
Darren dan Naira keluar dari vvip room dan menuju ke kasir untuk membayarnya.
Keluar dari kafe Darren mengajak Naira ke toko boneka. Tangan kiri Darren menggenggam tangan kanan Naira dan membawanya masuk ke dalam toko.
"Kak ... kita mau ngapain di sini kak."
"Beli kue kata Darren sambil bercanda dan tertawa."
"Ya beli boneka la ra." Sambil mengusap-usap rambut Naira dengan lembut.
"Buat siapa kak?" tanya Naira dengan lugu."
"Ara ... Ara ... ya buat kekasih kakak la."
Sambil tersenyum dan sekarang menciut hidung Ara."
"Buat kamu la ... ra.... kata Darren.
"Buat aku .... masih dengan ekspresi terkejut."
"Yup ... hadiah buat tanda jadi kita. Okey. Kata Darren sambil menciut hidung Naira lagi.
Akhirnya pilihan Darren jatuh pada boneka kelinci putih pink yang lucu dengan lingkaran pink dihidungnya dan telinga yg menjulang keatas. Kelinci itu membawa boneka love dengan tulisan I LOVE YOU.
Darren membawanya ke kasir dan membayarnya. Darren memberikan bungkusan yg berisi boneka kelinci kepada Naira sambil mengucapkan I LOVE YOU NAIRA.
Seketika pipi Naira memerah dan dia keluar toko di ikuti Darren di belakangnya.
"Ra sebaiknya kita langsung pulang saja ya."
"Sudah sore nih. Kata Derren."
"Nanti g enak sama mama papa kamu."
"Iya kak, jawab Naira.
Mereka pun keluar dari mall dan menuju parkiran. Mereka berdua naik kedalam mobil dan pulang menuju rumah Naira.
Mereka terdiam sepanjang perjalanan dan meresapi kebahagiaan yg mereka rasakan saat ini.
"Ra jangan lupa peluk boneka itu kalo tidur ya. Ucap Darren tiba-tiba memecah kesunyian perjalanan mereka."
__ADS_1
"Emang kenapa kak, tanya Naira bingung."
Emang ni anak lugu dan polos kalo masalah beginian ... batin Derren sambil tersenyum.
"Biar selalu ingat kakak la. Jawab Derren sambil menciut hidung Naira lagi."
"aaaaa kakak ... hidungku lama-lama bisa bengkok tahu, kata Naira dengan manja."
"Kak ... sambil memandang Darren yang sedang menyetir mobilnya."
"Ya ra ... kenapa? Jawab Darren, tetap fokus menyetir."
"Kak jangan bilang siapa-siapa ya kalo kita sudah jadian."
"Kenapa ra, kaget mendengar ucapan Ara."
"Tunggu aku kuliah dulu ya kak."
"Aku takut mereka marah."
"Mereka masih menganggap aku seperti anak kecil."
"Kakak mau mengerti aku kan,tanya Naira.
Mobil Darren sudah memasuki halaman rumah Naira dan berhenti tepat depan rumah Naira.
"Ra salam buat papa dan mama ya. Maaf kakak g masuk. Ucap Darren."
"Iya kak nanti Ara sampaikan."
"Hati hati ya kak."
" Bye bye ra ... ingat ya"
"Ha .... ingat apaan kak jawab Naira bingung."
"Ingat aku selalu di hatimu ra .... kata Darren sambil tersenyum dan melajukan mobilnya pulang."
Seketika muka Naira merah tersipu malu.
Hu ... dasar kak Darren. Berjalan masuk ke rumah sambil tersipu malu.
__ADS_1
Naira langsung menuju ke kamarnya, dia berencana mau mandi dan menyegarkan badannya.
Belum masuk ke kamarnya ... tiba-tiba kak Angga keluar dari kamarnya.
"Sudah pulang kamu ra, kata Angga dengan tajam ke arah adikknya.
" iya kak. Jawab Naira dan masuk ke kamarnya."
Kak Angga ikut masuk ke kamar Naira.
" Kak Angga mau apa? Kata Naira."
"Keluar sana cepetan .... aku mau mandi, ucap Naira sambil mendorong kakaknya keluar dari kamarnya."
"Kamu g papa kan ra ... kamu g di apa-apain sama Darren kan ra? Tanya Angga penasaran pada adiknya.
" G .... kak. Jawab Naira."
"Sana kak ... keluar .... aku da gerah mau mandi ... masih tetap mendorong kakaknya yang selalu usil menjahilinya."
"Apaan ini ... kata Angga sambil memegang paper bag yg dibawa Naira."
"Kakak .... apaan sih ... keppo banget deh, kata Naira mulai jengkel."
"Sudah sana keluar kak ... sambil mendorong Angga yang tak mau keluar juga."
Cepat kak ... Ara mau mandi ... kata Naira dengan teriak jengkel.
Okey ... sambil mentoel pipi Ara dan pergi meninggalkannya."
Sebelum Ara menutup pintu. Angga berkata kepada adiknya mengancam.
Kalau dia macam-macam. Awas saja dia.
Naira tak menghiraukan kakaknya dan langsung menutup pintu kamarnya.
Naira meletakkan boneka kelincinya di atas bantal tidurnya kemudian berjalan ke kamar mandi. Setelah mandi dan berganti pakaian Naira turun ke bawah untuk makan malam bersama.
Setelah siap Naira balik kekamarnya dan berbaring sambil mendekap bonekanya dan tertidur.
Dia tertidur sambil tersenyum bahagia.
__ADS_1
#Boneka kelinci dari Darren#