
Pagi ini suasana di villa cukup rame beberapa kerabat dan tamu undangan sudah datang memenuhi ruang tamu di villa. Halaman vila juga sudah di dekor menjadi sangat indah oleh ahlinya. Dengan ornamen oramen dan bangku bangku yang sudah di dekor seperti taman surgawi.
Pak Anugrah memang sengaja menyewa ahli dekorasi terpopuler di pulau P dengan konsep yang sangat memuaskan.
Mereka di undang untuk menyaksikan pernikahan Angga dan Naira.
Beberapa pengawal sudah disiapkan papa untuk memastikan acara ini berjalan dengan lancar. Papa tidak ingin Naira mencoba kabur kembali.
Hari ini untuk kedua kalinya Angga akan mengucapkan ikrar perkawinannya. Angga duduk dikursi roda dengan tampannya berbaju tuksedo putihnya dengan senyum yang mengembang. Jelas jelas tergambar kebahagian di wajahnya yang tampan.
Sedang Naira memakai gaun putih yang pas dibadannya dengan hiasan mutiara di bajunya dan mahkota serta juntai transparan di kepalanya. Hari ini Naira benar benar cantik bagaikan bidadari. Sesuai konsep yang diusung yaitu taman surgawi.
Sengaja pesta digelar hanya untuk saudara dan kerabat saja karena waktu yang tidak memungkinkan.
Banyak yang berbisik bisik dipesta ini. Banyak gosip yang menyebar dengan tidak jelas dan buruk.
Hussss ... jeng kasian ya si Naira ... dia harus membalas hutang budi dengan menikahi orang cacat.
Ada pula yang bergosip hamil duluan makanya dinikahkan dan bla ... bla ... bla .
Untuk menghindari simpang siur dan gosip gosip yang menyebar akhirya papapun menjelaskan semuanya.
Bahwa mereka menikah karena dasar cinta dan tidak ada balas budi atau hamil duluan.
Serta mereka menikahkan keduanya karena tidak mau kehilangan anak kesayangan mereka Naira. Semuanya akhirnya mengerti dan paham.
Setelah acara janji ikrar pernikahan selesai dan dinyatakan sah ... merekapun didudukkan dalam pelaminan yang sederhana tapi berkesan mewah. Saling memasukkan cincin dijari masing masing dan saling memberikan suapan makanan tanda kasih sayang.
__ADS_1
Didalam pesta dipasang layar proyektor yang besar mempertontonkan kebersamaan Angga dan Naira yang penuh dengan suka cita. Angga pun dan Naira saling pandang menyaksikan video yang dipertontonkan. Video kebersamaan mereka berdua. Entah kapan diambilnya mereka juga tidak tahu.
"Papa ini ... memang kata Angga dalam hati dan tersenyum."
"Senyum ra ... kata kak Angga."
Ara pun tersenyum dengan terpaksa.
Acara berlangsung dengan meriah ... semua menikmati acara dengan suka cita.
Makanan dan minuman yang dihidangkanpun istimewa ... semua tampak sederhana tapi keren.
Acara ini adalah acara yang benar benar membuat Angga bahagia berbeda dengan Naira ... acara ini membuatnya sesak nafas artinya acara yang membuatnya tak nyaman tapi dia tetap harus tersenyum dan bahagia di tengah tengah saudara dan kerabatnya.
Selanjutnya Angga dan Naira di bawa ke taman depan rumah untuk berfoto bersama semua keluarga.
Waktunya pelepasan balon kata pembawa acara. Semua saudara dan kerabat membawa balonnya masìng masing Angga dan Naira pun membawa balon banyak dengan satu ikatan yang dipegang bersamaan. Mama dan papa juga ikut berpartisipadi membawa balonnya. Kak Mahes dan kak Dirga tak mau ketinggalan. Pak Sobri, pak Jamal, bi Sarmi, mbak Jum, pak Kurdi beserta istrinya dan semua pelayan serta pegawai membawa balon masing masing.
Pembawa acara mengumumkan pada hitungan ketiga diharapkan melepaskan balon bersama sama dengan diiringi doa dan harapan untuk kedua pengantin.
Semua sudah tidak sabar melepas balonnya. Anak anak sudah pada ribut sendiri sendiri.
Semua siap kata pembawa acara. Fotografer yang disewa papa pun sudah siap mendokumentasikan acara yang meriah ini.
1 ... 2 ... 3 ... semua melepas balonnya sambil berteriak suka cita. Mereka semua memberikan doa dan pengharapan yang baik dan indah untuk kedua mempelai.
Acara pernikahan ini adalah acara yang sangat indah dan penuh kekeluargaan. Acara yang mungkin tak akan terlupakan.
__ADS_1
Semuanya menjabat tangan Angga dan Ara dan mengucapkan selamat berbahagia.
Semua sepupunya memeluk Ara dengan bahagia ...
"Selamat ya sayang ... be happy kata yulia dan Kayla sepupunya sambil mencium pipi Naira.
Tak ketinggalan Nadia yang datang bersama pacar bulenya Dave juga memberikan selamat ...
"hi sis ... I am happy for you katanya dan memeluknya dengan bahagia."
"Doain ya menyusul secepatnya kata Nadia tersenyum"
"Ngarep dot com yeee kata Yoga sepupu laki lakinya."
Semuanya pun tertawa bersama sama.
"Selamat ya big bro kata Delan dan Yoga kepada Angga."
"Mahes dan Dirga pun memberikan selamat ke kakak tertuanya."
"Jaga Ara baik baik kak. Aku ga rela kalau dia kau sakiti ... bisik Mahes ditelinga Angga."
Pembawa acara mengumumkan acara terakhir adalah foto dengan pengantin.
Semua pun ingin berfoto bersama sama dengan gembira.
Hari ini adalah hari yang membahagiakan buat keluarga Sukma Wijaya terutama bu Herlina dan pak Anugrah.
__ADS_1