Simpanan Om-om

Simpanan Om-om
Episode 27


__ADS_3

Selesai mandi dan berdandan, Naina lalu menghubungi Jonas untuk siap-siap makan siang.


“Hallo om, aku sudah siap, om ada dimana ?”


“Aku dikamar ku, kamarku di sebelah kanan kamarmu,”


“Aku kesitu om.”


Naina lalu keluar dan sebelum ia mengetuk pintu kamar Jonas, Jonas terlebih dahulu keluar. Mata Jonas memperhatikan penampilan Naina dari ujung rambut sampai ujung kaki. Jonas hanya tersenyum. Ia lalu menggenggam tangan Naina dan berjalan beriringan dengan Naina.


Keluar dari koridor kamar, mata Naina langsung terbelalak melihat suasana di luar hotel. Sungguh mereka berada di kapal pesiar yang besar. Dimana kapal ini di sulap menjadi hotel berkelas nan megah, pemandangan kolam renang di sana sangat memukau dengan para pengunjung hotel yang sedang bersuka ria bersama orang-orang terkasihnya. Ada yang sedang menikmati sinar matahari, ada yang sedang berenang, ada yang sedang duduk mesra bersama pasangannya, bahkan banyak anak kecil berlari kesana-kemari dengan keceriaannya.


Jonas hanya menatap wajah Naina yang tersenyum kecil melihat pemandangan di sana. Tanpa disadari oleh Naina, Jonas tersenyum indah kearahnya. Jonas membawa Naina menuju restoran hotel yang hanya tersekat kaca dari kolam renang. Mereka menuju meja No. 10 yang sudah di pesan Jonas sebelumnya.

__ADS_1


“Kamu suka berada di sini ?”


“Sangat suka, pertama kalinya untukku om,”


“Ini juga pertama kalinya untukku,” kata Jonas yang sebenarnya makna katanya tertuju bahwa pertama kalinya untuk Jonas bersama wanita yang ia cintai. Bukan pertama kalinya ke hotel kapal pesiar.


“Kamu makan yang banyak ya !"


Makanan yang di pesan sebelumnya pun datang. Jonas sudah sangat hafal apa saja yang disukai Naina karena mereka sudah tinggal bersama selama 8 tahun ini.


“Jonas, apa aku tidak salah lihat ? bersama siapa dia ?” ucap Micko penasaran.


“Apa gadis muda itu salah satu jalangnya Jonas ? tapi kenapa Jonas terlihat tersenyum kearah gadis muda itu seperti senyum penuh ketulusan ?” lanjut Micko yang semakin penasaran.

__ADS_1


“Sudahlah, selama ini aku sudah menyelidiki Jonas bahwa dia adalah penjahat kelamin.”


Selama ini Micko memang selalu menyelidiki Jonas. Tapi Micko hanya mendapat informasi tentang kebiasaan gila Jonas saja. Micko sama sekali tidak tau siapa Naina. Awalnya Micko berniat ingin membalas Jonas dengan menyakiti orang yang Jonas cintai, tapi karena selama ini Jonas tidak memiliki orang yang dia cintai makanya rencananya berubah. Micko dengan bantuan Imelda sudah merencanakan pembunuhan sadis untuk Jonas.


Selesai makan siang, Jonas dan Naina kembali ke kamar hotel masing-masing. Sesampai dikamarnya, Naina merebahkan tubuhnya.


“Apa rencana gue untuk menggoda om Jonas memakai lingerie gak akan pernah terwujud ya ? kok gue bodoh banget sih, gimana mau menjalankan rencana coba, kamar aja beda. Oon banget sih gue,” gerutu Naina merasa dirinya bodoh.


Malam telah tiba. Naina yang sudah kelaparan ingin menelpon Jonas untuk mengajaknya makan malam, tapi sebelum ia menelpon, Jonas terlebih dahulu mengirimkan pesan untuk nya.


To Naina


Aku malam ini ada pertemuan bisnis langsung makan malam dengan kolega ku, jadi aku sudah memesan untukmu makan malam, siap-siap setelah pertemuan bisnis ku kita berenang ya !

__ADS_1


Naina senyum-senyum sendiri setelah menerima pesan itu, awalnya ia kecewa karena tidak bisa makan malam dengan Jonas tapi kekecewaannya tertutupi dengan acara berenang nanti malam. Pikiran mesum Naina datang lagi. Namanya juga usaha, selalu ada peluang setiap saat untuk merayu pria yang susah luluh. Begitulah pikiran Naina. Lamunan Naina terhenti saat pintu kamarnya di ketuk, ternyata yang datang adalah pelayan hotel. Makan malam Naina sudah datang. Dengan perasaan bahagia, Naina menyantap semua hidangan itu.


__ADS_2