Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya

Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya
EPISODE 65. MALAM PERTAMA NAIRA


__ADS_3

Terdengar jelas bahwa Angga baru saja menjelaskan posisinya sekarang ini.


ya ... ya ... ya ... posisinya adalah sorang istri.


Tak terbantahkan lagi aku adalah istri dari Erlangga Sukma Wijaya yang sah di mata hukum dan agama.


Semua tugasku sebagai istri sudah aku lakukan dengan baik. Tapiiiiii ... ya ... kewajibannya untuk memberikannya kenikmatan surga dunia belum aku penuhi. Kebutuhan yang selama ini di inginkan dan diharapkan oleh suaminya.


Naira merasa belum bisa ... entah kenapa dia selalu menghindar.


Dia merasa belum siap padahal setiap berdekatan dengan Angga dia selalu merasa sesak nafas.


Naira takut terhipnotis dan terhanyut akan sentuhan suaminya ... hello ...


Dengan lembut Angga mengajak Naira untuk ke ranjang dan Naira pun mengikutinya.


Anggapun membisikkan sesuatu ke Naira dengan lembut.


"Apakah selamanya kamu mau jadi istri yang durhaka kata Angga."


Perkataan Angga kali ini seperti menombak perasaannya yang paling dalam pelan lembut tapi sangat menohok.

__ADS_1


Nairapun terkejut mendengarnya dan spontan menjawab ... "Tidak mau ..."


"Anggapun tersenyum mendengar jawaban Ara."


"Kamu mau pilih mana surga ... apa neraka bisik Angga lagi dengan lembut."


"Surga ... jawab Naira."


"Ayo kita kesurga bersama malam ini kata Angga tersenyum."


"Aku ingin pergi ke sana bersamamu malam ini bisik angga kepada Naira."


"Ini namanya jebakan maut ... kata Naira tersenyum."


"Surga ... apa neraka ... kata Angga sekali lagi menegaskan.


"Iya ... iya ... surga ... kata Naira lalu duduk lebih mendekat ke Angga di ranjang"


Angga pun tersenyum senang melihat tingkah istrinya.


Angga kembali mendekati Ara istrinya dan menciumi rambut istrinya manja.

__ADS_1


Nairapun tidak menolak kegiatan suaminya itu.


Angga mulai mencium istrinya dengan kelembutan dan kasih sayangnya. Selalu ingin memeluk dan memanjakan istrinya dengan penuh kasih sayangnya.


"Malam ini kita akan menjelajah di taman surgawi bersama sama dan menebar benih benih cinta kita bisik Angga di telinga istrinya sambil tersenyum penuh kebahagiaan."


Nairapun hanya tersenyum manja memandang ke arah suaminya membuat Angga mabuk kepayang.


"Kamu sudah siapkan menjelajah bersamaku ... kata Angga masih dengan senyumannya yang penuh arti ke istrinya."


"Iya ... kata Naira dengan wajah yang memerah dan tersenyum manja di depan suaminya.


Angga mencium Naira sambil terus berselancar menjelajah ke sana kemari bersama Naira. Naira pun merespon setiap selancaran dan jelajahan Angga hingga mereka menikmati nikmatnya surga dunia dan menebarkan benih benih cintanya. Naira merasa dirinya melayang entah keberapa kalinya bersama dengan suaminya dan mendarat dengan lembut dalam pelukan suaminya yang sangat tampan itu.


Ya Naira ternyata merasa sangat sangat bahagia.


Malam itu menjadi malam tak terlupakan bagi Naira. Malam pertama dan malam yang terindah bagi mereka berdua. Mereka seperti tersihir aura cinta mereka. Mereka menjelajah dan menjelajah lagi dan lagi sampai mereka puas dan kelelahan sampai tertidur dengan pulas. Malam sebagai pasangan suami istri yang saling mencintai dan menyayangi.


Pagi hari nya Angga merasa sungguh sungguh bahagia. Dia merasa luar biasa. Apa yang selama ini dia inginkan dan harapkan terkabul. Naira memenuhi semua keinginannya. Naira sudah menjadi istrinya sepenuhnya. Anggapun tersenyum bahagia disamping Naira yang masih tertidur lelap. Tak henti hentinya dia mencium Naira yang sedang tertidur di sampingnya dengan lembut.


"You are mine, Naira."

__ADS_1


"I love you so much" ... kata Angga sambil mencium pucuk kepala istrinya lembut.


Aku akan selalu melindungi dan menyayangimu istriku tercinta kata Angga dengan senyum lebar penuh suka cita.


__ADS_2