
**Hei sahabat de'arys
Para readers ... jangan lupa ya tetap berikan like dan komennya
serta berikan vote dan rate nya supaya saya tetap semangat dan lebih kreatif lagi menyelesaikan cerita ini ... ciayooooo.
Thank you all ... love you ❤ de'arys❤
**HAPPY READING**
Mmmm sedapnya ... mie ayam baksonya kata Naira setelah makanannya datang.
"Lama banget tadi kamu ra ... ngapain saja si ... tanya Dirga."
"Itu lihat saja yang dibeli kata Angga ... belum rencana apa lagi nanti."
"Ya mosok ... anak aku kepingin ini ... ono ... ono ga boleh sayang kata Naira manja melihat suaminya."
"Iya ... iya ... boleh suka suka kamu ra ... kata Angga."
"Yuk kita masuk ke taman kolam sekarang ... sudah pada kenyang kan kata Naira tersenyum."
Merekapun masuk ke taman kolam dan langsung menuju kolam ikan mengikuti gerak langkah kaki Naira.
Naira pun membeli makanan ikan yang dijual petugas kolam seharga 10rb satu bungkus kecil.
Angga dan Dirga ikut menemani Naira memberi makan ikan ikan yang dengan senang muncul ke permukaan dan berebut makanana. Hal ini membuat Naira gembira dan tersenyum senang.
"Tengok tu ... istrimu senyum senyum sendiri tu hahaha kata Dirga."
"Bahagia betul la ... cuma kasih makan ikan saja kata Dirga."
"Kamu itu ... mulut di jaga ya ... itu istri aku ... kakak iparmu ... sekaligus ... adikmu ... nah ... rumit kan."
"Ara mah senang senang aja kesana kemari yang kena imbas nih ... suaminya ... suaminya akan merasa kram bengkak bengkak dan pegal ... kata Angga."
__ADS_1
"Kalau itu ... mah ... derita lo kak ... kata Dirga tertawa."
"Ya ... mana bisa aku nolak ... kalau boleh memilih ya ga mau ... tapi ya ... demi anak ini kata Angga tersenyum."
"Sini ... aku minta mi lidinya satu bungkus kata Dirga ... mulutku pingin ngunyak kak."
"Ingat ... kejadian kue ...kata Angga tertawa ... aku ga mau ya tanggung jawab."
"Ga jadi lah ... ntar bikin aku capek juga ... jata Dirga tertawa tawa."
"Sayang ... yuk pulang kata Naira mendekati meteka dan mengajak pulang ."
"Sudah beneran nih ... mau pulang tanya Angga."
"Naira pun menganggukkan kepalanya."
"Yuk Dirga ... capcus ... keburu berubah pikiran ... kata Angga."
Dirgapun langsung menuju mobil di ikuti Angga dan Naira.
Mama dan papa sedang menikmati secangkir teh dan kue yang ada di meja ketika mereka bertiga pulang dari taman kolam.
"Dari mana kalian kata papa. Pagi pagi sudah pergi ga pamit pula."
"Ini pa si Ara mau jalan jalan ke taman kolam kata Angga."
"Jadi mereka ngajak Dirga sekalian takut kenapa napa pa ... kata Dirga."
"Kamu ra ... jangan capek capek ... itu kandunganmu sudah tambah membesar kata mama."
"Jangan pergi pergi sendirian ... kata mama merasa kuatir."
"Iya ma ... kata Naira."
"Sudah sarapan belum kalian semua tanya mama."
__ADS_1
"Sudah ma ... jawab mereka hampir bersamaan."
"Kamu bawa apaan tu ra ... tanya mahes yang tiba tiba datang."
"Mi lidi pedas ... kakak mau kata Naira."
"Ya mau la ... secara kan gratis kata Mahes tersenyum."
"Nih ... kata Naira memberikan satu bungkus mi lidi pedasnya pada Mahes."
"Wah ... terima kasih ya ... kata Mahes tersenyum."
"Buat kak Dirga mana tanya Dirga."
"Ga ada ya ... kata Naira. Kan tadi sudah makan mie ayam kata Naira."
"Angga yang mendengarnya pun tertawa terbahak bahak."
"Seneng ... seneng ... kata Dirga ditujukan ke Angga."
"Untung ga jadi kamu makan tadi ... sempat kamu makan ... berabe kita hahahaaa tawa Angga."
Iya benar kata Dirga pad Angga dan merekapun tertawa membuat semua memandang ke arah mereka.
"Ada apa sih kok dari tadi kalian tertawa tawa saja tanya Mahes.
"Ya ada lah kak ... kamu ini mau tahu aja ... tahu sedikit apa tahu banyak balas Dirga."
"Tahu bulat ada ga ... kata Mahes."
semua tertawa mendengar kata Mahes."
"Sudah sudah ... sana kalian bertiga bersihkan dulu badan kalian kata mama memerintah."
"Siap ibu bos ... kata Dirga langsung ngacir ke kamar mandi diikuti Naira dan suaminya.
__ADS_1