Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya

Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya
EPISODE 70. HADIAH


__ADS_3

**Sebelumnya saya ucapkan :


"SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1441H"


"Minal 'Aidin wal-Faizin"


" Mohon Maaf Lahir Dan Batin "


terimakasih sama kalian semua yang sudah bersedia membaca karya perdana saya ini. Jangan lupa memberikan like dan komen positifnya. Jangan lupa vote ya .... biar saya lebih semangat meneruskan cerita ini . Ciayoooooo


Love you all ... ❤de'arys❤**


Acara pesta resepsi Angga dan Nairapun berjalan dengan sukses dan semuanya lancar.


Papa dan mamapun lega akhirnya semua kolega kerabat dan saudara sudah mengetahui status keduanya.


Hari ini adalah hari yang melelahkan buat keluarga Sukma Wijaya. Tetapi semuanya merasa senang da puas.


Ya ... Naira sangat senang dengan resepsi yang dia inginkan. Semuanya terwujud dan terlaksana dengan baik.


"Sayang ... terimakasih ya sudah memberikan kado terindah tadi."


"Apaan kak ... kata Naira di dalam kamarnya."


"Itu lagumu ... sangat ... sangat membuatku makin jatuh cinta sama kamu kata Angga sambil mengedipkan matanya."


"Cei ... le ... kedip kedip ... kelilipan ya kata Naira sambil tertawa."


"Iya nih ... kelilipan cinta ... tolonglah di tiupin matanya biar cepat sembuh kata Angga sambil tertawa."


Anggapun langsung rebahan diranjangnya. Badannya terasa sangat lelah.


"Ah ... malas ... ntar lain pula yang minta ditiupin kata Naira tertawa manja."


"Hari ini aku terlalu lelah ... pingin tidur cepat kak kata Naira.


"Sini ... kata Angga."


"Janji ya ga macam macam ... aku lelah banget. I need to take a rest more kata Naira."


"Ok ... come here ... my sweet heart kata Angga. We do it next time."


"REALLY ... PROMISE ... kata Naira."


"Yup .... kata Angga."


Nairapun naik ke ranjang mendekati Angga memeluk dan menciumnya lalu tidur dipelukan suaminya.


Merekapun tidur pulas dalam dekapan mesra karena lelah.


Pagi harinya mereka menjalankan aktifitas seperti biasanya.


Angga dan Naira sudah duduk di ruang makan menunggu papa mama Mahes dan beberapa sepupu yang masih menginap.

__ADS_1


Setelah semuanya ada di meja makan, merekapun memulai sarapannya dengan nikmat.


Setelah sarapan pagi papa memberikan sebuah amplop ke Angga.


"Ini hadiah dari papa dan mama untuk kalian kata papa."


"Apa in pa ... ma kata Angga"


"Buka saja kata mama tetsenyum bahagia."


"Apaan kak cepat buka kata Naira penasaran."


"Iya cepetan buka la kata Yulia dan Kayla."


Mereka berdua juga ikut penasaran.


Anggapun membuka amplopnya.


"Tra ... tang ... tang kata Angga sambil mengambil isi amplop."


"Apa itu kak ... tiket ya ... kata Dirga tiba tiba nyelentuk aja.


"Yup ... kata Angga sambil memberikannya ke Naira."


"Wow ... it's honeymoon trip to Mal island ucap Naira."


"Terima kasih pa ... ma kata Naira."


"Ya ... seminggu lagi kalian berangkat kata mama."


"Beres ma ... kata Angga tersenyum."


"Emang papa sama mama pingin hadiah apa kata Angga."


"Cucu ... kata papa dan mama serentak."


Naira pun tiba tiba terbatuk batuk mendengar permintaan mama.


"Kenapa sayang kata Angga sambil mengelus elus punggung Naira kuatir."


"Ga apa apa kak ... aku hanya terkejut saja kata Naira."


Semua tertawa mendengar tingkah meteka berdua.


"Jangan lupa ya kabari aku kalau sudah ada keponakanku kata Dirga tertawa.


Ntar lagi aku balik ni."


"Kak Dirga ni ... bolak balik terus ... ngabisin uang aja kata Naira tertawa tawa."


"Ini semua kan gara gara kalian kata Dirga."


"Sebulan ini dua kali aku bolak balik."

__ADS_1


"Jadi ga kelar kelar kuliah aku kata Dirga."


"Iya ... maaf ya kak Dirga yang baik dan pengertian kata Naira tertawa.


Ya sudah kalau begitu mama dan papa mau ke kamar dulu ya.


OK ... ma ... pa ... kata mereka serempak.


"Kak Angga ingat ... hbs honeymoon ... baliklah ke kantor."


"Aku sibuk banget nih ... kata Mahes."


"Nunggu kucrit ni ... tak selesai selesai pula dia kuliah kata Angga lagi."


"Kucrittt ... enak betul ...ngomongnya kata Dirga menepuk pundak Mahes."


"Darii pada kupretttt kata Mahea menimpali sambil tertawa."


"Naira yang mendengarkanpun ikutan tertawa."


"Wow ... wow ... ikutan pula kamu tertawa ra ... kata Dirga."


"Sekarang tak mau bantuin kakak ya ... kata Dirga."


Dirga pun maju mendekati Naira dan mengacak acak rambutnya.


"Hei ... jangan kurang ajar ... kata Angga memeluk Naira sambil menepis tangan Dirga."


Dirgapu spontan melepaskan tangannya dari kepala Naira.


"Maaf ... maaf ... kata Dirga."


"Ingat ... sekarang Ara istri aku ... kakak ipar kamu ... mengerti kata Angga."


Mahes dan Dirga pun mengangguk setuju.


Nairapun tersenyum kepada kedua kakaknya ... eh ... kedua adik iparnya hehehe....


"Ayo ra kata Angga mengajak Naira ke kamarnya."


"Iya kak kata Naira manja berjalan dibelakang Angga."


Nairapun berbalik dan menjulurkan lidahnya ke Mahes dan Dirga lalu tersenyum.


"Dasar bocah ... sudah nikahpun kelakuan tetap sama kata Mahes tertawa."


"Iya ... kata Dirga ikut tertawa pula.


"Sudah ah ... aku mau packing dulu besok sore aku balik kata Dirga."


"Cepat banget kata Yoga yang ikut menyimak dari tadi."


Ntar kuliah aku ga siap siap tambah deh sebutan aku ... bekan kecrit atau kupret lagi tapiiiii... kuprot kata dirga tertawa sambil lari ke kamarnya."

__ADS_1


Akhirnya semuapun bubar dari ruang makan menuju kamar masing masingm


__ADS_2