
Udara pagi hari di vila terasa sejuk. Hari ini Naira bangun dengan masih malas malasan. Naira merasakan tubuhnya terasa berat dan dia susah bergerak. Dia merasa seseorang memeluknya dari belakang dengan erat.
"Kak Angga lepas ... aku mau bangun kata Ara."
"Nanti dulu ... aku masih ngantuk sambil mempererat pelukannya ke Naira."
"Kak ...ayolah ... hari ini kita mau balik pulang kerumah kata Naira."
Anggapun belum rela melepaskan pelukannya. Semakin memperkuat pelukannya dengan kakinya menindih kaki istrinya sambil menciumi tengkuk istrinya dengan lembut.
"Kak sudah geli ... jangan mulai la ... kata Naira teriak."
"Mulai apaan sih kata Angga pura pura tak tahu tapi masih menciumi istrinya.
Sudahla ... hentikan ... aku mau ke kamar mandi nih ... kata Naira."
"Dia takut akan terhipnotis seperti kejadian yang sudah sudah."
"Cium aku dulu ... beri aku " Morning Kiss " kata Angga."
"Ah ... ga mau ... bau ... belum mandi ... kata Naira."
"Ya sudah ... sampai nanti malam kita akan begini terus ... kata Angga."
"Bagaimana bisa aku mencium, kamu aja memelukku dari belakang ... kata Naira mencari ide."
Anggapun memutar tubuh istrinya menghadapnya dengan kaki masih menindihnya.
"Jangan berpikir mengelabuiku ... kata Angga tersenyum."
"Cepat lakukan ... kalau tidak ... aku yang melakukannya kata Angga tersenyum licik."
Naira pun mencium kening Angga. "Sudah ... kata Naira."
Itu namanya ciuman mamak ke anaknya.
"Ulangi ... kata Angga."
Naira pun mengecup bibir Angga. "Sudah ... kata Naira."
"Itu namanya ciuman selamat malam kata Angga.
"Ulangi ... dengan benar kata Angga."
"Salah melulu ... kapan benarnya seperti ujian sekolah aja kata Naira."
__ADS_1
"Mau ... apa enggak ... kata Angga geregetan."
"Ya sudah kita begini terus saja semalaman kata Angga sambil memandangi Naira dengan pandangan mesumnya hihihi.
"Iya ... iya ... aku lakukan kata Naira."
Nairapun kembali mendekatkan bibirnyake bibir Angga tiba tiba Angga langsung menyambutnya dan menikmatinya seperti yang biasa dia lakukan lama dan lama
sampai Angga merasa puas.
"Nah ... ini baru benar kata Angga sambil melepaskan pelukannya dan tersenyum."
"Kalau ini bukan morning kiss namanya kata Naira bangun dari tempat tidurnya.
"Lalu apa ? tanya Angga."
Morning until Night Kiss kata Naira sambil lari ke kamar mandi.
Anggapun tertawa mendengarnya.
Selesai cuci muka dan menggosok gigi Naira menyiapkan air hangat untuk kak Angga.
Setelah itu ke lemari pakaian dan menyiapkan baju yang mau di pakai pulang.
" Ya ... jawab Angga."
Kemudian Naira membantu Angga duduk di kursi rodanya dan membawanya ke kamar mandi.
"Ga ... mau mandi sekalian ra ... kata Angga tersenyum."
"Kakak mandi aja dulu aku beres beres tempat tidur ... kata Naira menghindar."
Setelah selesai Nairapun menolong Angga.
Dan diapun langsung mandi.
Selesai berpakaian dan dandan Naira dan Anggapun pergi ke meja makan untuk sarapan.
"Tumben telat kata mama tersenyum."
"Sudah la ma ... urusan anak muda ... yang penting kita sudah tenang kata papa."
"Biasa la tante ... namanya juga penganten baru kata Yoga tersenyum."
Nairapun mengambilkan beberapa makanan untuk Angga sarapan dan menyiapkan susu kurma untuknya.
__ADS_1
Papa dan mama merasa senang melihat mereka berdua.
"Ra ... kakak g diambilin nih ... kata Dirga tertawa."
"Sini Ara ambilin kata Naira tersenyum."
"Hus ... kamu ini suka ngerjain orang aja kata Mahes kepada Dirga."
"Makanya ... kamu cepetan nikah Dirga kata Angga."
"Ye kak Angga ... kami sekalipun belum kamu malah sudah 2 kali ... enak banget ... kata Dirga bercanda ke Angga."
Semuanyapun tersenyum termasuk Yoga.
"Sudah ... sudah ... selesaikan sarapan kalian masing masing."
"Ingat hari ini kita pulang kata papa."
Selesai sarapan Naira membawa Angga ke taman belakang untuk berjemur seperti biasa. Dia melakukan ritual ritual seperti biasanya juga.
"Sudah enakan kakinya ... kata Naira."
"Sudah ... kata Angga."
"Nanti pulang dari sini kita kontrol ke dokter ya kak ... kata Naira."
"Mana tahu sudah bisa pakai alat bantu jalan atau kruk."
"Iya ... kata Angga tersenyum."
"Sudah yuk kita masuk ... kita harus beres beres nih ... kata Angga."
"Ya ... kata Naira sambil mendorong kursi roda Angga."
Nairapun meminta tolong mbak Jum untuk membantunya mengepak barang barang bawaannya.
Tepat jam 11 semuanya sudah berkumpul di ruang tamu vila, mereka akan pulang menuju kota M termasuk Naira dan Angga.
Penerbangan dari pulau P ke kota M tepat jam 1 siang. Mereka pun segera berangkat supaya tepat waktu.
Tepat jam 1.10 pesawat yang mereka tumpangi lepas landas. Akhirnya merekapun tiba di kota M tepat jam 2.30
Setelah selesai mengambil barang bawaannya merekapun langsung pulang ke kediaman Sukma Wijaya.
Jangan lupa like dan komennya ya untuk meningkatkan cerita ini, bila perlu dukung karya perdana saya ini dengan memberikan vote yang banyak. Terima kasih yang tak terhingga ... Love you all.
__ADS_1