
"oiya sayang tadi kamu bilang kamu ke mall sam Pelangi dan juga Bella, kalian belanja apa?"
tanya Arya pada Raisya ketika mereka sudah sama sama di kamar dan bersiap untuk istirahat.
Saat ini Raisya sedang berbaring dengan kepala berantakan lengan suaminya.
"iya mas, tadi sih rencananya cuma mau ngajak Pelangi jalan jalan aja dan bermain di Playground, terus aku ingat kalau Minggu depan ulang tahun Pelangi.Jadi sekalian aku belanja keperluannya dibantu sama Bella."
"ingat kata dokter, kamu gak boleh kecapean sayang,"
"iya mas, lagipula aku gak ngapa ngapain, ada pegawai juga yang bantuin aku tinggal ngomong aja."
"terus, sudah dapat semuanya?"
Raisya menggeleng pelan.
"gaun untuk Pelangi belum dapat,,rencananya besok aku sama Bella mau ke baby shop."
"yasudah kalau begitu besok aku yang anterin,"
"memangnya mas Arya gak ngantor?"
Raisya mendongak ke atas menatap wajah suaminya.
"tenang saja mas aku sama Bella kok, janji gak akan kecapekan."
"iya besok aku fresh jadi aku yang antar kalian , kamu sama Bella untuk belanja kebutuhan Pelangi."
"ya sudah kalau begitu."
"sekarang sudah malam, kita istirahat ya, kasihan juga bayi kita dia pasti sudah ngantuk."
ucap Arya seraya mematikan lampu yang ada di sebelahnya dan kemudian memeluk sang istri.
"mas,"
"hmm,,apa?"
"mas Arya tahu gak tadi waktu di mall aku ketemu siapa?"
"ya aku gak tahulah sayang, memangnya kamu ketemu siapa? Kevin?"
Kali ini Arya malah menyebut nama Kevin, mantan kekasih Raisya dimasa kuliah.
"kenapa mas jadi sebut nama itu lagi sih, " lagi lagi Raisya mendongak ke arah suaminya yang tengah memeluknya.
"memangnya gak ada yang lain?"
"kenapa? kamu masih baper dengar nama Kevin?"
Raisya pun mencubit perut Arya ketika mendengar ucapan suaminya barusan.
"auw sakit sayang." Arya meringis kesakitan karena ulah sang istri.
"biarin,habisnya tiba tiba mas nyebut nama dia lagi," sewot Raisya.
__ADS_1
"iya iya maaf, memangnya tadi kamu ketemu siapa di mall?" tanya Arya serius.
"tadi aku ketemu sama teman mas Arya,"
"temenku? siapa?"
"mas Firman,"
Arya sungguh kaget mendengar istrinya menyebut nama Firman, sebenarnya ia tak mau melihat istrinya kenal dengan laki laki yang bernama Firman itu.
Tapi ia tak tahu bagaimana cara menjelaskan semuanya pada Raisya.
"tadi kebetulan mas Firman juga belanja juga terus ketemu pas aku sama Bella temani Pelangi di Playground."
"terus kalian sempat ngobrol?"
"iya kita ngobrol sebentar, karena mas Firman ada keperluan lain katanya."
"Dia, maksud aku Firman ngomong apa saja sama kamu?"
"kan aku sudah bilang, kalau kami cuma ngobrol sebentar, sekedar sayhelo."
Raisya merasa ada aroma aroma cemburu pada diri suaminya.
"kenapa? mas cemburu?" tanya Raisya seraya mendongak ke arah wajah suaminya.
Walupun ia tak bisa melihat jelas bagiamana raut wajah suaminya karena gelap.
"enggak, siapa juga yang cemburu sama Firman, lagipula sekarang dan Sampai kapanpun kamu ini hanya milikku, tak akan ada yang bisa merebut kamu dari ku."
Arya menegaskan pada Raisya bahwa Raisya hanyalah miliknya.
Raisya juga menegaskan bahwa dihatinya hanya ada suaminya yaitu Arya wijaya, Raisya pun mencium bibir Arya sekilas untuk menandakan rasa cintanya pada suaminya itu.
Arya pun mengangguk dan kembali memeluk Raisya dengan erat.
Sebenarnya bukannya ia tak mau Raisya dekat dengan Firman.
Arya sangat mempercayai istrinya itu melebihi dirinya sendiri, tapi ia tak percaya dengan Firman.
Laki laki yang mengaku sahabatnya itu dulu sudah tega mengkhianati kepercayaannya.
Itulah yang membuat ia kecewa sampai saat ini.
