Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya

Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya
EPISODE 68. PERSIAPAN 2


__ADS_3

Pulang kuliah geng dompreng sudah berada dikediaman Sukma Wijaya. Mereka membantu persiapan pesta resepsi Naira.


"Ga nyangka ra ... kamu nikahnya malah sama kak Angga kata Intan."


"Iya ni ga kasih kabar tahu tahu sudah nikah saja kata yang lainya."


"Kirain lo hamil duluan ra ... kata Dea terus terang."


"Mulut lo de ... jaga itu kata Rayyan."


" Iya ini si Dea mulutnya pedasssss timpal Intan."


"Sekar dan Ajeng muncul bersamaan."


"La tadi bilang g jadi datang kata Yoel ke Ajeng."


"Iya maaf ... tadi kirain kuliah sampai sore ... ternyata dosen ga masuk. Jadi cabut deh kesini kata Ajeng lalu duduk dekat Yoel"


"Ye ... ini ada pasangan baru yang aku ga tahu ya ... kata Naira."


"Ya begitulah ... kata Sekar tersenyum."


"Bagi souvenirnya jadi dua keranjang ya yang itu kata Naira."


Nanti ada 2 meja di depan ya bagi berdua Sekar sama Dea dan Intan sama Ajeng. Yoel dan Rayyan jagain di situ takut souvenir habis minta sama pak Jamal atau mbak Jum. Ok kata Naira."


"Permisi Non ada pizza datang ...kata pak Mahmud penjaga depan rumah Ara."


"Oya pak suruh saja masuk kata Angga."


"Ambil satu box dan 2 minumannya untuk di pos kata Angga."


"Makasih den kata pak Mahmud."


"O .. iya pak sama sama kata Angga."


"Sayang itu pizzanya makan rame rame sama temen teman kamu kata Angga tersenyum."


"Iya ... kata Ara balas tersenyum."


Makan makan ... ini suami aku yang traktir kata Ara tersenyum."


"Ga usah pakai pengumuman ra ... kata Sekar tertawa."


"Mereka pun makan ngobrol dan tertawa bersama."


"Itu ... suamimu ga kamu bagi ra ... kata Ajeng."


"No ... no ... no ... sedang pantang kata Naira."


"Makan saja ... silahkan kata Angga tersenyum."

__ADS_1


"Nanti jatahku berbeda kata Angga tertawa."


Mereka melihat ke arah Angga lalu ke Arah Naira dan tersenyum.


"Aduh ... aku lupa ... aku harus ke rumah sakit nih ... kata Naira mengalihkan pembicaraan."


"Udah ... ga usah sayang ... kakak sudah suruh pak Jamal mampir ke sana ambil kata Angga."


"Syukurlah kalau begitu."


"Pokoknya tugas kalian jaga di depan di bagian souvenir ya ... ingat kata Naira."


"Nanti kita fitting bajunya biar seragam kata Naira."


"Kamu ini ra ... heboh banget kata Dea."


"Heheheee ... Naira pun tersenyum dan meninggalkan mereka."


"Selesaikan ya ... aku ke dapur dulu bikin jus buat suami aku kata Naira ke dapur diikuti Angga."


"Iya nyonya ... kata mereka serempak dan tertawa."


Anggapun tersenyum mengikuti Naira dari belakang.


"Apa senyum senyum kak ... kata Naira."


"Suka aja aku lihat kamu bersemangat dengan resepsi ini kata Angga."


"Sudah ... ga usah dibahas ... sudah lewat kata Ara malu."


"Iya non ... semua cemas nyariin non kata mbak Jum yang lewat tiba tiba."


"Ah mbak Jum ini ... kata Naira malu."


"Ini sayang ... jus kamu da siap kata Naira."


Angga pun menerima jusnya dan meminumnya.


"Mbak ... kamar atas sudah dibersihkan ya kata Naira.


"Ini baru mau dibersihkan non kata mbak Jum."


"Kenapa non kata mbak Jum."


"Itu lo mbak ... baju baju aku yang dilemari paling ujung sudah ga aku pakai dan masih bagus bagus ... mana tahu ada yang mau ... kasih aja mbak kata Naira."


"Wow siap non ... mbak Jum di barisan nomer satu katanya tersenyum."


"Itu foto foto kak Annisa bungkus yang rapi taruh digudang ya mbak bilang hati hati jangan rusak kata Naira."


"Ada lagi non kata mbak Jum."

__ADS_1


"Sudah itu aja mbak Jum ... terima kasih. kata Naira."


Angga dan Naira pun kembali ke ruang tamu menemui teman temannya.


"Wow sudah siap ya kata Naira tersenyum."


Sudah siap nyonya ... kami mau pulang dulu kata mereka serempak.


OK terima kasih my lovely friends kata Naira."


"Jangan lupa ya ... acara hari sabtu jam 1 kata Naira."


"Jam 9 sudah harus disini ya ... gantian dandan kata Naira cerewet."


"Siap kata mereka serempak."


"Ini nyonya ... cerewet bener la sekarang kata Dea sambil melambaikan tangannya."


Kami pulang dulu ya ... kata mereka.


Suasanapun kembali sepi hanya tinggal orang orang yang kerja mendekor pelaminan untuk resepsi.


"Kak ... aku ke kamar mama dulu ya mau ada yang diobrolin kata Naira."


"Aku ikut ... malas juga di kamar sendirian kata Angga."


"Ya sudah ayo kata Naira berjalan berdua ke kamar mama."


"Nairapun masuk ke kamar mamanya."


"Angga langsung gabung dengan Naira dan mama di ranjang."


"Eeee ngapain kalian berdua ini kata mamanya."


"La emang mau ngapain ma tanya Angga."


"Di tanya malah balik tanya kata mama."


"Ma ... Ara kesini mau tanya mama ... makanan yang dipondok 12 pondok kan ... mama maunya apa makanannya kata Naira."


"La terserah Ara aja mama sih ngikut aja kata mama."


Oooo begitu ... jadi terserah Ara ma kak Angga nih ... beneran kata Naira."


"Ya iya lah ... ini kan pesta kalian kata mama."


"Jangan lupa pesan es cendol/dawet ... harus ada ya kata papa mantap."


"Beres pa jawab Angga, itu aja kan."


"Kalau begitu kami ke balik ke kamar kami dulu pa ... ma ... kata Ara berjalan keluar diikuti suaminya."

__ADS_1


__ADS_2