Sisi

Sisi
Usaha 2


__ADS_3

Part ini lanjutan usaha Sisi untuk lebih dekat dengan Dani ya gesss...


Mari kita liat kesabaran Sisi akan Ketidakpedulian Dani 🤭🤭


***


Setelah berpisah dengan Arga, Manda, Diva dan Bobby karena tidak bisa ikut mereka ke mall untuk makan siang dengan alasan bahwa aku akan mengerjakan tugas diskusi dengan Dani. Dan akhirnya sekarang aku sudah berada disini, kantin.


Biasanya Dani tidak langsung pulang, dia suka duduk-duduk di kantin, tepatnya di Mang Udin, penjual es di deretan para penjual di kantin. Kata anak-anak, Dani lumayan akrab dengan Mang Udin.


Kuhampiri lapak Mang Udin yang sepi. Kulihat Mang Udin pun yang sedang merapihkan beberapa wadah es nya yang sudah kosong.


Tak kulihat keberadaan Dani, yang kulihat hanya deretan bangku kosong.


Kulihat Mang Udin yang melihatku menghampiri nya. Dia tersenyum dan menegurku.


"Ehhh neng, es nya tinggal yang coklat aja nih neng... yang Laen dah habis"ucapnya sambil menyambutku.


"hmmmm... boleh deh pak yang coklat" jawabku sembari duduk dan masih mencari keberadaan Dani.


"Nih neng, diminum... "Jawab Mang Udin menghampiriku sambil meletakkan gelas es coklat.


"Neng sendiri aja???"tanyanya sambil mengelap meja.


"hmmmm... iya mang sendiri"jawabku pelan


"tapi mang, sebenernya saya lagi cari Dani, kata anak-anak biasanya dia disini"jawabku langsung ke Mang Udin yang masih di depanku.


"Ooohhhh si Dani"jawab Mang Udin


"Ada neng, itu tas nya ada disitu"tunjuk Mang Udin letak tas nya Dani yang berada di bangku ujung.


"trus lagi kemana Mang??" jawabku penasaran.


"ada disitu neng"tunjuk Mang Udin dengan jarinya arah ke atas.


Aku langsung menatap kearah mana jari Mang Udin, dan itu ke arah atas dan membuatku bingung.


"iya si Dani lagi benerin seng atas neng, kebetulan ada yg geser, jadi bikin bocor atap"lanjut Mang Udin sembari berjalan ke arah ujung ruangan sembari menengadah ke arah atas.

__ADS_1


"Dan... Dani... ada yang cariii!!!" teriak Mang Udin ke arah atas.


Aku yang penasaran mulai berdiri dan mengikuti Mang udin yang masih menengadahkan kepalanya ke arah atas.


"tunggu ya neng, dikit lagi juga turun"jawab Mang Udin saat aku berada di sampingnya.


Lalu meninggalkanku menunggu Dani turun dari atas.


Terdengar suara berisik dari atas. Suara itu semakin mendekat. Terlihat Kaki Dani yang keluar dari atas menuju turun kebawah. Aku beringsut mundur kearah belakang. Terlihat Tubuh Dani yang semakin menuju bawah.


Dani yang hanya menggunakan kaos putih terlihat berkeringat. Setelah dia turun, diletakkannya tangga ke ruangan samping dinding. Aku pun kembali duduk sambil meminum es coklat ku.


Setelah meletakkan tangga, Dani mengambil tas dan baju seragam yang dia gantung diatas tas nya lalu menghampiri ku.


Aku melihatnya berkeringat lalu mengambil tissue yang ada di dalam tasku. Kuberikan tissue kepadanya yang langsung diambilnya selembar, diusapnya ke arah muka dan lehernya yang berkeringat. Dia pun langsung mengambil tempat duduk tepat di sebelah ku.


Akupun memutar tubuhku untuk berhadapan duduk dengannya. Sambil menunggu aku melihatnya yang masih sibuk merapihkan diri.


"Ada apa??"tanya nya setelah membuang tissue ke tempat sampah.


