
Hari ini Naira mempersiapkan diri untuk packing semua barang barang yang akan dibawanya berbulan madu selama kurang lebih seminggu disana. Angga membantu istrinya menyiapkan segala kebutuhan yang akan dibawa.
Semua dicek supaya tidak ada barang yang tertinggal.
Angga dan Naira merasa sangat senang dengan hadiah dari papa dan mamanya.
"It's a great trip ... and I like it honey ... kata Angga tersenyum dan kemudian mencium istrinya lembut."
"Ya ... kata Naira.
"Perlengkapan obat obatan sudah masuk ya kak kata Naira."
"Sudah semuanya disini kata Angga."
"Beres semuanya tinggal berangkat saja."
"OK ... kata Naira. Besok kita tinggal cus ... berangkat."
Mal Island atau Kepulauan Mal merupakan salah satu pulau indah yang terkenal di dunia. Letak Kepulauan Mal ada di Samudera H dan mempunyai banyak wisata pantai dengan air yang biru jernih, bermacam biota laut, dan pasir putih membentang, panorama sekitar juga menawan. Selain populer dengan pantai-pantai cantik, Kepulauan Mal juga memiliki obyek wisata lain yang tentunya menarik dikunjungi.
Banyak tempat Wisata Romantis di Kepulauan Mal yang akan Angga dan Ara datangi untuk berbulan madu.
Papa sengaja memilih hadiah berbulan madu di Kepulauan Mal karena tempat nya yang lagi nge-hits banget. Hamparan pasir putih dan lautnya yang biru jernih bikin siapa pun ngiler untuk segera pergi ke sana. Kepulauan ini memang pas banget untuk berbulan madu bersama pasangan karena tempatnya sangat romantis.
Angga dan Nairapun ngiler pingin cepat kesana, rasanya sudah tak sabar.
Papa sengaja menyiapkan paket eklusif untuk mereka. Penginapan berkelas di sana biasanya akan cepat fullbooking. Penginapan berbintang disana biasanya di booking jauh jauh hari sebelumnya.
Sore ini Angga dan Naira berangkat menuju bandara setelah berpamitan dengan semua.
"Jangan lupa ... cepat cepat kasih oleh oleh buat mama papa kata mama tersenyum."
__ADS_1
"Baik baik di sana ya ... kalau ada apa apa cepat kabari kata papa."
"Baik pa ... ma ... kami berangkat dulu kata Angga dan Naira."
Angga dan Naira sampai di bandara Kepulauan Mal malam hari mereka langsung dijemput dengan boat khusus resort tempat mereka menginap.
Penginapan mereka terletak ditengah lautan dengan deretan pondok pondok yang mewah dengan jalan penghubung jembatan kayu yang hanya bisa dilewati sepeda saja.
Angga dan Nairapun segera menuju ke pondok penginapannya.
"Wah ... bagus banget kata Naira tersenyum senang."
Langsung saja Naira berkeliling melihat semua yang ada di pondoknya.
Pasti betah ni lama lama disini kata Naira manja.
"Ehemmm kata Angga mendengar perkataan Naira."
"Iiiiii da mulai ... tu ... kata Naira sambil tertawa."
"Kamu ra ... sudah beresin dulu itu koper kamu." Habis itu istirahat baru kita bahas mo ngapain."
"Emang mau ngapain kata Naira memandang Angga."
"Ya jalan jalan la ... menikmati suasana resort."
"Mesum aja bawaannya kata Angga sambil mengacak acak rambut Naira dan tertawa."
"Kirain cuma mau itu itu aja kata Naira tersenyum malu."
Setelah membereskan kopernya merekapun istirahat sambil berdiskusi apa saja yang akan di lakukan besok.
__ADS_1
Akhirnya mereka pun selesai berdiskusi.
Saatnya istirahat. Merekapun tidur saling berpelukan menikmati suasana di Kepulauan Mal.
Pagi ini udara terasa sejuk ... matahari menghiasi langit dengan semburat warna orangenya.
Nairapun menikmati suasana pagi di belakang pondoknya dengan rebahan di bangku panjang. Dibelakang pondok tersedia kolam renang outdoor di setiap pondok penginapan dengan pemandangan langsung ke laut.
Hari ini Naira akan berenang sepuasnya bersama suaminya sambil menikmati pemandangan alam.
"Sayang cepat sini la ... berenang kata Naira ketika suaminya hanya rebahan saja di bangku."
"Jangan malas malasan kata Naira membujuk."
"Sudah berenang saja kata Angga ... aku disini ngeliatin kamu."
"Cepetan sini ... kalau ga ..... kata Naira sengaja memancing Angga."
"Kalau ga ... apa ra ... tanya Angga."
"Ya cepet la sini ... jangan malas malas kata nak berjalan normal secepatnya."
"Berenang juga terapi lo kata Naira."
"Iya la ... iya ... nyonya besar ... kata Angga akhirnya turun juga ke kolam renang.
"Na ... gitu dong menyambut suaminya dan memberinya kecupan ... ini hadiah karena mau bekerja sama kata Naira tersenyum."
Akhirnya Anggapun menuruti perintah Naira untuk berlatih dan terapi di kolam renang.
Merekapun melakukannya bersama sama dengan dengan gembira.
__ADS_1
Jangan lupa like dan komennya ya untuk meningkatkan cerita ini, bila perlu dukung karya perdana saya ini dengan memberikan vote yang banyak. Terima kasih yang tak terhingga ... Love you all.