
Papa merencanakan berlibur ke pulau P
Melihat kondisi Angga yang mulai membaik dan membutuhkan udara segar untuk pempercepat kesembuhannya.
Pagi ini semuanya sudah berkumpul diruang keluarga. Papa, mama, Angga, Naira, bi Sarmi dan mbak Jum pelayan rumah sudah bersiap siap. Mereka akan ikut menemani perjalanan kami ke pulau P.
Kak Mahes tidak ikut karena masih banyak yang harus diurus di kantor.
Keluarga Sukma Wijaya sering menikmati liburannya di pulau P, mereka mempunyai villa di sana.
Setelah menenpuh perjalan menggunakan pesawat dan di jemput oleh supir di bandara, akhirnya mereka sampai di villa.
Naira mendorong kursi roda kakaknya menuju ruang tamu villa. Bi Sarmi dan mbak jum membereskan perlengkapan yang dibawa majikannya ke dalam tempat peristirahatannya masing masing.
Pak Kurdi dan istrinya datang menghampiri kami.
"Selamat datang tuan nyonya den Angga dan non Ara kata mereka berdua."
"Eh ... iya pak ...bu ... kata kami semua."
"Rencananya kami mau nginap disini seminggu pak kata papa."
"Pak Kurdi dan istrinya adalah orang yang dipercaya papa menjaga villa keluarga Sukma Wijaya."
Pak Kurdi adalah adik laki laki bi Sarmi. Mereka sudah bekerja ikut papa sejak masih muda. Merekalah orang orang yang terpercaya termasuk pak Sobri dan pak Jamal. Mereka sudah dianggap seperti keluarga oleh kami.
"Ra ... tolong kakak ... kakak mau ke kamar ... kata Angga."
"OK ... siap kata Ara langsung mendorong kursi roda kakaknya."
Papa dan mama melihat kelakuan Ara dengan tersenyum.
__ADS_1
Sampai di dalam kamar Angga merasa gerah dan berniat untuk mandi.
"Ra bantu kakak ke kamar mandi ... kakak mau mandi kata Angga meminta tolong."
"Sebentar kak ... Ara siapkan air hangatnya dulu biar kakak bisa relaxasi kata Naira.
Air hangat adalah satu media terapi yang bisa menyembuhkan penyakit stroke. Yang biasa disebut sebagai terapi hidrostatik dan hidrodinamik.
Air hangat adalah media terapi yang tepat untuk pemulihan cedera. Air yang digunakan memiliki suhu 31 derajat celsius. Kisaran suhu ini cukup aman dan memberikan efek relaksasi bagi pasien, melancarkan sirkulasi darah, menurunkan rasa nyeri dan meningkatkan kemampuan alat gerak.
Setelah menyiapkan semuanya Naira memanggil pak Kurdi untuk membantu kak Angga.
Naira pun menyiapkan baju yang akan dipakai kakaknya dan segera pargi ke dapur.
Di dapur Naira meminta tolong bi Sarmi menyiapkan jus yang biasa Naira buat untuk kakaknya.
"Bi ... tolong tambahkan 2 biji kurmanya ya. Saya tunggu di kamar kakak ... kata Naira."
Sampi di kamar pak Kurdi sedang membantu kak Angga berganti pakaian.
"Di meja sofa aja mbak ... jawab Ara."
Naira pun mengambil minyak gamat yang dibelinya dan duduk di depan Angga.
"Kamu mau ngapain ra ... kata Angga.
"Udah la ... kakak diam aja ... kata Naira sambil memegang kaki Angga dan mulai memijatnya dengan minyak gamat.
Pijat pada pasien stroke dapat memperlancar sirkulasi darah ke otak dan ternyata juga meningkatkan kadar serotonin, mengembalikan memori, dan menurunkan stres dan ansietas (rasa marah). Peningkatan serotonin penting untuk mencegah dan mengurangi depresi, sehingga stroke berulang dan penyakit jantung coroner dapat dihindari.
"Bauuuuu ... apaan sih itu ? kata Angga."
__ADS_1
"Bawel kakak ini kata Naira sambil tetap memijit."
Akhirnya Anggapun diam sambil memperhatikan Naira.
Entah kenapa hatinya sangat senang adiknya ini selalu memperhatikannya.
"Aduh ... aduhhhh ... sakit ra ... kata Angga kesakitan.
"Tahan kenapa ... seperti anak bayi aja kata Naira tertawa."
"Apa kamu bilang kata Angga sambil mengacak acak rambut Naira."
"Aduh ... waduhhhhh kata Angga menjerit."
"Jangan acak acak rambutku ya kalau enggak ... sambil memijat kaki angga dengan keras."
"Aduh ... waduhhhhh kata Angga menjerit lagi."
"Ini orang sakit kok dibuat mainan kata Angga."
"Makanya jangan bawel ... cukup rilex aja kaya Naira tertawa.
Setelah memijat Nairapun memberikan jus pir campur apel dengan tambahan kurma.
"Harus di habiskan ... pokoknya ga mau tau harus habis ... kata Naira mengancam."
"Iya ... suster galakkkkk kata Angga sambil tersenyum."
"Besok aku pecat kata Angga tertawa.
"Apa .... kata Naira pura pura marah."
__ADS_1
"Udah kakak istirahat dulu aja. Aku ke kamar ya. Kalau ada apa apa telepon aja kata Ara pergi menuju kamarnya.
Jangan lupa like dan komennya ya untuk meningkatkan cerita ini, bila perlu dukung karya perdana saya ini dengan memberikan koin/poin. Terima kasih yang tak terhingga ... Love you all.