
Ayo mendukung karya perdana saya ini dengan memberikan like dan komennya.
Jangan lupa berikan vote yang banyak
Biar saya lebih semangat dan semangat lagi ... Ciayoooooo
Love you all ... ❤de'arys❤
Seperti kesepakatan papa dengan Angga waktu itu Angga kebagian tugas untuk pergi ke negara A untuk menggantikan papa.
Hari ini Angga dan Naira sedang bersiap siap untuk keperluannya selama beberapa hari disana.
Mama sibuk membantu menyiapkan perlengkapan obat obatan dan vitamin yang harus dibawa.
"Sudah ma ... ga usah banyak banyak bawanya kata Angga."
"Kamu kan sudah biasa bolak balik kesana kata mama."
"Naira kan baru sekali kesana ... itupun sama mama dan papa waktu masih SMP."
"Surat surat dan dokumen semua sudah siap Angga kata mama."
"Sudah ma ... kata Angga."
"Ingat jaga kesehatan kalian disana kata mama."
"Ra jangan lupa masukkan beberapa baju hangat ya ... kata mama."
"Jangan kuatir ma ... Naira pergi sama kak Angga kata Naira."
"Jaga Ara baik baik ya Angga kata mama."
"Siap ma ... jawab Angga."
"Ya sudah jangan lupa istirahat ... besok kalian mau pergi menempuh perjalanan yang jauh."
"Mama tinggal dulu kata mama keluar dari kamar Angga dan Naira."
Angga dan Naira pun istirahat setelah menyelesaikan persiapan mereka.
Hari ini Angga dan Naira akan berangkat ke negara A. Mereka akan menuju kota SF. Kota yang sangat terkenal dengan berbagai macam universitas unggulan.
Mereka berdua akan melewati lebih kurang 18 jam perjalanan sampai ke tempat tujuan.
Setelah melewati perjaalanan yang melelahkan di pesawat akhirnya merekapun sampai di bandara internasional SF yang merupakan bandara terbesar.
Naira pun merasa senang hari ini hari bahagianya.
"Sayang ... tolong dong fotoin aku ... kata Naira."
"Ya ampun narsis ... kata Angga."
"Cepetan ayo ... kata Angga."
"Ga mau ... Ara pingin foto kak ... kata Ara manja."
"Ya sudah cepetan kata Angga langsung memotret Naira beberapa kali."
"Ayo cepetan kita harus ambil bagasi nih ... kata Angga."
__ADS_1
"Iya ... iya ... sabar kenapa ... dengus Naira."
"Ga bisa lihat orang senang kata Naira."
"Sudah cepetan ... jangan katrok gitu kenapa ... malu maluin aja kata Angga berjalan mendahului Naira."
"Tunggu la ... kata Naira menyusul cepat mensejajari Angga berjalan."
Setelah mengambil barang barangnya lalu mereka langsung keluar bandara.
Angga memesan taxi yang akan membawa mereka ke apartemennya.
Setelah taxi datang mereka langsung ke apartemen tempat Dirga.
Angga langsung membuka pintu apartemen karena dia punya no kode pintu apartemennya.
"Ayo masuk kata Angga pada Naira."
Naira pun masuk mengikuti suaminya.
"Wow ... bagus dan mewah apartemennya sayang kata Naira."
"Jangan katrok ... biasa aja ... kata Angga."
"Coba aku dulu kuliah disini ... pasti sangat menyenangkan imajinasi Naira pun tergambar jelas dan nyata sambil tersenyum."
"Menghayal saja kata Naira."
"Kalau kamu kuliah disini ... belum tentu juga kita nikah kata Angga."
"Iya ya ... mana tahu aku dapat bule tampan dan kaya juga kata Naira sambil tersenyum."
"Sudah sudah ngayal aja kerjanya kata Angga."
"Ayo ke kamar ajak Angga."
"Ini kamar aku dulu ... kalau ada bisnis ke sini ... ya disini aku nginap kata Angga terus terang."
"Yang di dekat ryang tamu kamar Mahes, di sebelah kamar ini kamar Dirga ... kata Angga menjelaskan."
"Oooooo kata Naira dan masuk ke kamar bersama Angga."
Naira langsung membuka tas travelnya.
Dia langsung mengambil 2 bungkus pongmie.
"Sayang aku ke dapur dulu ya ... lapar kata Naira."
"Mau masak ini nih katanya."
"Aku temani ya ... kata Angga sambil memeluk pinggang Naira dan berjalan ke dapur."
Nairapun mengambil panci mau memasak air tapi Angga langsung menegurnya.
"Oiiiii ... memang katrok la istriku tersayang ini ... ngapain masak air hahahaja kata Angga tertawa."
"Terus ... gimana dong kata Naira bingung."
"Ini kran airnya bisa langsung diminum sayang ... fresh dan sehat garansi terjamin."
__ADS_1
"Yang tombol merah ini kran air panas bisa langsung menyeduh mie instan. Yang biru air biasa bisa langsung di minum kata Angga tersenyum."
"Oooooo kata Naira membuka mulutnya dengan lucu."
Anggapun langsung mengecup bibir Naira.
"Sayang ... jangan gitu dong ... ntar ga siap siap ni mie nya kata Naira."
"OK ... deh aku tunggu di sofa ya kata Angga mengerling jahil."
Anggapun berjalan menuju sofa sambil menyalakan televisi.
Nairapu langsung menuju sofa setelah pongmienya siap.
Ini sayang ... kata Naira sambil menyerahkan pongmie untuk Angga."
"Minumannya mana sayang ... kok ga sekalian kata Angga."
"Coba lihat dikulkas ada apa kata Angga."
Naira pun berjalan menuju kulkas dan membukanya.
"Nothing kata Naira"
"Ya ... sudah ... i need fresh water ... kata Angga."
Naira pun mengambil gelas lalu membuka kran tombol biru setelah selesai langsung ke sofa dan melahap pongmie nya.
"Pelan pelan sayang ... kata Angga."
"Hemmm kata Naira sambil makan pongmie nya dengan gembira bagaikan menemukan harta karun yang tak terhingga."
Setelah makan pongmie Naira pun minum airnya.
"Iya ... bener bener seger ya ... hahahaha kata Naira sambil tertawa."
Angga pun tersenyum melihat Naira.
Naira pu bersandar didada suaminya sambil meluruskan kakinya di sofa.
Merekapun lalu menonton dvd yang diputar Angga.
Tiba tiba Dirga pun pulang dan menggoda mereka.
Mesra mesraan terussssss disono disini ... kasian dong yang jomblo ngeces kata Dirga sambil tertawa tawa.
Nairapun duduk dari rebahannya dan mendekati Dirga lalu memeluknya.
"Kak Dirga ... kangen kata Naira tiba tiba."
Dirga pun memeluk dan mengacak rambut Naira.
"Kakak jiga kangen kata Dirga spontan."
Tiba tiba Angga sudah memisahkan mereka.
"Woi ... ada suaminya di sini malah mesra mesraan kata Angga sambil memeluk Naira dan membawanya duduk kembali ke sofa."
Dirga pun tertawa terbahak bahak.
__ADS_1
"Dasar suami pencemburu kata Dirga masih tertawa."
"Ra kakak masuk kamar dulu ... urus tu suami kamu kata Dirga berjalan ke kamarnya."