Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya

Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya
EPISODE 99. PERLOMBAAN 2


__ADS_3

**Hei sahabat de'arys


Para readers ... jangan lupa ya tetap berikan like dan komennya


serta berikan vote dan rate nya supaya saya tetap semangat dan lebih kreatif lagi menyelesaikan cerita ini ... ciayooooo.


Thank you all ... love you ❤ de'arys❤


**HAPPY READING**


Merekapun bermain lempar bola basket bersama sama. Permainan di bagi menjadi tiga ronde ronde pertama masing masing pemain melempar bola dengan waktu dan perolehan nilai. Ronde ke dua, ketiganya melakukan lemparan bersama sama dengan waktu dan perolehan nilai.


Ronde ke tiga tiap peserta di adu masing masing dengan waktu dan perolehan nilai.


Kalian ini seperti bocah saja kata Nsira duduk sambil makan eskrim yang dibelinya.


Ronde pertama ... ternyata perolehan poin mereka sama tak ada bola satupun yang meleset.


"Wow ... kalian hebat kata Naira gembira."


Ronde ke dua mereka bersiap siap melempar bolanya secara bersama sama dalam waktu yang sama. Ternyata Dea dan Mahes seri sedangkan Dirga kalah karena ada yang meleset satu.


Konsentrasi boy ... kata Dea mengejek ... makanya jangan sok ganteng hahahaaa tawa Dea.


"Eeee memang ganteng kan kata Dirga tersenyum sambil mencolek dagu Dea."


"Kak Dirga kata Dea sebal ... ntar aku kalah kata Dea."


"Kalau kalah ... siap siap aja kena makan Kak Mahes kata Dirga tertawa tawa."


"Diam ... kamu kak ... kata Dea sambil menabok punggung Dirga dengan keras."


"Aw aw ... De ... jafi cewek jangan kasar kasar kata Dirga."


Ronde ke tiga ternyata di menangkan oleh kak Mahes.


"Tu kan ... imi semua gar gara kamu kak kata Dea sambil mencubit lengan Dirga."


"Au .. au ... sakit Dea kata Dirga. Kok jadi aku yang disalahkan."


Dea pun menyerah kalah dalam diam.

__ADS_1


"Ya ... sudah la ... aku akhirnya kalah ... manyun Dea."


"Jadi ... apa hadiahnya kak Mahes tanya Naira penasaran."


"Kita makan aja dulu yuk ... aku lapar nih ... kata Mahes."


"Yuk ... kata Naira mengiyakan."


"Ayo de ... ajak Naira."


"Aku kok jadi lemes ya ... perasaanku ga enak ni ... kata Dea."


"Ayolah kakak bantu kata Dirga sambil menggandeng tangan Dea."


Dea pun ikut aja apa kata Dirga dan menuju restoran yang Mahes suka.


Setelah duduk Mahes pun memesan makanannya.


Kalian pilihlah mau makan apa kata Mahes.


"Waaaa ... pesennya jangan banyak banyak ya ... aku ga ada duit ni bust bayar kata Dea cemas."


"Dirga yang mendengarnya tertawa. Rasain ... kata Dirga."


"Selamat ... kata Dea sambil mengelus Dada dan tersenyum."


"Kamu yang bayar makanan ini Dirga ... kata Mahes tegas."


Apaaaa ... teriak Dirga ... kok aku ... kata Dirga."


"Kamu kan kalah juga kata Mahes."


"Sabar ya kak ... kata Dea sambil menepuk nepuk pundak Dirga dan tersenyum."


"Kamu De ... De ... siap siap aja hahahaaa kata Dirga."


"Sudah makan dulu ... kata Naira ... aku sudah lapar ni."


Mereka pun makan dengan nikmat sesuai selera pesanan mereka masing masing.


"Kamu De ... temani aku seharian besok kata Mahes."

__ADS_1


Dea yang sedang makan pun tiba tiba tersedak dan terbatuk batuk.


"Yang sabar ya De kata Dirga tersenyum sambil menepuk nepuk punggung Dea."


Naira pun memandang kak Mahes dengan heran.


Ga ada protes protes ... kita bermain fair kata Mahes.


"Iya ... kata Dea tersenyum kecut."


Kamu tunggu aja besok kabarnya. Jangan matiin ponselmu ... kata Mahes tegas."


"Baiklah ... jawab Dea manyun."


Dirga yang melihat muka Dea pun akhirnya tertawa.


"Yuk pulang kak ... suami aku sudah nungguin di rumah kata Naira."


"Yuk ... kata Dea."


"Sudah kamu bayar dulu sana kata Mahes pada Dirga."


"Aku pulang dulu ya ra, kak ... kata Dea."


"Hati hati ya De ... kata Naira."


"Mana Dea ... tanya Dirga."


"Sudah pulang duluan dia ... kenapa ... kamu suka sama dia kata Mahes."


"Lucu ... menggemaskan sih ... goda Dirga ke Mahes."


"Sudah ... ayo pulang ... kasihan Naira sudah capek kata Mahes."


"Kalian hati hati pulangnya kata Mahes. Aku nunggu pak Jamal jemput."


Bareng kita aja kak ... kata Naira."


"Aku masih ada kerjaan yang harus aku ambil di kantor ... kata Mahes."


Sudah sana ... jangan kuatirkan aku ... I'm fine ... kata Mahes."

__ADS_1


"OK la ... bye ... kami pulang duluan."


__ADS_2