Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya

Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya
EPISODE 80. OBROLAN SERU


__ADS_3

Hari ini Naira malas ke kampus. Naira mengambil ponselnya dan menelpon Dea.


"Hala Dea ... aku ijin ga ngampus .hari ini ya ... jangan lupa ya ... pinjam catatan kata Naira tertawa."


"Kamu ini ... Naira ... kebiasaan kata Dea."


"OK ... please ... kata Naira merayu."


"Tumben malas masuk kata Dea."


"Emergency De ... ada urusan ... thanks De kata Naira. "


"Bye ... bye ... kata Naira dan menutup teleponnya."


Hari ini Naira pergi ke dapur dan memasak.


"Tumben non ... masak di dapur kata mb Jum."


"Ada yang bisa mb Jum bantu."


"Makasih mb Jum ... ini sudah mau selesai kata Naira."


Naira pun memasukkan masakannya ke


dalam wadah. Kemudian diapun membuat jus yang biasa dia buat untuk suaminya.


Mb Jum ... Ara pergi dulu ya ke kantor kak Angga kalau ada yang tanya kata Naira.


"Sip ... non kata mb Jum."


Nairapun melajukan mobilnya ke perusahaan Sukma Wijaya.


Dia pun langsung menuju kantor Angga.


Setelah menikah baru pertama kali ini Naira ke kantor suaminya.


"Maaf ibu ... ibu mau bertemu dengan siapa kata seorang perempuan di meja frontdesk kantor suaminya."


"Bapak Angganya ada kata Naira."


Maaf ibu ... ada keperluan apa? Sudah ada janji bu katanya lagi sopan."


"Maaf ... kamu karyawan baru ya kata Naira juga sopan."


"Iya bu ... jawab perempuan itu."


"Saya istri pak Angga. Bapak masih meeting ya tanya Naira."


"Iya bu jawabnya."


"Mungkin sebentar lagi siap katanya."


Baiklah ... kalau begitu saya langsung keruangannya saja kata Naira berjalan menuju ruangan Angga.


"Maaf ibu silahkan menunggu di ruang tunggu saja."


Mohon maaf sebelumnya kata perempuan itu.


"Kamu ga percaya siapa saya kata Naira agak jengkel."

__ADS_1


"Maaf ibu saya hanya menjalankan tugas."


"Baiklah ... kata Naira akhirnya mengalah ... dia malas bikin keributan di kantor suaminya."


Selesai meeting dan menyelesaikan berkas berkas yang perlu ditandatangani akhirnya Angga dan Mahes pun keluar dari ruangan.


"Susi ... tolong atur dan siapkan kerjaan yang tersisa ... saya ke ruangan pak Angga sebentar ada yang perlu diurus kata Mahes pada assistennya."


"Baik pak kata Susi."


"Ayo kak ... ada yang perlu aku obrolin sama kakak kata Mahes."


Sampai didepan kantor Angga melihat istri sedang duduk di ruang tunggu.


"Sayang ... ngapain kamu disini. Kenapa ga tunggu di ruangan aku kata Angga berjalan dan memeluk istrinya."


"Ehem ... ehemmmm ... suara Mahes."


"Ingat ... kantor ini kata Mahes tertawa."!


"Maaf pak saya tidak tahu kalau ibu ini benar benar istri bapak kata perempuan itu panik dan takut."


"Dengar dan lihat ... ini istri saya ... kalau sewaktu waktu dia datang langsung antar keruangan saya mengerti kata Angga."


"Iya pak ... saya mengerti kata perempuan itu sambil menundukkan kepalanya."


"Sudah ... ayo sayang ... maafkan saja ... dia tidak tahu ... dia hanya menjalankan tugasnya ... kata Naira menenangkan suaminya."


Merekapun berjalan masuk ke ruangan Angga.


"Wow ... ruanganmu sayang ... bagus kata Naira tersenyum."


