
Ayo mendukung karya perdana saya ini dengan memberikan like dan komennya.
Jangan lupa berikan vote yang banyak
Biar saya lebih semangat dan semangat lagi ... Ciayoooooo
Love you all ... ❤de'arys❤
Setelah seharian hanya di rumah saja kemarin, akhirnya hari ini Angga, Naira dan Dirga berencana jalan jalan bersama. Mereka ingin menghilangkan suntuk bersama sama.
Mereka sudah menyusun rencana sebelum memulai kegiatan mereka menjelajah tempat tempat wisata di kota SF. Angga dan Dirga sudah hafal seluk beluknya. Mereka berdiskusi dengan Naira tempat tempat mana saja yang ingin dia kunjungi.
Banyak tempat di kota SF yang sangat sangat menarik.
Naira pun sudah membuat daftar tempat tempat yang harus dia kunjungi mumpung bisa berada di sini. Belum tentu dia bisa ke sini lagi pikir Naira.
Angga pun sudah mengeluarkan mobilnya dari tempat parkir di lantai bawah apartemennya.
Papa sengaja memfasilitasi anak anaknya hanya dengan satu mobil dan satu motor yang harus mereka pakai secara bersama sama.
Hal pertama yang di inginkan Naira adalah pergi ke jembatan emas.
Jembatan emas adalah jembatan gantung yang mengubungkan SF dengan MC. Jembatan yang menjadi ikon di kota SF.
"Kak Dirga ... fotoin ya kata Naira yang sudah menggandeng Angga untuk berfoto ditepi jembatan emas."
"Kalau aku di ajak cuma jadi juru foto aja mendingan aku pulang kata Dirga bercanda."
"Eeeeee ntar la kita foto bertiga ... kata Naira."
"Aku kan mau foto foto sama suami aku kata Naira manja."
Setelah melakukan berbagai gaya foto akhirnya mereka melanjutkan perjalanannya menuju ke tempat berikutnya yaitu Pulau ALZ.
__ADS_1
Pulau ALZ merupakan sebuah pulau yang berada di tengah selat SF.
Pulau ALZ adalah sebuah pulau yang menjadi tempat nasional bersejarah dan menjadi bagian dari wilayah rekreasi nasional.
Tak lupa Naira pun berfoto foto manja.
"Ra ... kita ke FWH dulu ya kata Angga pada istrinya."
"Baiklah kata Naira sambil tersenyum ke arah suaminya yang sedang menyetir."
"Ga enak sekali lah ... aku ini kata Dirga di kursi belakang."
"Kenapa kak ... kakak sakit tanya Naira."
"Nyamuk ... nyamuk ... nyamuk ... kata Dirga."
"Angga yang mendengar pernyataan adiknya pun tertawa."
"I'm so sorry my brother kata Angga."
"You must understand about that."
"Hemmmm hemmmm jawab Dirga."
"iiiìiiiii .... siapa pula yang manja ... Ara biasa biasa aja kok ... kata Naira."
"You see ... that my brother kata Angga."
"Yup ... She looks so diffrent."
Akhirnya merekapun sampai di WHF. Setelah memarkir mobilnya mereka pun menyusuri jalan menuju ke pantai.
"Wow ... sayang tahu aja tempat kesukaan aku kata Naira bergelayut manja pada suaminya lalu berjinjit mencium pipi suaminya."
__ADS_1
"I love this place kata Naira senang."
"Ingat ... ini ada upahnya bisik Angga ke istrinya."
Nairapun menghentikan langkahnya lalu memandangi suaminya dan berbisik.
"As you wish my lord bisik Naira."
"Anggapun tertawa terbahak bahak mendengar bisikan Nair."
Dirga pun cuma bisa menggelengkan kepala melihat dua sejoli di depannya.
WHF merupakan suatu lingkungan dan tempat wisata terkenal di SF. Wilayah wisata ini mencakup daerah tepi laut dengan area wisata ini juga mencakup ramai wisatawan dimana para wisatawan dapat menikmati restoran, tempat belanja sovenir, serta tempat belanja terbaik untuk membeli coklat dan pakaian.
Selain itu, WHF juga terkenal dengan adanya toko roti yang menjual aneka macam jenis roti.
"Sayang ... kita kesana yuk ... Ara mau beli oleh oleh dulu kata Naira semangat."
Angga dan Dirgapun mengikuti semua kemauan Naira.
Naira membeli berbagai macam sovenir lalu berjalan menuju toko coklat dan membeli beberapa coklat yang dia suka.
"Sayang ... tolong bawain kata Naira manja pada suaminya."
"Dirga cuma tersenyum kepada kakaknya."
Setelah puas membeli coklat Naira mengajak Angga ke toko pakaian.
Naira membeli baju yang dia inginkan sebuah baju pantai dengan punggung terbuka dan tali yang diikatkan di belakang lehernya dan akan menampakkan belahan candi candinya dengan panjang sebatas paha.
"No ... no ... no ... kata Angga tidak setuju."
"I want it ... baby ... kata Naira."
__ADS_1
"It'so sexy honey ... i don't like you wear this kata Angga."