahal ia belum mandi,,cuci muka pun belum..apalagi dandan.


Raisya kemudian berbalik hingga wajahnya berhadapan sangat dekat dengan wajah suaminya.Ia pun menangkup wajah tampan suaminya dengan ke 2 tangannya.


"pagi pagi sudah ngegombal kamu mas.." sambil mencubit pipi Arya.


"siapa yang ngegombal..aku jujur sayang..karena setiap aku melihat kamu..kamu terlihat makin cantik.."


"aku terlihat cantik karena kamu yang ngelihat mas,,coba kalau orang lain pasti biasa saja..aku selalu terlihat cantik di mata kamu,,karena kamu melihatnya dengan cinta.."


Cuuup.😘😘.kini giliran Raisya yang mencium pipi Arya,,baru kali ini ia berani mencium suaminya lebih dahulu.


"kamu tahu sayang,,??"


"hemmb.." Raisya menjawab dengan deheman.


"bahagia ku itu sangat sederhana tak bisa di ukur dengan harta benda,,karena hanya dengan menatapmu dan melihat mu tersenyum hingga senja hari adalah kebahagiaan yang sempurna buat aku..jadi jangan pernah terlintas dalam pikiran kamu untuk pergi dari hidupku..aku tak kan mengijinkan.." ucap Arya pelan tapi penuh makna membuat Raisya merasa sebagai wanita paling beruntung bisa mendampingi pria yang kini berdiri di hadapannya dan berstatus suaminya...hemmm so sweet♥️♥️♥️♥️


"iya mas,,aku janji gak akan pernah meninggalkan kamu,berpikir untuk itu pun gak pernah terlintas di pikiranku..karena kamu sudah menjadi candu dalam hidup aku,,jadi aku gak bisa jauh dari kamu,,"


Arya terlihat sangat bahagia mendengar ucapan sang istri,,dan ia pun seketika merengkuh sang istri erat dalam pelukannya.


"sudah yaa,,aku mau mandi dulu sudah siang,,pasti mama sama papa sudah nunggu buat sarapan.." Raisya mencoba melepas pelukan erat suaminya,,walaupun awalnya agak susah tapi akhirnya bisa lepas juga.Dan ia pun segera pergi ke kamar mandi..sebelum suaminya itu memeluknya kembali..♥️♥️♥️


Arya pun hanya bisa tersenyum bahagia..melihat sang istri sudah kembali ceria seperti dulu walaupun kadang kala masih terlihat menangis bila teringat buah hati mereka yang sudah tiada..apalagi kalau sedang sholat dan memanjatkan doa pasti otomatis air matanya mengalir deras.


Sambil menunggu istrinya yang sedang mandi..Arya mengutak atik ponselnya..entah apa yang ia cari..ia begitu sibuk dengan benda di tangannya itu...sampai sampai ia tak menyadari kalau istrinya sudah duduk manis di meja rias untuk memoles wajahnya dengan sedikit bedak agar tak terlihat pucat.


"mas,,mas Arya lagi lihatin apa sih serius amat..??" Raisya duduk disofa di sebelah suaminya.


"ini,,kamu suka gak..?? bagaimana kalau kita liburan kesini..??" Arya memperlihatkan foto foto tempat wisata yang lagi trending saat ini pada Raisya,, lokasinya juga gak terlalu jauh dari Jakarta yaitu di Jogja.


"gak usah lah mas,,kantor kan lagi sibuk ngurus pembangunan proyek mall yang baru..nanti nanti aja lah gimana..??"


"sayang,,kerjaan kalau dituruti itu gak akan ada habisnya..sebentar lagi kan liburan,,kita ajak mama papa,,juga Tania..sekalian ibu,,Nadia,,dan juga Bella pasti rame banget, gimana menurut kamu,,?? "


"hemm boleh juga mas,,rame rame.." setelah dipikir pikir liburan bareng keluarga seru juga,,akhirnya Raisya setuju..

__ADS_1


"jadi kamu maunya kita liburan ber 2 saja gitu..??" Arya menjahili istrinya..


"itu kan mas Arya yang mau..ya gak lah mas,,kita liburannya bareng bareng aja pasti seru banget.."


"iya iya sayang,,yasudah kita kebawah yuk..tadi waktu kamu mandi bibik udah bilang kalau sarapannya sudah siap.." Arya pun bangkit dari duduknya dan menggandeng sang istri keluar untuk sarapan.


****


"oiya ma pa..sebentar lagi kan liburan,,Tania & Nadia juga libur,,gimana kalau kita liburan bareng..tadi Arya sempat baca di Jogja ada tempat wisata baru di pinggir pantai juga,,sepertinya sangat menyenangkan..gimana menurut mama,,papa..??"


"kalau papa sih ngikut saja gak tahu kalau mama kamu..?" pak wijaya melirik ke arah istrinya yang duduk di sebelahnya.


