Simpanan Om-om

Simpanan Om-om
Episode 114


__ADS_3

Naina tiba-tiba membuka jaketnya, ia menarik resleting jaketnya dan melepaskannya. Mata Jonas terbelalak melihat baju kaos putih berlengan panjang Naina di depannya tertulis I Love You Suamiku Jonas.


“Suamiku sayang, dengarkan lagu ini! ini untukmu!” ucap Dewi, ia juga langsung membuka jaketnya, dan tulisan di baju kaosnya juga sama seperti Naina. I Love You Suami ku Dimas.


“Pacarku sayang, jangan cemburu ya! bukankah di SMA dulu kami juga sering dance, biar kamu gak iri dengan adegan romantis pasangan dua ini, aku juga akan menyanyikan lagu untukmu,” ucap Tiara juga. Ia membuka jaketnya, tulisan yang sama juga ada di kaos putih milik Tiara. I Love You Kekasihku Dirga.


Ekspresi Jonas, Dimas dan Dirga yang awalnya sangat cemburu berubah menjadi melunak bahkan pipi mereka memerah.


Sebuah musik kembali di hidupkan, kini mereka akan menyanyikan lagu “Percayalah” lagi ini di populerkan oleh Afgan ft Raisa.


Aku yang tak akan melepaskan


Kamu yang menggenggam hatiku


Kita tak mungkin terpisahkan


Biarlah terjadi apapun yang terjadi


( by : Naina)


Aku yang tak bisa melepaskan


Kamu yang miliki hatiku


Walau mungkin terlalu cepat


Bagi kita berdua


( by : Dewi)


Untuk mengatakan


Kita akan bersama


Melewati segalanya


Yang dapat pisahkan kita berdua

__ADS_1


( by : Tiara )


Selamanya kita akan bersama


Tak akan ada keraguan


Kini dan nanti


( by : Tiara )


Selamanya kita akan bersama


Tak akan ada keraguan


Kini dan nanti


( by : Dewi)


Selamanya kita akan bersama


Tak akan ada keraguan


Kini dan nanti


( by : Naina)


Jonas, Dimas dan Dirga merasa bahagia sampai-sampai rasanya jantung mereka akan melompat. Wanita yang mereka cintai itu bagai mengumumkan cinta mereka yang begitu tulus di depan orang banyak. Wanita yang mereka cintai itu selalu punya cara untuk menunjukan cinta mereka. Tepuk tangan para tamu semakin meriah.


Naina, Dewi dan Tiara langsung turun dari panggung menghampiri laki-laki yang mereka cintai setelah menyelesaikan lagunya.


“Mas Jonas!” suara Naina terdengar bahagia. Naina langsung memeluk suaminya.


“Kamu udah mulai nakal ya? awas kalau kamu dance gitu lagi di depan orang banyak!” ucap Jonas namun ia sangat bahagia atas penampilan istrinya tadi.


“Iya sayang, maaf ya suamiku sayang?” kata Naina manja.


Cup

__ADS_1


Satu ciuman singkat Jonas daratkan di bibir Naina.


“Nanti malam kamu harus di hukum! gak akan mas lepasin kamu nanti malam sampai pagi!” ucap Jonas yang semakin mengeratkan pelukannya.


Kini sampailah ke acara penutup. Acara ini sangat di tunggu-tunggu oleh banyak pasangan yang belum menikah. Acara lempar buket bunga.


Dimas dan Dewi menghadap belakang, siap melemparkan bunga.


“Satu… dua… tiga…” Dimas dan Dewi melemparkan buket itu bersama-sama. Lemparannya terlalu kencang.


Bunga terlempar ke arah Naina. Naina reflex menangkap buket bunga itu. Jonas memicingkan matanya melihat Naina menangkap buket bunga itu. Dimas dan Dewi tertawa melihat yang menangkap bunga itu adalah Naina.


“Kamu mau nikah lagi ya sayang? ngapain nangkap bunga itu?” kata Jonas setengah kesal dan ngambek.


“Gak sengaja ketangkap mas, sumpah, nih aku balikin lagi yah bunganya,” melihat suaminya yang cemberut Naina mau tidak mau ke depan memberikan buket bunga itu kembali ke Dewi untuk di lempar ulang.


“Lempar ke Tiara dong Dew! jangan lempar ke gue ! suami gue marah nanti!” bisik Naina ke telinga Dewi.


Dewi hanya mengangguk sambil tersenyum lebar. Dimas dan Dewi kembali melempar buket bunga itu untuk kedua kalinya.


“Satu… dua… tiga…” buket bunga itu di lempar kencang lagi, lemparan itu sekarang menuju kearah Jonas, Jonas tidak sengaja menangkapnya. Kini giliran Naina yang memicingkan matanya.


“Kayanya yang mau nikah lagi mas Jonas deh bukan aku?” protes Naina.


“Ini salah paham sayang,” ucap Jonas yang langsung merangkul bahu istrinya agar istrinya tidak ngambek. “Aku balikin lagi ya bunganya, udah jangan cemberut!” Jonas pun menuju arah pelaminan untuk mengembalikan bunga itu agar di lempar ulang.


Para tamu undangan tertawa melihat tingkah Naina dan Jonas.


“Awas kalau sekali lagi bunga ini salah lempar, akan aku injak-injak nanti bunganya,” bisik Jonas dengan kesal di telinga Dimas, Dimas berusaha menahan tawanya melihat tingkah bosnya itu.


Kini bunga di lempar untuk ketiga kalinya.


“Satu… dua… tiga…” lemparan itu lebih kencang dari sebelumnya.


Dimas dan Dewi berbalik badan untuk melihat siapa yang menangkap buket bunga itu kali ini. Para tamu undangan yang lain juga mencari-cari siapa yang menangkap buket bunga itu.


Ternyata buket bunga itu di tangkap bersama-sama oleh Tiara dan Dirga. Melihat Tiara dan Dirga menangkap buket bunga tersebut membuat Dewi berteriak dari atas pelaminan.

__ADS_1


“Cie… yang bakalan nikah habis gue adalah lo Ra…” teriak Dewi.


Teriakan Dewi itu membuat tamu undangan bertepuk tangan.


__ADS_2