
malam pun tiba lily sudah bersiap siap untuk pergi bertemu dengan sahabatnya"
"bi aku mau pergi sama temen temen"menghampiri bibi.
"emm, tapi pulangnya jangan terlalu malam yah"
"beres bi"jawab lily.
"sebelum berangkat ayo makan dulu li"ajak bibi.
"gak mau bi ,aku makan diluar sja"
"beneran gak mau"
"iya bi "langsung pergi.
40 menit kemudian akhirnya lily sampai kerestorannya.
"yes tepat waktu, aku gak telat"berlari masuk kedalm restoran.
"ciee tepat waktu ni si lily,biasanya dia yang paling telat"ucap rosa.
"bacot lu"jawab lily langsung duduk dan langsung memesan makanan.
saat melihat ke sebelah mejanya lily terkejut di sampingnya ada si pria yang di toko tempatnya bekerja, pria tersebut tersenyum kepadanya.
"eh li itu bukanya bapak yang lo bilang si tua bangka itu yah"ucap rosa.
"iya, udahlah aku mau kekamar mandi dulu"ucap lily berlalu pergi.
melihat lily pergi pria itu pun juga ikut pergi menyusul lily, saat lily ingin membuka pintu kamar mandi,sebuah tangan menahannya.
__ADS_1
"eh apa apaan ini "lily ingin memberontak.
"shutt"ucap pria itu itu sambil menarik lily masuk kedalam kamar mandi.
"apa yang kau lakukan pria tua"memberontak.
"jangan takut, aku hanya ingin mengajakmu bersenang senang" senyum liciknya.
"dasar si bangka tua lepaskan aku "berteriak.
"ya ya ya aku akan lepaskan tenang saja"melepaskan lily.
"dasr pria tidak tau malu"langsung membuka pintu dan pergi.
"dasar gak jelas,ples gak tau malu lagi tu pria tua itu"
dengan kesal lily langsung keluar dari restoran itu, ayu dan rosa yang melihat lily yang keluar tiba tiba langsung mengejar lily, tapi telat lily sudah masuk kedalam taksi.
dilain sisi pria itu tersenyum senang
"oh lily kau gadis yang manis sekali, lihat saja besok kita akan bertemu lagi.
"aku tidak sabar lagi untuk memilikinya, keluar dari kamar mandi.
lily yang berada didalam taxi hanya diam mematung saja ia sangat heran dengan pria itu dimana pun lily berada pria itu pasti ada terus.
"ya allah apa salahku, kenapa aku selalu diikuti pria tak jelas itu"lirih
"tolong jauhkanlah dia dari ku.
Beberapa lama kemudian lily sampai kerumah setelah membayar ongkos taxi ia langsung masuk kedalam rumah,
__ADS_1
di ruang tamu terlihat bibi neli.
"ly ko udah pulang baru jam segitu kok dah pulang.
"emangnya kenapa bibi gak suka liat aku udah pulang"jawabnya kasar.
"dasar anak Ini ditanya orang tua baik² eh malah jawabnya kayak gitu.
"udah lily mau istirahat capek.
"yaudah sana".
lily menatap langit langit kamarnya, ia tidak bisa melupakan kejadian tadi, ia merasa kalok pria itu mau niat jahat sama dia.
"ini pasti ada yang gak beres tuhh, gue tau kok gue emang cantik banyak laki laki yang suka sama gue,tapi kalok yang sukanya om² "najiss banget gue.
"harusnya aku itu di sukai sama CEO muda ,tampan badannya itu kayak taehyung bts tuhh,yang ada roti sobeknya."
"ini gak di sukai sama pria tua apalagi udah bau bau tanah"manyun."
lily yang merasa lelah karena terus menerus memikirkan kejadian itu akhirnya tertidur juga.
"jam 06:55 neli yang sudah selesai dengan memasak makannya, akhirnya pergi ke kamar lily untuk membangunnya karna neli tidak ingin keponakannya terlabat bekerja.
"lily ayo bangun ,sudah siang nanti telat
lo"
"gak kerja juga gak apa apa"jawab lily.
"li ayo cepat bangun bibi tunggu di
__ADS_1
bawah.