Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya

Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya
EPISODE 97. SYUKURAN


__ADS_3

**Hei sahabat de'arys


Para readers ... jangan lupa ya tetap berikan like dan komennya


serta berikan vote dan rate nya supaya saya tetap semangat dan lebih kreatif lagi menyelesaikan cerita ini ... ciayooooo.


Thank you all ... love you ❤ de'arys❤


**HAPPY READING**


Hari ini tepat 4 bulan usia kandungan Naira. Bu Herlina dan pak Anugrah ingin mengadakan acara syukuran dan selamatan kehamilan Naira.


Di percaya oleh keluarga Sukma Wijaya bahwa tepat 4 bulan bayi dalam kandungan merupakan saat dimana ruh telah ditiupkan ke dalam janin yang telah tumbuh di kandungan seorang ibu.


Maka sangat dianjurkan untuk semua ibu yang tengah memasuki usia kehamilan empat bulan untuk merangsang komunikasi kepada calon bayi dengan bacaan doa doa.


Adapun tujuan diadakannya syukuran dan selamatan empat bulanan adalah sebagai rasa syukur atas amanah besar dan berharga yang diberikan Tuhan kepada anak mereka Angga dan Naira juga untuk mendoakan si janin agar selalu diberikan keselamatan dan kebaikan agar menjadi anak yang shaleh atau shalehah.


Semua anggota keluarga Sukma Wijaya serempak memakai baju seragam berwarna putih yang sengaja di pesan bu Herlina di butik langganan mereka.


Naira terlihat sangat cantik dusuk di samping suaminya yang tersenyum bahagia.


Mereka juga mengundang anak anak panti asuhan untuk mendoakan mereka.


Para saudara, kerabat, tetangga, relasi, dan tamu undangan diundang untuk mendoakan calon cucu mereka.


Semakin banyak yang mendoakan cucunya semakin baik pikir pak Anugrah.


Makanan dan minuman sudah mereka pesan di katering langganan mereka


Bingkisan yang akan di bawa pulang para tamu , kerabat, saudara, tetangga, dan relasipun sudah disiapkan

__ADS_1


Tak lupa bingkisan untuk anak anak panti asuhan dan santunannya.


Semua keluarga merasa sangat sangat bahagia.


Ajens, Sekar, dan geng domprengpun tak ketinggalan datang di acara 4 bulanan.


Mereka merasa sangat senang akan mendapatkan keponakan hehehehe.


Acara dimulai dengan ucapan selamat datang untuk semua yang sudah datang dilanjutkan dengan bacaan bacaan doa dan ucapan syukur atas karunia yang diberikan kepada keluarga Sukma Wijaya.


Pah Anugrah dan bu herlina pun merasa terharu dan menitikkan air matanya.


Angga dan Naira tak henti hentinya berdoa dan mengucapkan syukurnya.


Mahes dan Dirga juga berdoa untuk kesehatan dan keselamatan calon keponakan mereka.


Acara selanjutnya adalah menikmati hidangan yang disediakan.


"Selamat ya ra ... kata dokter Pandu yang datang bersama anaknya Diandra dan mengulurkan tangannya menyelamati.


"Eee iya mas Pandu terima kasih sambil membalas jabat tangan Pandu."


"Wah ... tante cantik msu punya dedek bayi ya ... kata Diandra dengan gembira."


"Iya ... anak manis kata Naira sambil mengelus rambut Diandra dan memelulnya."


"Apa kabar bro ... kata Angga yang datang langsung menjabat tangan Pandu."


"Kabar baik juga bro ... balas Pandu tersenyum."


"Selamat ya ... ntar lagi ada si junior kata Pandu masih tetap tersenyum."

__ADS_1


"Thanks bro ... jawab Angga."


"Maaf ya anak manis ... om ada perlu sebentar sama tantenya ... kata Angga kepada Diandra dengan lembut."


Diandra pun melepas pelukannya dan menggandeng tangan papanya.


"Maaf ya Pandhu ... kami tinggal dulu kata Angga."


"Maaf ya mas Pandhu kata Naira tersenyum."


"Ada apa si sayang ... jangan bilang ya ... kamu cemburu kata Naira."


"Ehem kata Angga mengangguk memandang Naira sayang."


"Ampyunnnn deh ... jangan mulai ... ini acara syukuran dan selamatan anak kita sayang ... kata Naira sambil mencium pipi Angga."


"Udah ... ayo ... kita berdua duduk disana aja."


Mereka pun duduk di tempat meteka semula duduk.


Setelah acara menikmati dan menyantap hidangan selesai mereka duduk kembali dan mendengarkan sedikit kultum setelah itu pembacaan doa untuk si janin dan kedua orang tuanya. Dilanjutkan dengan acara pembagian bingkisan dan santunan oleh keluarga Sukma Wijaya.


Angga bertugas membetikan bingkisan sedangkan Naira yang bertugas membagikan santunan.


Semuanya mendoakan Naira dan janinnya. Naira dan Angga tersenyum dan merasa bahagia


Papa dan mamapun tak kalah bahagia menyalami para kerabat, relasi, saudara, tetangga, dan para tamu undangan yang mengucapkan selamat.


Mahes dan Dirga pun tersenyum bahagia sambil ikut membagikan bingkisan yang sudah disiapkan.


Semua merasa bahagia akan kedatangan calon keluarga baru mereka

__ADS_1


__ADS_2