Simpanan Om-om

Simpanan Om-om
Episode 58


__ADS_3

Hari ini mereka berdua benar-benar di kamar seharian. Malam kembali menjelang. Seakan tidak ada puas-puasnya, Jonas selalu ingin menikmati seluruh tubuh istrinya. Setelah mandi dan menyantap makan malamnya di kamar, Jonas kembali meluncurkan aksinya. Bibir Naina itu begitu candu untuknya. Jonas berhenti sejenak.


“Sayang, apa sungguh tidak apa-apa aku menginginkannya lagi ?”


“Lakukanlah sebanyak yang mas mau, kita kan baru menikah, jadi wajarlah kita sering melakukannya, justru aku sangat kwatir jika mas tidak berselera melihatku,”


“Kamu yang terbaik sayang.”


Tanpa menunggu lama, Jonas langsung beraksi. Kenikmatan ini membuatnya selalu menggila, pantas saja dari tadi malam, seharian tadi hingga malam lagi, tidak ada henti-hentinya ia menjamah istrinya. Hanya berhenti saat kelelahan dan makan saja.


Setelah melakukan ritual panas itu kurang lebih 3 jam akhirnya Jonas puas juga, ia membaringkan tubuhnya di sebelah istrinya. Dengan selimut yang sampai leher, Jonas memeluk istrinya erat di bawah selimut.


“Mas, apa keluarga kita sudah pulang ke Jakarta ?” tanya Naina.


“Aku juga gak tau sayang kita kan seharian gak keluar kamar, megang HP aja kita gak ada waktu ?”


“Apa mereka seharian ini gak mencari kita ?”


“Mereka pasti mengerti, kita kan pengantin baru, apalagi Mami Papi, mereka pasti tidak akan menanyakan kita, karena dia sangat ingin cepat punya cucu dan aku juga yakin, Dimas pasti sudah menangani kepulangan mereka,”


“Sampai berapa hari kita di Anyer mas ?”

__ADS_1


“Kalau kamu gak keberatan, besok kita sudah pulang ke Jakarta ya sayang ?”


“Kenapa mas ?”


“Banyak pekerjaaan mas menanti di sana, tapi mas janji, ketika mas sudah menyelesaikan semua pekerjaan mas, mas akan mengajakmu jalan-jalan lagi hitung-hitung bulan madu, kamu mau kemana bulan madunya ?”


“Kemana aja mas mau, aku pasti ikut,”


“Istriku ini memang selalu bisa bikin aku tambah sayang,” Jonas mengeratkan pelukannya.


“Apa mas ingin segera punya anak ?”


“Tentu saja sayang, mas sangat menantikan semua itu, tapi mas akan sabar menunggu sampai saatnya tiba,”


“Sebanyak yang kita mampu saja sayang,” ucap Jonas.


Beberapa saat kemudian mereka kembali tertidur pulas karena kelelahan. Sungguh hanya malam ini mereka bisa tertidur dengan durasi lama. Malam sebelumnya hampir pagi mereka baru tidur.


Pagi pun tiba, dua insan yang sedang dimabuk cinta itu sudah menunjukan tanda-tanda bahwa mereka sudah perlahan membuka mata. Pagi ini mereka seperti pagi sebelumnya, mereka mandi bersama. Hanya mandi saja tidak lebih. Setelah memakai pakaian, mereka memutuskan hari ini akan sarapan di restoran hotel.


“Mas, ini gimana ya nutupinnya ?” tanya Naina memperlihatkan lehernya penuh tanda merah akibat cumbuan dari Jonas.

__ADS_1


“Sebentar ya sayang, kayanya di lemari ada syal deh ?”


Akhirnya Jonas pun mendapatkan sebuah syal setelah mencari-cari di dalam lemari. Jonas melingkarkan syal di leher Naina dengan lembut.


“Mulai sekarang, kamu harus pakai pakaian yang tertutup ya sayang, aku gak mau cowok lain liat bagian tubuh kamu, kamu harus pakai celana panjang, baju lengan panjang, leher kamu harus tertutup, oke sayang ?”


“Iya mas, pasti aku lakuin yang mas minta,”


“I Love You sayang,”


“I Love You Too mas.”


Setelah mereka memastikan bahwa penampilan mereka sudah sempurna, mereka lalu keluar.


Para karyawan yang melihat CEO mereka menuju restoran bersama istrinya, seketika langsung memberikan pelayanan yang terbaik. Naina melihat sekeliling mencari apakah teman-temannya sudah pulang, ternyata mereka sudah tidak ada lagi di sana, alias mereka ternyata sudah pulang. Sampai pagi ini Naina dan Jonas masih belum mengotak-atik HP masing-masing karena sibuk dengan urusan yang lebih menyenangkan. Selesai sarapan mereka kembali ke kamar untuk bersiap-siap pulang.


“Sayang, nanti aku suruh orang aja bawa barang kita, ayo kita berangkat, perjalanan ke Jakarta perlu waktu berjam-jam,” kata Jonas.


“Iya mas, aku cuma bawa tas kecil aku aja, di dalamnya ada HP aku,”


“Mas tunggu ya sayang ?”

__ADS_1


Pagi ini Jonas dan Naina akan pulang ke Jakarta menggunakan mobil yang dikemudikan oleh Jonas sendiri. Sebenarnya Jonas bisa saja pulang naik jet pribadi atau helikopter pribadi, tapi ia tidak ingin karena ia ingin berduan saja dengan istrinya tanpa ada orang disekitar mereka disepanjang perjalanan.


__ADS_2