"mama sih mau mau aja liburan..tapi mama pikir gak usah jauh jauh ke Jogja,,mengingat Raisya yang kesehatannya belum pulih benar..bagaimana kalau kita ke vila kita di puncak..?? gak terlalu jauh juga.."


Mendengar ucapan sang mama,,Arya mengerti kalau perjalanan jauh belum memungkinkan untuk istrinya..dokter pun pasti gak kan mengijinkan.


"gimana Arya,,Raisya..? kalian setuju dengan pendapat mama,,??"


"gimana sayang,,kamu setuju..??" Arya bertanya pada sang istri yang ada di sebelahnya..dan Raisya pun mengangguk dan tersenyum..karena selama menjadi istri Arya ia belum pernah di ajak ke vila keluarga wijaya di puncak.


"baiklah ma,,kita setuju..jadi kita putuskan liburan nanti kita ke puncak.." ucap Arya memutuskan.


Selesai sarapan Raisya duduk di teras depan rumah..terlihat santai sambil membaca majalah.



Melihat sang istri duduk sendirian di teras Arya pun menyusulnya..sambil membidikan kamera ponselnya ke arah sang istri secara diam diam...tapi ternyata aksinya di ketahui sang istri.


"mas Arya ngapain diam diam memfoto aku..??" ucap Raisya ketika memergoki sang suami diam diam memotretnya.


"gak apa apa,,suka aja,,melihat hasil jepretan foto istri aku.." Arya pun duduk di sebelah Raisya dan memperlihatkan sang istri sedang tersenyum.


"iya,,memang mas baru nyadar kalau istri mas ini cantik ....kalau gak cantik mana mungkin aku bisa menggaet seorang Arya wijaya,,ceo wijaya group..??"


"iya sayang,,kamu memang cantik..cantik paras dan cantik hati..sehingga bisa membuat aku jatuh cinta sama kamu setiap hari.." jawab Arya seraya menyentil lembut hidung istrinya.


"oiya Sya,,nanti malam aku ada undangan louncing produk baru perusahaan xxx..kamu ikut yaa..temani aku.." pinta Arya.


"aku gak usah ikut ya,,aku lagi males keluar mas..mas aja yang datang sama pak Leo.." tolak Raisya pelan,,karena semenjak kejadian itu ia belum pernah keluar ke acara acara resmi perusahaan seperti itu..


"sayang please..kamu gak takut apa kalau nanti disana suami kamu ini digoda sama gadis gadis centil disana ..??" Raisya tersenyum geli melihat ucapan dan ekspresi Arya yang memohon seperti anak kecil minta permen.


"enggak,,karena aku akan tempel tulisan di baju mas..**sold out**..jadi mas tenang aja..gak akan ada yang berani deketin mas Arya disana.." canda Raisya.


"sayang,,ayo donk..please ikut ya,,janji deh nanti sebentar saja kita disana,,yang penting terlihat hadir..gak enak sama yang ngundang sayang.."


Setelah dipikir pikir,,akhirnya Raisya mau juga menemani suaminya ke acara itu..


"iya iya pak bos..aku akan ikut..seneng kannn ??? "


"makasih sayang,," seketika itu Arya langsung mencium dan memeluk istri tercintanya karena sudah bersedia menemaninya ke undangan itu.


*****


"sayang,,kamu sudah si....ap..??" Arya tertegun ketika masuk kamar melihat sang istri tampil sangat cantik.


__ADS_1


Ya malam ini Raisya mengenakan gaun selutut berwarna putih..terkesan sangat sederhana sekali bagi seorang menantu keluarga Wijaya namun ia nampak sangat elegan.


"gimana aku sudah cantik belum..??"


"subhanallah sayang,,bukan hanya cantik tapi kamu cantik sekali malam ini.." Arya memperhatikan Raisya dari ujung rambut hingga ujung kaki..sebenarnya tak ada aksesoris yang istimewa di kenakan istrinya,,tapi ia memang sudah yang teristimewa.


Raisya juga memperhatikan style suaminya,,pria itu terlihat sangat tampan & berwibawa..sangat cocok dengan statusnya sebagai seorang CEO.


malam ini Arya juga memakai setelan jas warna putih dengan kemeja berwarna ungu muda.Sangat serasi dengan sang istri.


"suamiku juga sangat tampan malam ini..jadi aku sebagai seorang istri harus bisa mengimbangi juga kan..?? gimana mau berangkat sekarang,,atau masih belum puas liatin aku..??" tanya Raisya seraya mengambil tas kecilnya yang ada di meja ..Dan akhirnya mereka pun keluar dari kamar untuk pamit pada mama & papanya.



"wah kamu cantik sekali sayang,,kalian mau kemana..??" tanya sang mama yang sedang duduk santai sambil nonton tv di temani suaminya.


"kami mau pergi ke lounching produk terbaru perusahaan xxx ma pa.."


"ya sudah kalian hati hati,,jangan pulang terlalu malam kasian Raisya.." pesan sang mama.


