
Saat sedang pelatihan, Tiara sebisa mungkin menghindari Dirga. Awalnya ia kaget melihat Dirga masuk barisannya, dimana disana diperuntukan khusus barisan Penyidik di kepolisian. Namun ia berusaha tidak peduli. Begitu pula dengan Dirga, ia tidak menyangka bahwa dirinya dengan Tiara masuk di barisan kepolisian yang sama. Ia sebisa mungkin selalu memasang tampang cuek dan sok nya. Bahkan pura-pura tidak mengenal Tiara. Mereka saling menyembunyikan perasaan masing-masing.
Sementara itu Naina dan Dewi sudah mulai menjalani aktivitas kuliahnya. Mereka baru saja mendapat pengumuman dari pihak kampus, bahwa selama 3 hari kedepan, kampus akan mengadakan acara pengenalan kampus.
“Sayang, harus ya kamu ikut acara pengenalan kampus ?” ucap Jonas setelah menarik selimut untuk menyelimuti tubuh istrinya yang polos. Maklum saja setiap malam sudah menjadi rutinitas mereka.
“Iya mas, aku mau kuliah seperti orang biasanya ? mas gak keberatan kan ?”
“Gak papa sayang asal kamu senang, oh ya sayang, kamu gak papa kan mas tinggal 2 hari, mas mau ke Las Vegas untuk meninjau proyek disana bersama Dimas ?”
“Benarkah ? aku bakal kangen sama mas,” Naina memeluk suaminya dengan manja.
“Aku juga sayang, kamu tau kan kalau mas gak bisa tidur kalau kamu gak ada disamping mas ?”
“Kenapa gak Dimas aja sendiri kesana mas ?”
“Karena disana ada pertemuan penting juga, pertemuan yang hanya bisa dihadiri oleh mas, gak papa kan sayang ?”
Naina hanya mengangguk.
“Kapan mas kesana ?”
“Besok siang sayang,”
__ADS_1
“Besok siang aku masih dikampus mas, aku jadinya gak bisa deh ngantar mas kebandara,”
“Gak papa sayang, mas paham kok, asal kamu bisa jaga diri aja selama mas gak ada disini !”
“Mas juga jaga diri ya ?”
“Makasih ya sayang, ayo kita tidur, besok mas antar kamu ke kampus !”
“Iya mas.”
Mereka akhirnya terlelap. Pagi hari sudah menjelang, setelah selesai dengan aktivitas joging, mereka mandi lalu bersiap-siap ke kampus dan ke kantor. Hari ini Jonas mengantar Naina ke kampus menggunakan mobil sport merah Naina dengan atap mobilnya di biarkan terbuka. Jonas menyetir mobilnya sendiri. Jonas dan Naina hari ini penampilannya begitu memukau. Tidak lupa untuk menambah kesan keren, mereka menggunakan kacamata hitam.
Dewi sudah sampai lebih dulu di parkiran kampus, penampilan Dewi hari ini tidak kalah keren. Dewi memakai kemeja putih lengan panjang yang terlihat elegan, dipadukan dengan rok pink yang membuatnya terkesan feminim. Ditambah lagi rambutnya yang diikat keatas dengan anting berjuntai panjang sepanjang 5 cm.
Beberapa mahasiswa yang datang melirik Dewi yang penampilannya begitu mencolok. Tidak berapa lama Dewi berjalan keluar dari parkiran, dia melihat mobil milik Naina datang dari arah gerbang depan.
“I Love Nainaku,” ucap Jonas.
“Love You To Suamiku,” balas Naina.
Keluar dari mobil, Naina melambaikan tangannya untuk mengantar kepergian suaminya.
“Hati-hati dijalan sayang !” teriak Naina.
__ADS_1
“Nyamuk-nyamuk banyak nyamuk,” celetuk Dewi.
“Eh sobatku ?”
“Mesra-mesra an liat kondisi dong lo !”
“Emangnya kenapa ?”
“Tu liat !” Dewi meminta Naina melihat sekelilingnya.
Naina baru sadar ada banyak pasang mata yang melihat adegan romatis tadi.
“Bodo amat ah, gue mesra-mesraan sama suami gue juga,”
“Pamer, tapi tunggu dulu, fashion lo ini keren banget, gak ada yang penampilannya kaya lo, perasaan setelah menikah lo udah gak pernah kaya dulu lagi yang suka pakai dres selutut ?” Dewi memperhatikan penampilan Naina dari atas sampai bawah.
“Oh, mas Jonas suka aku begini, kalau aku liat benar kata mas Jonas, aku keren kalo begini,”
“Iya sih, selalu pakai celana panjang, baju lengan panjang, bahkan syal ini selalu lo lilit dileher, tapi kok hari ini pakai kaca mata segala ?”
“Oh, biar keren aja, mas Jonas tadi juga pakai,”
“Maksudnya biar serasi gitu ?”
__ADS_1
“Iya lah, ayo masuk, karena hari ini cuma pengenalan kampus, jadi kita bisa bersama, kalau kuliah jarang bersama karena beda jurusan,”
“Oke ayo !” Mereka berdua bergandengan tangan masuk ke gedung kampus itu.