
Hari ini rumah kediaman keluarga Sukma wijaya sangat meriah dan rame. Di depan rumah penjagaan sangat ketat.
Papa mengerahkan 20 anggota keamanan terbaiknya. 6 orang didepan bertugas mengecek para tamu undangan yang datang 9 orang di kerahkan di area perhelatan dan 5 orang sisanya berjaga jaga di rumah.
Halaman rumah disulap sedemikian rupa oleh Mr.Bong ... sang maestro dekorasi dari pulau P menjadi ruangan yang sangat sempurna dan fantastis di depan di letakkan 2 meja tamu dari papan selancar yang dilukis indah ... di samping kanan kiri masing masing meja di tancapkan 2 papan seluncur dengan gambar kemesraan Angga dan Naira. Disepanjang jalan di bentang karpet plastik yang bernuansa pasir putih di tepi tepinya di letakkan berbagai macam pondok makanan dan minuman.
Semua saudara, kerabat dan tamu undanganpun tersihir dengan dekorasi yang sangat indah.
Ditengah tengah halaman di bentangkan jembatan pelangi antara karpet pasir dan panggung mempelai. Di bawah jembatan dibentang karpet bernuansa air laut degan ombak ombaknya di bantu cahaya dekorasi yang membuat laut itu serasa hidup. Bunyi depuran air laut dengan ombak dan semilir angin pun terasa. Suasana sungguh romantis.
Diatas pelaminan di buat cangkang mutiara yang besar untuk duduk kedua mempelai dengan hiasan mutiara mutiara imitasi yang berkilau. Benar benar dekorasi yamg nenakjubkan ... spektakuler.
Geng dompreng , sekar dan ajeng sudah memakai pakaian seragamnya. Dan siap di tempat penerima tamu dan souvenir.
Kali ini Nairaa berdandan benar benar layaknya seorang putri penguasa lautan ... sangat cantik didampingi angga yang sangat gagah dan tampan walaupun menggunakan alat bantu kakinya tapi tetap percaya diri di samping Naira. Seperti biasa para pager ayu dan pagar bagus beraksi dengan formasi baru yaitu Nadia dengan pacar Dave, Delan dengan aleeya tunangannya. Dirga dengan Yulia, Yoga dengan Kayla minus Mahes.
Para tamu sudah banysk yang hadir merekapun takjub dengan nuansa pesta yang lain dari pada yang lain.
Anak anakpun merasakan suasa suka citanya dengan keadaan di pesta.
Dari dalam kediamannya Angga dan Naira berjalan di belakang para pagar ayu dan bagus serta mama dan papanya melewati jembatan pelangi menuju singgasananya di pelaminan. Semuanya terpaku dan menikmati pemandangan yang ditampilkan.
Kedua mempelai duduk beserta kedua orangtuanya.
Para pagar ayu dan baguspun turun dari singgasana pelaminan menuju meja keluarga.
Papa dan mamapun tampak bahagia dengan resepsi ini ... mereka merasa puas dengan ide anak anaknya dan kinerja Mr.Bong.
Para tamu undanganpun datang ke resepsi Angga dan Naira tak terkecuali keluarga Rajasa karena undangandari papa. Darren dan Debbypun menyempatkan datang.
Debby selalu berjalan disebelah Darren dengan bergelanjut manja.
"Ra itu ... mantan kamu datang kata Angga."
"Sudah ya kak ... mantankan ... ga usah di bahas lagi ... kata Naira."
Emang kakak tak pernah punya mantan kata Naira berbisik.
"Hahaha ... Anggapun tertawa mendengarnya."
__ADS_1
"Hus ... jangan kuat kuat tertawanya ... dilihatin tamu tamu kata Naira."
Para tamu undanganpun menikmati hidangan dengan diiringi lagu lagu dari para penyanyi.
Ditengah acara tiba tiba Darren maju ke panggung hiburan dan menyumbangkan sebuah lagu untuk mempelai berdua.
"Debby pun melambaikan tangannya pada Darren untuk turun ... tapi Darren tak menggubrisnya dan nekat.
"Untuk para tamu undangan dan mempelai berdua ... saya ingin menyumbangkan sebuah lagu ... kata Darren dengan lantang.
Dengarlah cinta hatiku remuk redam
Jika tak ada kamu
Menemani aku
Dengarlah cinta ku memanggil namamu
Disetiap malamku
Ku memikirkan kamu
Aku sepi sepi sepi sepi
Jika tak ada kamu
Jika engkau pergi
Dengarlah kesayanganku
Jangan tinggalkan aku
Tak mampu jika ku tanpamu .......
Setelah menyanyi Darrenpun turun dari panggung dan pergi di ikuti Debby yang berlari di belakangnya.
"Sayang ... tunggu kata Debby."
"Darren pun sudah langsung masuk mobil dan melajukan mobilnya dengan cepat."
__ADS_1
Pak Rajasapun akhirnya ikut pulang karena malu dengan tingkah Darren di pesta.
"Anak ... si*****n ... kata pak Rajasa."
"Memalukan ... tunggu saja di rumah ... dengusnya dan pergi meninggalkan pesta.
Acara pesta tetap berlangsung Mahes juga tampil dengan menyumbangkan lagu untuk kedua mempelai. Setelah selesai Mahespun memberitahu bahwa mempelai perempuan akan menyanyikan sebuah lagu untuk pasangannya.
"Ya .... kami persilahkan mempelai perempuan untuk menyanyikan lagu "You Make My World so colourful kata Mahes diikuti tepuk tangan riuh para tamu undangan.
Mahespun memberikan mic yang di bawanya kepada Naira di pelaminan.
Nairapun menyanyi dengan lembut dan merdu menghadap suaminya dan menatapnya dengan penuh cinta ... ternyata aku mencintainya kata Naira dalam hati.
Morning sun shines in our room
Now that room is back in tune
Autumn starts its day with a smile
And laughs at my beautiful loved one
Who's lying beside me
You so far away in your sleep
Who can tell what dreams you may dream
You don't know that I was drawing
With my fingers on your sweet young face
Vague as a meaning words
You make my world so colorful
I've never had it so good
My love I thank you for all the love
__ADS_1
You gave to me
Semua pun bertepuk tangan dengan lagu Naira yang penuh arti yang mendalam.