
Setelah melewati berbagai macam tes untuk bisa masuk lewat jalur prestasi, akhirnya Naira dinyatakan lolos dan diterima sebagai mahasiswa baru fakultas kesehatan jurusan Fisioterapi.
Naira merasa senang sekali, dia bisa membuktikan bahwa dia pintar dan mampu.
Malam ini semua berkumpul seperti biasa untuk makan malam. Seperti biasa aku selalu duduk didekat mama. Kami menikmati makan malam ini dengan nikmat.
Aku menyerahkan surat kelulusanku kepada papa.
"Surat apa ini ra? Kok main surat suratan segala sama papa kata papa tersenyum."
"Itu surat dari universitas pa ... jawab Naira."
"Cepetan baca pa ... kata mama memaksa karena penasaran."
"Wow ... hebat kamu ra ... kamu lulus."
"Selamat ya ra kata papa sambil berdiri dan datang memeluk Ara."
"Makasih pa ucap Naira."
Mama, kak Angga dan kak Annisapun ikut memeluk Ara bergantian.
"Jadi berapa yang kamu perlukan untuk masuk kesana ra ... nanti biar kak Angga yang urus kata papa tiba-tiba."
"Ga ada pa kata Naira dengan tersenyum."
"Apa? ... Kenapa bisa begitu kata Angga bingung."
"Ara ikut jalur prestasi pa jadi semua biaya pendaftaran dan administrasi lainnya gratis hehehe ... maaf."
"Biaya semesterannyapun dapat potongan 75%." Jadi Ara bisa bayar sendiri pakai uang tabungan Ara pa."
Semua cuma bengong mendengar penjelasan Naira.
"Ya ampun Ara ... Ara papa tu mampu biayain kamu ra. Kamu ga usah kuatir dan mikir yang macam macam."
"Besok kamu ke sana Angga ... urus semuanya, kata papa dengan tegas."
__ADS_1
"Ga usah pa kata Naira memohon."
Kemarin bilangnya suruh Ara mandiri dan bertanggungjawab. Melatih Ara supaya dewasa. Kenapa sekarang ... malah Ara seperti anak kecil lagi ya.
Ya sudahla pa ... kalau itu keinginan Ara ... yang penting Ara sudah diterima dan kuliah didekat mama kata mama sambil memeluk Naira.
Ya ... mau gimana lagi ... kalau mau Ara seperti itu ... ya sudah kata papa akhirnya.
Angga temui papa habis ini di ruang kerja papa ... OK ... papa tunggu kata papanya sambil berdiri meninggalkan meja makan diikuti istrinya.
"Iya pa ... jawab Angga."
Kak Naira keatas dulu ya kata Naira lalu pergi ke kamarnya.
"Tunggu ra ... kakak juga ikut kata Annisa."
"Mas aku ke atas ya kata Annisa pada Angga."
Setelah keduanya pergi Anggapun menuju ke ruang kerja papanya di lantai bawah.
Angga membuka pintu ruang kerja papanya dan masuk.
"Besok kamu pergi ke kampus Ara ... urus semuanya kata papanya."
"Beri bantuan ke kampus terutama di jurusan Ara." Kamu ngerti ngga kata papanya."
"Iya pa ... Angga mengerti."
"Bayarkan sekalian uang semester Ara selama setahun. Itu sudah tugas papa."
"Tapi pa ... nanti Ara ... kata Angga."
"Lakukan saja perintah papa ... nanti Ara papa dan mama yang uruskan."
"Baiklah kalau begitu pa."
Hari ini Naira bangun lebih awal. Hari ini adalah hari pertamanya masuk ke kampus sebagai mahasiswa baru. Dia mengenakan seragam putih hitam dengan dasinya dan dikuncir dua menggunakan pita yang berbeda. Selama tiga hari kedepan Naira akan berpenampilan seperti itu karena mengikuti orientasi di kampusnya.
__ADS_1
Hari ini Ara ingin pergi ke kampus membawa mobilnya sendiri. Papa sengaja membelikan Naira mobil supaya mudah untuk beraktifitas.
"Hati hati dijalan ra ... jangan ngebut kata mamanya mengingatkan."
"Ara berangkat dulu pa ... ma ... sambil mencium mama dan papanya dengan ceria.
Pergi dulu kak Angga kak Nisa seru Naira.
"Hati hati ra ... seru kak Angga."
"OK ... kak ... kata Naira."
Nairapun masuk ke mobilnya dan melajukannya ke kampus.
Suasana parkiran kampus sudah sangat ramai ... Naira pun mencari tempat parkir yang masih kosong. Akhirnya diapun dapat ... bingo kata Naira.
Naira turun dari mobilnya dan berjalan menuju aula kampus. Di sana mahasiswa dikumpulkan sesuai jurusannya masing masing. Naira segera memakai nametagnya dengan tali berwarna oren.
Naira akhirnya bergabung dengan teman teman sesama jurusannya.
Ternyata hanya ada 50 orang yang tertarik di jurusannya.
Hari pertama Orientasi para mahasiswa di perkenalkan dengan anggota BEM kampus para mahasiswa perempuan bertepuk tangan dan berteriak heboh ketika anggota yang ganteng memperkenalkan dirinya begitupun sebaliknya jika ada anggota yang cantik diperkenalkan para mahasiswa kaki-lakipun bertepuk tangan dengan riuh. Semacam riuh pikuk konser hahahaaa ... maklumlah laperrrrr mata.
Di jurusan Fisioterapi hanya ada 10 mahasiswa baru perempuan termasuk Naira sisanya anak laki-laki semuanya.
Jurusan Naira tak seheboh jurusan jurusan yang lainnya.
Setelah selesai perkenalan diri ... para mahasiswa diminta untuk mengenal lingkungan kampus.
Kegiatan orientasi studi dan pengenalan kampus ini berlangsung selama tiga hari.
Selama tiga hari itulah para mahasiswa dituntun untuk bersosialisasi dan berpikir kreatif serta peduli dengan lingkungan sekitarnya.
Di kegiatan orientasi inilah Naira mengenal kampusnya dan juga teman teman barunya dari berbagai daerah dari bermacam kalangan, fakultas, jurusannya masing-masing.
Itulah serunya masa orientasi kampus.😁
__ADS_1
#Jangan lupa like dan komennya ya untuk meningkatkan cerita ini, bila perlu dukung karya perdana saya ini dengan memberikan koin/poin. Terima kasih yang tak terhingga ... Love you all.