"Ye ... suka suka Ara la ... kak Mahes ini keppo la kata Naira manja."


"Udah ga usah manja manja gitu ... ntar ada yang ngambek plus marah hahahahaaa kata Mahes tertawa."


Nairapun diam dan melihat ke Angga dan ikutan tertawa.


"Kalian ini ... kalau kesini cuma mau nertawain aku lebih baik kalian berdua keluar kata Angga pura pura marah."


"Gambek ... jangan ngambek dong sayang kata Naira mendekati suaminya kemudian memeluk dan menciumnya."


"Kalian ini ... benar benar ... kata Mahes."


"Makanya ... cepetan nikah ... jangan jomblo aja kata Angga tersenyum."


"Sudah yuk ... kita makan dulu ... Ara masak ni ... tadi dirumah."


"Ara ambil sendok dan piring dulu ya kata Naira."


"Ga usah keluar biar OB aja yang bawain kemari kata Angga."


Anggapum langsung menelpon seseorang.


Sepuluh menit kemudian seseorang membawakan 3 gelas 3 piring dan 3 pasang sendok garpu.


Nairapun membagi makanan yang dibawanya menjadi 3 bagian biar adil. Mereka pun makan bersama di ruangan Angga.


"Gini dong ... hari hari ... kan enak ... kata Mahes sambil makan."

__ADS_1


"Ye ... emang Ara ga kuliah ... ini aja Ara bolos kata Ara keceplosan."


Haaaaa kata Angga dan Mahes bersamaan."


"Tumben betul dalam kamusmu ada bolos bolos. Ini pasti pengaruh suamimu ya kata Mahes tersenyum."


Anggapun memukul pundak Mahes.


"Sembarangan aja kslau ngomong."


"Sekali kali tidak apa lah ... kata Naira."


"Ye ... bolosmu itu sudah banyak ra ... kata Angga."


"Heheheheeee .... kata Naira."


"Terima kasih sayang ... sudah bawain kami makan siang kata Angga sambil meminum jusnya."


"Sudah sana kak ... balik ke kantor kakak.


Sudah kenyang ... kan kata Naira pada Mahes."


"Ye ... ni bocah ... ngusir ngusir pula kata Mahes."


"Bocah ... bocah ... enak saja panggil Ara bocah ... wanita .... kata Ara. Ingat ... wanita katanya sambil tersenyum."


"Pokoknya aku mau disini kata Mahes masih duduk diam."


"Ayolah kak ... please kata Naira sambil melipat kedua telapak tangannya 🙏."


"Ini urusan rumah tangga kata Naira."


"Ya ... salah sendiri ... urusan rumah tangga di bawa ke kantor kata Mahes tertawa."


"Kak Mahesssssss teriak Ara mulai kesal."


"Angga yang melihat tingkah polah istrinya pun tersenyum."


"Iya ... iya ... bawel ... kata Mahes."


Kak ... urusan kita lanjut nanti saja kata Mahes pada Angga."


"Sippppp kata Angga tersenyum ke Mahes."


"Bye ... bye singa galak ... kata Mahes mentoel pipi adiknya dan ngeloyor pergi.


"Emang kak Mahes ga pernah berubah ... asyik ngerjain Ara saja dengus Naira."


"Sudah ... sudah sini ... panggil Angga."


Nairapun berjalan mendekat dan duduk disamping Angga sambil memeluknya.


"Kenapa sih dari semalam manja terus kata Angga."


"Ara tu kesini penasaran ... kenapa kakak diemin Ara kata Naira masih memeluk suaminya."


"Kamu pikir dan ingat ingat saja sendiri kata Angga."


"Kok gitu ... sih kata Naira sambil mencium pipi suaminya."

__ADS_1


Jangan lupa like dan komennya ya untuk meningkatkan cerita ini, bila perlu dukung karya perdana saya ini dengan memberikan vote yang banyak. Terima kasih yang tak terhingga ... Love you all❤❤❤


__ADS_2