
Siera Putri Aditya
Teman sebangku di kelas yang awalnya hanya teman biasa, cerewet, terlihat sombong dengan atribut kekayaan yang terlihat saat awal melihatnya. Tidak terbersit sedikitpun untuk bermasalah dengannya ataupun yang lain karena tujuanku hanya untuk melanjutkan sekolah agar cepat lulus dan bisa melanjutkan hidup dengan ijazah kelulusan.
Tapi pagi itu, saat semua mata tertuju kepadaku saat baru saja tiba di sekolah menatapku dengan penuh tanya, aku hanya mengikuti arah pusat perhatian mereka selain diriku yaitu Dinding Mading yang dipenuhi tulisan-tulisan. Kulihat kertas potongan koran yang terlihat tertempel dengan Tulisan yang membuatku sempat terdiam kaku karena tak pernah kubayangkan Berita itu tersebar secepat ini... Karena kurasa aku bersekolah hanya hitungan minggu, tapi ternyata berita masuk penjaraku sudah tersebar. Awalnya kupikir tak masalah karena pihak sekolah mengetahui tapi beroesan untuk tidak tersebar agar tidak menyebabkan keributan disekolah.
Dalam satu hari fokus belajarku acak-acakan berfikir siapa yang mengetahuinya selain hanya guru-guru, selebihnya harusnya tak ada selain ada yang mengetahui asal sekolahku. Kuingat, tak ada yang kuberitahu, hanya satu tujuanku hari ini selain pergi ke sekolah lamaku.
Siang hari itu akupun langsung pergi tanpa pikir panjang, pikiranku berputar pertanyaan siapa yang akan kutanya.
Saat sampai, kususuri kantin sekolah mencari sekiranya ada yang masih kukenal, tapi kondisi sekolah hampir kosong, terlihat hanya beberapa dan tidak semuanya kukenal. hingga saat kulihat dari jauh di parkiran ada mobil yang sepertinya pernah kulihat beberapa kali. Honda Jazz merah ...
Langkahku kupercepat bahkan hampir berlari menuju taman belakang sekolah tempat dimana biasanya teman-teman sekolah lamaku berkumpul.
__ADS_1
Dan benar saja, terlihat mereka berbincang dengan serius, terlihat amplop coklat tergenggam di salah satu tangan mereka. Kukepalkan tanganku menahan didihan otakku, kuhampiri cepat tujuan dimana akan kulepaskan segala amarah yang terkumpul di pikirannku saat ini.
Moment siang itu awalnya membuatku berfikir Sisi merupakan orang yang harus aku hindari, segala yang telah dia lakukan siang itu membuat nalarku seolah tidak terpikir dia sanggup melakukan hal sejahat itu.
Melihatnya dengan bentuk sosok wanita yang awalnya polos, ceria, mengesalkan... lalu lernah melihat wajahnya yang takut, menangis memnbuatku merasa dia harus kuhindari, setidaknya untuk beberapa bulan kedepan dikarenakan tujuanku hanya untuk bisa lulus sekolah.
Sampai akhirnya tugas sekolah mengharuskan kami harus kerja kelompok bersama, awalnya ini hal tersulit, sikapnya yang tak tertebak berani mengajakku mengerjakan tugas bersama, awalnya kutolak menghindari hal-hal buruk terulang. Tapi dengan caranya yang sedikit memaksa untuk bisa melakukan tugas bareng ini membuatku luluh.
Siera... ucapan polosnya... gaya manja nya....
Ada rasa getar yang kurasa saat sesekali ku genggam tangannya, walaupun itu hanya membatunya turun dari mobil atau menarikknya saat menyusuri jalan...
Suapan-suapan kecil mulutnya saat memakan makanan buatanku dengan segala pujian yang terasa dilebih-lebihkan tapi membuatku merasa senang.
__ADS_1
Terkadang tanganku ingin mengusap rambut panjangnya, mengusap punggung tangannya yang terasa hangat. Tapi melihat kondisi kita berdua yang berbeda jauh, membuatku sadar untuk tidak boleh berpikir yang lebih.
Sampai akhirnya malam itu, dia ada dihadapanku menghampiriku di tempat kerja dengan senyum bahagia seolah mendapatkan hadiah dari sinterklas membuat hatiku hangat dan merasa bahwa diapun merasakan apa yang kurasa...
Dan akhirnya siang ini saat kami berhadapan dibawah rimbunan pohon dibantu angin yang lembut, membuatku memberanikan diri mengucapkan kata-kata yang akupun belum tau jawaban nantinya apa.
Saat kubertanya "Gimana kalo kita pacaran??" kulihat dia hanya mematung tanpa jawab, tapi saat rambutnya bergerak karena angin yang kubisa lakukan hanya bisa menyandingkan Jaket Jeans yang tadinya terpasang ditubuhku ke arah tubuhnya seolah kutak ingin dia merasa dingin.
****
Kyyyyaaaaaaa......
Akhirnya mereka punya perasaan yang sama ....
__ADS_1
hayooo teman-teman, kasih semangat buat aku supaya bisa lanjut nulis lagi kelanjutannya yaa...
aku pun udah ga sabar kelanjutannya...