
Halooooo para pembaca aku...
Gimana episode sebelumnya???
mulai penasaran gak sama episode selanjutnya???
Udah mulai kelihatan kan love line antara Dani dan Sisi...
Dan untuk selanjutnya mari kita eratkan jalinan cerita cinta antar mereka berdua
Buat para pembaca harap sabar ya...
Maafin aku yang jarang-jarang update
Ngumpulin mood untuk menulis emang susahnya minta ampun... hehehee...
*****
Ditariknya bangku kecil bulat yang awalnya dibawah meja. Dia pun mempersilahkanku untuk duduk menghadap Rak-rak minuman yang tak lain adalah tempat para 'bartender mulai meracik segala minuman. Dani pun masuk kedalam sembari berbisik ke teman-temannya yang menatap bingung akan kedatanganku. Dan aku pun cuma bisa tersenyum saat mereka menatapku.
"Mau minum apa???" tanya Dani sembari menatapku.
"Aqua aja,, ehh tapi ada ga???" tanyaku polos.
"Ada aja... heeemm... suka Orange Soda ga???" Tanya Dani kembali menawarkan minuman yang lain.
"boleh... suka kok... suka..." jawabku antusias.
Dani pun langsung berbicara kembali ke temannya yang sudah siap meracik minuman pesanannya.
Lalu setelah itu, dia pun kembali menghampiriku yang menunggu sambil menatap segala gerakannya.
Setelah jaraknya menjadi dekat, dia hanya menatapku, dan aku hanya bisa tersenyum kecil seolah menghapus kecanggunggan antara kamu berdua.
"Ngapain kesini??? " tanyanya sambil menatap tajam kepadaku.
__ADS_1
"ketemu lo!!!" jawabku singkat.
"tadi pas lo bales chat gue, gue ketiduran... makanya gue kesini sambil pengen tau tempat kerja lo" jawabku dengan alasan yang sedikit membuatnya bingung.
Dia pun hanya tersenyum kecil sembari menatap lucu kepadaku. Dan akupun hanya membalas senyumnya sembari menyeruput Orange Soda yang sudah disajikan tepat dihadapanku.
"lo mau nunggu sekitar setengah jam ga??? gue udah mau over shift" tanyanya menatapku. Dan akupun mengangguk setuju atas permintaannya.
Seketika Dani beranjak meninggalkanku dan kembali melakukan pekerjaannya. Kuperhatikan Dani yang mondar mandir mengantar makanan dan minuman yang disiapkan para bartender. Sesekali dia menemaniku untuk mengobrol kecil sembari menunggu pesanan. Diikuti tawa renyah kami yang mengobrol ringan bersama para bartender.
Sampai akhirnya Dani pun melakukan Over Shift dengan teman kerjanya yang baru datang. Dia pun menghampiriku yang masih menunggu. Kuseruput minumanku sampai hampir habis.
"Yuuukk" ajakannya sembari menarik tanganku untuk meninggalkan pojok Bar sembari memberi kode ke teman-teman kerjanya yg masih bertugas. Akupun juga menyapa untuk pamit dan memberi isyarat terimakasih atas minuman dan beberapa camilan yang disediakan para bartender untukku.
Digenggamnya tanganku, dan itu kembali membuat dadaku hampir meledak. Rasanya sesuatu menyesak penuh didalam diriku, membuatku tidak bisa berucap dan bersuara. Setelah melewati lorong, akhirya kami sudah berada diluar gedung dan bertemu kembali dengan Pak satpam yang kutemui tadi. Kulihat di ujung jalan Pak Min menunggu tepat diluar mobil yang masih terparkir di ujung jalan tersebut.
Dengan masih dipegangnya tanganku membuatku masih menatap sendu ke arah Dani yang berbicara sebentar dengan pak satpam. Tak berapa lama, Dani pun kembali berjalan menuju mobilku yang ditunggui Pak Min. Seketika Dani melempar senyum ke Pak Min yang juga membalas senyuman itu.
"duuhhh mas Dani, maaf ya jadi merepotkan sampai harus diantar ke mobil" ucap Pak Min sesaat saat kami tiba di depannya.
"bapak udah makan belum, kalo belum mau cari makan dulu?? kebetulan banyak yang enak disini" ucap Dani menawari Pak Min.
"ga usah mas, tadi sebelum kesini, udah makan dirumah" jawab Pak Min dengan sopan.
Diputarnya tubuh Dani langsung menghadapku. Genggamannya pun terlepas diikuti tubuh kami yang saling berhadapan. Kutatap wajahnya yang tajam diikuti senyum yang tersimpul di wajahnya.
"Kamu laper ga??? mau makan Nasi goreng dulu???" tanyanya kembali.
"Ga usah juga mas, Non Sisi juga udah makan malem di rumah" jawab Pak Min yang sontak membuatku menggeser bahu menatapnya tajam seolah tidak setuju dengan jawabannya.
"Dah malem Non, nanti Bapak di rumah nyariin" jawab Pak Min memberi alasan.
"Oh yaudah besok lagi aja Si... udah hampir tengan malem juga, besok masih sekolah kan?" jawab Dani melanjutkan alasan Pak Min.
Akupun hanya bisa mengangguk setengah hati.
__ADS_1
"Lain kali, masih boleh main kesini kan yaa... ternyata disini orangnya baik-baik" ucapku bertanya.
"Ada yang baik, ada juga yang engga... kebetulannya ketemunya yang baik... "
"tapi kalo bisa, jangan sering-sering kesini, apalagi kalo ga sama gue kesininya... Nanti kejadiannya kayak tadi sama orang mabok" ucapnya yang ku ikuti anggukan setuju.
Tak berapa lama setelah itu, Dani pun langsung memberi kode ke Pak Min untuk mulai mengendarai mobil, dan menarik gagang mobil bagian belakang tempat dudukku sembari memberi kode ke arahku untuk masuk ke mobil.
Kuikuti arahannya sembari langsung membuka jendela mobil dan mengeluarkan sedikit kepalaku sebagai tanda ingin berucap sesuatu.
"Kamu langsung pulang juga kan ya... nanti aku chat lagi yaa kalo sudah sampai dirumah" ucapku menunggu respon jawabannya. Dan dia pun mengangguk tanda setuju.
Tak berapa lama, mobil pun melaju ke arah keluar jalan besar meninggalkan tubuh Dani yang masih terpaku melihat kepergianku. Sembari kulihat arah belakang mobil dan mulai terlihat tubuh Dani yang main lama makin mengecil pertanda mobil sudah berjalan jauh.
Kubalikkan badanku kembali menghadap depan mobil. Dan melihat Pak Min yang menatap kecil melalui kaca spion.
"Non... Non Sisi Pacarannya sama Mas dani???"tanya Pak Min malu-malu.
Aku hanya terdiam, tapi tak berapa lama kugelengkan kepalaku pertanda jawabannya berarti 'TIDAK'.
"engga pacaran pak, tapiii.... Sisi suka sama Dani... kira-kira Dani suka ga ya sama aku???"
"pasti Non, Mas Dani pasti juga suka sama Non... Non cantik gini...." jawab Pak Min dengan penuh percaya diri.
Akupun hanya bisa tersenyum kecil. Berharap ini bukan hanya keinginanku semata. Karena tanpa aku sadari,rasa suka ini berubah menjadi rasa ini memiliki dan ingin terus bersamanya.
Sisi ingin bersama Dani.
***
akhirnya... part ini selesai dalam 2 jam saja...
tuh kannn... kalo mood nya bagus... ngetiknya bisa selancar jalan tol gess...
tunggu part selanjutnya yaaa...
__ADS_1