"Kita ngerjain makalah diskusi nya kapan??" tanyaku langsung.


"terserah, tapi gue cuma bisa sampai jam 3 aja. Kalo ga biar gue yang ngerjain aja"jawabnya sambil berdiri lalu memakai baju seragamnya.


"ga masalah kalo ngerjainnya kapan dan berapa lamanya, yang penting gue ikutan ngerjain"lanjutku antusias.


Sejenak Dani melihatku sembari memasangkan kancing seragamnya dan merapihkan letak bajunya agar terlihat tidak acak-acakan.


"Lo bawa laptop???"tanyanya lagi.


"Laptop??? ohhh ada di loker kelas. Gue ambil yaaa"jawabku dengan sigap berdiri.


"Yaudah, lo ambil aja.. gue tunggu di gerbang yaaa" jawabnya sembari memakai tasnya.


Aku yang mendengarnya langsung mengangguk lalu berlalu menuju kelas untuk mengambil laptopku yang berada di loker kelasku.


**


Tak berapa lama, aku yang sudah memeluk laptop sedikit berlari kecil menuju gerbang sekolah. Kulihat Dani yang mengobrol dengan pak satpam sekolahku makin mempercepat langkah menuju ke arahnya.

__ADS_1


Dani yang mengetahui aku berlari mendekatinya langsung menyudahi obrolannya dengan pak satpam.


"Ini laptop nya... sorry agak lama"jawabku masih terdengar tersengal.


"Sekarang udah setengah satu, kalo ngerjainnya diluar mau ga mau gue cuma bisa ngerjainnya sampai jam 2 aja. kecepatan ga???"tanyanya kepadaku.


"gue ngikut Lo aja, pokoknya yang penting gue mau ikutan ngerjain makalah nya." jawabku cepat.


"mau ngerjain di tempat gue?? kalo di tempat gue bisa sampai jam 3???"tanyanya hati-hati.


Akupun mengangguk.


"Iya mau... yukkk kita berangkat"ajakku sambil menarik tangannya menuju mobilku yang sudah terparkir didepan gerbang dengan Pak Min yang sudah siap membukakan pintunya.


"Ga usah, gue pulang sendiri naik bis aja... nanti gue kasih tau tempatnya" ucap Dani yang langsung menarik tangannya.


"ihhh jangan... nanti malah makin sebentar waktunya soalnya main tunggu-tungguan" jawabku mencegahnya sambil menarik lagi lengannya.


Dia menatapku lalu beralih menatap Pak Min.


Aku yang paham langsung mengerti.


"ooohh... ga apa-apa, kalo lo risih, apa gue suruh Pak Min pulang aja... biar gue yang bawa mobilnya" jawabku memberinya pilihan.


"ya jangan... "jawabnya juga mencegahku.


Aku yang mendengar nya langsung menariknya kembali ke arah mobil. Pak Min lalu tersenyum menyambut kami.


Awalnya Dani tetap memaksa untuk pulang sendiri, tapi untungnya Pak Min mencegah juga sambil menarik Dani untuk masuk ke mobil. Aku yang melihatnya hanya bisa tertawa kecil, lalu ikut masuk kedalam mobil.


Tak berapa lama, mobil pun berjalan maju meninggalkan sekolah. Dani yang menjadi penunjuk jalan Pak Min sedikit memajukan badannya untuk menjelaskan arah jalannya.


*bersambung


Partnya tambah lagi ya hari ini. 🙏🙏


Saking makin pengen cerita kisah mereka berdua, aku juga emang lagi ada waktu luang buat letak ketik cerita mereka berdua.


Semoga kalian suka yaa..

__ADS_1


Maaf kalo alurnya agak lambat, karena memang ceritanya mau dibuat santai, biar kalian enjoy bacanya.


Dan sekali lagi... kalo kalian suka ceritanya mohon dibantu di like yaa teman-teman. Trus kalo bisa di rekomendasikan ke teman-teman kalian. siapa tau cerita Sisi bisa jadi cerita unggulan.


__ADS_2