Arya tak pernah membenci Firman, ia hanya kecewa saja dengan apa yang sudah di lakukan Firman di masa lalu.
......................
Waktu berlalu begitu cepat, kini tiba saatnya keluarga Wijaya mengadakan syukuran ulang tahun Pelangi.
Walupun mereka tidak tahu kapan persisnya tanggal lahir Pelangi, tapi mereka melihat ada sebuah tulisan yang tercetak di topi yang dipakai pelangi waktu pertama kali mereka menemukannya.
Dan tulisan itu dipercaya sebagai tanggal ulang tahun Pelangi.
Hari ini seluruh keluarga Wijaya berkumpul, termasuk Tania yang sedang libur kuliahnya jadi bisa mengikuti acara itu, dan juga eyang Arya yang dari Bandung juga datang, tak lupa juga ibu dan adik Raisya.
__ADS_1
Mereka berkumpul untuk merayakan hari ulang tahun Pelangi.
Arya dan Raisya sengaja tak membuat pesta besar besaran untuk Pelangi.
Mereka hanya mengundang keluarga dan kerabat dekat dan tak lupa anak anak panti asuhan.
Arya dan Raisya ingin mengajarkan pada pelangi bagaimana cara berbagi kebahagiaan dengan orang orang yang tak seberuntung mereka,yaitu anak anak panti yang tak tahu dimana orang tua kandung mereka.
Di acara itu juga ada Firman, Firman datang atas undangan Raisya beberapa waktu yang lalu saat bertemu di kantor dan saat bertemu kembali di mall.
Lagi lagi Firman terpesona dengan Raisya yang kini memakai gamis warna putih dengan kerudung panjangnya sedang duduk bersama Pelangi di dampingi oleh Arya.
Raisya terlihat sangat bahagia dengan acara ini, ia selalu menebar senyum manisnya pada para undangan yang hadir dalam acara itu.
Berbeda dengan Raisya, Arya malah merasa terganggu dengan hadirnya Firman dalam acara keluarganya itu.
Apalagi ia melihat sendiri jika sedari tadi Firman terus terusan melihat ke arah istrinya.
Memang ia tak dapat memungkiri pesona sang istri.
Raisya itu orangnya kalem, ramah dengan semua orang termasuk dengan Firman.
Dan lagi dengan balutan busana muslim warna putihnya ia terlihat sangat anggun dan cantik jadi wajar saja jika ada banyak mata yang tak berkedip ketika melihatnya, ia saja yang sudah 2 tahun menikahinya tak ada bosan bosannya memandang wajah cantik istrinya,apalagi orang lain.
Maka dari itu sedar awal acara,Arya tak sedetik pun bergeser dari samping Raisya apalagi sampai meninggalkannya.
Leo yang kini sedang duduk dengan Bella dan juga mamanya dapat melihat dengan jelas raut ketidak senangan bosnya itu di acara ini karena ada Firman.
Karena Leo juga tahu apa yang terjadi antara Arya dan Firman beberapa waktu yang lalu, jadi ia paham benar bagaimana bosnya itu.
"mas, aku bantu Raisya sebentar ya?"
Pamit Bella pada Leo calon suaminya yang duduk bersebelahan dengannya selama acara berlangsung.
"iya.." Leo pun mengiyakan Bella untuk pergi membantu Raisya.
Setelah itu Leo pindah tempat ke samping Arya.
"pak ,apa perlu saya melakukan sesuatu agar pak Firman pergi dari sini?" bisik Leo pada Arya.
"sudah gak apa apa, selama dia tidak membuat kacau disini biarkan saja, saya tidak mau Raisya dan keluarga saya curiga, karena dia datang kesini atas undangan Raisya."
"Baik pak kalau begitu, kalau bapak butuh sesuatu, bapak langsung hubungi saya saja,"
Arya pun mengangguk dan Leo kembali duduk bersama mamanya.
"ada apa mas? " tanya Raisya yang tak sengaja melihat Leo membisikkan sesuatu pada Arya.
"gak ada apa apa, biasa urusan pekerjaan, tapi semua sudah beres kamu tenang saja."
Arya masih mencoba menutupi semua ya dari Raisya.
Ia tak mau istrinya itu tahu kisah masa lalunya dengan Firman.
Dulu Arya memang pernah mengatakan jika yang menyebabkan hubungannya dengan Reva kandas karena pengkhianat sahabatnya sendiri,tapi ia tidak mengatakan jika Firman lah orang yang sudah mengkhianatinya.
__ADS_1
...****************...
to be continued ✍️✍️✍️✍️👉👉👉👉