"iya ma,,ma pa,,kalau begitu kami berangkat dulu ya..Assalamualaikum.."


"waalaikumsalam.."


***


Sampai di acara,,mereka ber dua di sambut dengan hormat oleh sang tuan rumah..bagi mereka kehadiran Arya & Raisya merupakan suatu kehormatan tersendiri.


Arya mengajak Raisya bertemu dengan para pebisnis terkenal di Jakarta,,ia dengan bangga menggandeng dan memperkenalkan Raisya dengan para relasinya..


Di acara itu Arya & Raisya menjadi sorotan para wartawan yang sedang mencari berita.


Arya berusaha melindungi sang istri dari para awak media yang berusaha memburu informasi darinya.


"maaf ya semua..untuk masalah itu nanti ada dari pihak keluarga yang akan menjelaskan..saya mohon kalian bisa mengerti ya.." Arya mencoba menjelaskan pada wartawan agar tak membahas masalah kejadian yang lalu..karena ia tak ingin istrinya kembali bersedih.


"oiya denger denger dulu anda menjadi sekretaris pak Arya dan dengan sengaja merusak hubungan pak Arya yang waktu itu sedang menjalin hubungan dengan seorang model cantik berinisial R..apakah berita itu benar.." pertanyaan wartawan kali ini membuat Arya geram..


"darimana kalian dapat berita itu..itu semua tidak benar.." Arya semakin emosi saja mendengar ucapan para awak media tentang istrinya.


"oiya kebetulan disini juga ada mbak Reva..kita bisa tanya langsung kebenarannya.." melihat Reva datang para wartawan langsung memburu Reva.


"bagaimana mbak Reva tentang hubungan asmara mbak dengan pak Arya yang dulu kandas,,apakah benar ini karena adanya orang ketiga yang tak lain adalah istri pak Arya yang sekarang..?? " mendengar pertanyaan wartawan Reva dengan senang hati menjawab iya..karena ia ingin sekali menjatuhkan nama Raisya di depan khalayak umum.


"iya memang benar sekali dulu hubungan kami baik baik saja,,bahkan kami sudah berencana untuk menikah tapi kehadiran wanita itu menghancurkan semuanya..dia sengaja menggoda Arya agar bisa bersamanya.."


"tutup mulut kamu Reva,,itu semua tidak benar.." Arya semakin emosi mendengar ucapan Reva di tengah para wartawan dan para rekan bisnisnya.


"mas,,sudah kita pulang saja..," Raisya mencoba meredam kemarahan Arya..dengan air matanya yang sedari tadi sudah mengalir deras di wajah cantiknya.


"enggak sayang,,mereka semua harus tahu kebenarannya.."


kini para wartawan bergantian mengarahkan kamera nya pada Arya dan juga Reva.


"kalian mau tau apa yang menjadi sebab utama kandasnya hubungan saya dengan Reva..?? hubungan kami kandas karena Reva berselingkuh dengan pria lain di apartemennya..dan saya melihat dengan mata kepala saya sendiri saat itu,,dan asal kalian semua tahu hubungan saya dan Reva kandas sebelum saya mengenal Raisya,,wanita yang sekarang ini menjadi istri syah saya..kalian mau bukti..? hubungan saya dan Reva kandas akhir tahun 2015,,dan Raisya mulai masuk ke Wijaya group sekitar bulan maret 2016..masih kurang bukti?? saya juga bisa menunjukkan cctv apartemen tempat Reva bersama selingkuhannya.." mendengar penjelasan Arya yang panjang lebar..Reva melarikan diri dari tempat itu,,sepertinya ia sudah tak punya muka lagi disana..dan semua orang bisa menilai siapa disini yang berkata benar.


"bagaimana apa kalian semua sudah jelas,,dan dengan kaburnya Reva dari tempat ini.. apakah kalian masih bisa mengatakan kalau Raisya,,istri saya yang membuat hubungan saya & Reva kandas waktu itu..?? saya mohon dengan hormat jangan membuat berita berita hoax tentang saya beserta keluarga saya,,terutama istri saya..asal kalian semua tahu,,saya menikahi wanita yang berada di samping saya saat ini,,karena saya mencintainya..dia wanita yang baik dan terhormat,,walaupun dia dari keluarga sederhana..bahkan dulu jika dia sampai menolak lamaran saya,,saya tidak segan segan untuk memaksanya bagaimana pun caranya agar saya bisa menikah dengannya..karena saya yakin dialah yang terbaik buat saya & keluarga besar saya.." para wartawan & para tamu yang hadir di acara itu memberikan tepuk tangan yang meriah untuk Arya dan Raisya..pasangan muda dari kelurga wijaya..karena Arya berbicara lantang bahwa ia sangat mencintai istrinya dengan tangan mereka yang saling bertautan.

__ADS_1


...****************...


to be continued👉👉👉👉👉


__ADS_2