
Holaaa semua...
Kembali update setelah satu Minggu menghilang.
mari kita lanjutkan kisah antara Sisi dan Dani yang makin hari makin jauh jaraknya.
Di part-part selanjutnya mari kita mulai untuk mempersatukan mereka berdua 🤭
***
Setelah hari itu Sisi semakin terlihat mengacuhkan Dani, rasa takut campur bersalah membuat Sisi semakin tidak ingin berinteraksi dengan Dani dalam kondisi apapun.
Setelah bel pulang berbunyi, dan semua siswa berhamburan pulang meninggalkan kelas masing-masing. Sisi yang sedang tidak baik mood nya menolak ajakan keempat temannya untuk bermain di rumah Arga. Padahal Manda susah payah mengajak Sisi agar mau ikut dengan mereka. Tapi begitulah Sisi, bila mood nya sedang tidak baik, rayuan apapun tidak akan membuat Sisi berubah pikiran.
Langkah lesu Sisi yang sedari tadi dia paksakan menyusuri koridor kelas menuju gerbang menghampiri Pak Min yang sudah menunggu di depan mobil yang sudah terbuka pintu belakangnya.
__ADS_1
Sisi yang mulai tersenyum melihat Pak Min yang sedari tadi menunggunya. Dia pun mulai mempercepat langkahnya agar cepat masuk kedalam mobil. Rasanya dia ingin cepat-cepat pulang.
"Si... Sisi... !!!" terdengar teriakan suara dari arah belakang punggung Sisi. Tak berapa lama, yang memanggilnya sudah berada tepat dibelakangnya sembari menepuk pundak Sisi.
Sisi pun berbalik, dan ternyata Dani yang menemuinya saat ini. Seketika tatapannya menjadi turun menuju tanah sembari menggesek-gesek kan sepatunya ke tanah.
"Kenapa?"tanyaku tanpa melihat nya.
"Draft tugas kelompok, udah gue bikin. tinggal diskusi aja trus bikin point' of view nya aja." jawabnya menjelaskan.
"Tadi gue dibilang Arga, Lo ga kemana-mana hari ini. gimana kalo kita diskusi'in tugasnya aja"lanjutnya menggantung menunggu jawabanku.
Entah pikiran bodoh apa yang membuatku mengucapkan kata-kata seperti itu. Padahal aku tahu ini tugas penting sebelum kelulusan. Ahhh.... tapi apa pun yang bisa membuatku tidak berhubungan langsung dengan Dani akan kulakukan saat ini.
"udah ya... gue buru-buru"ucapku menyudahi pembicaraan singkat.
__ADS_1
Kubuka pintu belakang mobilku. Tanpa sedikitpun kulihat wajah Dani yang sedari tadi melihatku.
Kusuruh Pak Min menjalankan mobilnya.
Dan sekarang yang kurasakan perasaan yang tambah bersalah kepada Dani. Seharusnya tadi adalah saat yang tepat buatku untuk berucap maaf atas kesalahanku beberapa waktu yang lalu.
Kuarahkan pandanganku saat mobil berjalan ke spion depan. kulihat Dani masih bergeming ditempatnya berdiri.
*bersambung
Nahh kan, Sisi tuh tinggi banget gengsi nya. padahal kayaknya Dani sudah ga marah sama dia. Emang dasar cewek kalo udah gengsi, bilang maaf kayaknya susah banget.
Kira-kira apakah Sisi sudah mulai suka sama Dani, dan apakah Dani juga mulai suka sama Sisi???
Penasaran kannn... aku juga makin ga sabar menceritakan kisah cinta mereka berdua. Pokoknya kalian bakalan gemes parah sama hubungan mereka berdua.
__ADS_1
Hari ini aku mau crazy up sampe part Sisi mulai Deket sama Dani yaa... Mudah-mudahan inspirasi ketikannya ga susah-susah banget hari ini. sebagai penebus part-part aku yang kemaren belum bisa aku up.
Kalo kalian udah mulai baca cerita aku, trus suka jangan lupa kasih tau temen kalian ya biar ikutan baca juga 🙏🙏