Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya

Takdirku Menikah Dengan Duda Kaya
EPISODE 91. COUVADE SYNDROME


__ADS_3

Hei sahabat de'arys para readers.


Jangan lupa ya tetap berikan like dan komennya


serta berikan vote dan rate nya supaya saya tetap semangat dan lebih kreatif lagi menyelesaikan cerita ini ... ciayooooo.


Thank you all ... love you ❤ de'arys❤


Happy reading.


Angga, Naira, dan Dirga pun sarapan bersama sama.


"Yuk ... sekarang kita ke rumah sakitnya kata Dirga."


"Baiklah kak ... jawab Naira."


"Tunggu dulu ya ... Ara ambil tas dulu."


"Kak Dirga bantu bawa kak Angga ya ke mobil pinta Naira."


"OK ... kata Dirga dan memapah Angga menuju ke mobil."


Mereka langsung menuju rumah sakit SFR. Naira di bantu Dirga langsung ke pendaftaran dan mengisi apa yang diperlukan.


Setelah semuanya selesai dan menunggu di ruang tunggu merekapun di panggil untuk masuk ke kamar periksa.


"Ayo sayang kita periksa ... kamu ini sebenarnya sakit apa kata Naira."


Seorang perawat mempersilahkan kami masuk dan membantu kami untuk memeriksa suhu tubuh dan tensi darah.


"It's normal ... kata perawat itu."


Lalu dokter yang bertugas datang dan dokter itu langsung ....


"Hei ... Angga ... what's wrong with you katanya memegangi muka Angga sambil terlihat sedih."


Hei helloooo aku istrinya ... jangan pegang pegang suami aku ... batinku sebal.


Dia pun lalu memeriksa Angga secara seksama sesuai kaidah dan tata cara kedokteran yang sudah di ajarkan.


Tapi hati ku ... sakitttt entah kenapa melihat dia memeriksa suamiku ... aku tidak rela kataku dalam hati.

__ADS_1


Tapi aku tak berdaya karena pada kenyataannya ... Angga butuh di periksa.


"Oooo ... i see ... katanya. It's OK."


"You don't worry about that katanya lagi."


"You got couvade syndrome."


"Apa itu kataku terkejut"


"Are you married Angga katanya lagi dengan tersenyum."


Lama lama aku merasa sebal di ruangan ini ... tapi aku harus menyelesaikan pemeriksaannya dan harus tahu apa diagnosanya.


"I am married and she is my wife kata Angga sambil memegang tangan ku dengan lembut sambil bangkit dari ruang pemeriksaannya."


Aku merasa senang Angga berkata seperti itu.


Oooo ... congratulation for you katanya sambil memeluk Angga dan mempersilahkan Angga duduk.


"Dasar dokter penggoda ... Jenniferrrrrrr teriakku dalam hati."


Jennifer si dokter penggoda itu memberikan tangannya padaku dan mengucapkan selamat juga kepadaku.


Akupun bingung dibuatnya ... karena aku memang belum mengerti dia mengucapkan selamat untuk apa.


OK ... Let's me explain about couvade syndrome.


It's sympathetic pregnancy (couvade) describes a situation in which otherwise healthy men — whose partners are expecting babies.


"Whattt ... kata Angga ... are you serious?


My wife is pregnant kata Angga lagi dengan sangat bahagia.


"Yea ... katanya Jennifer dengan tersenyum."


"But ... we must check it first katanya lagi."


Akhirnya jennifer pun menerangkan dengan sejelas jelasnya bahwa Angga mengalami sindrom kehamilan simpatik


yaitu dimana suami mengalami gejala-gejala kehamilan seperti yang dialami istrinya ketika mengandung.

__ADS_1


Dalam dunia medis dikenal dengan nama couvade syndrome.


Sindrom kehamilan simpatik ini, membuat


suami mengalami mual, kram, dan gejala kehamilan lainnya. Biasanya, sindrom ini hanya bersifat sementara.


Bisa dibilang, semakin kuat ikatan batin suami dengan sang istri, maka gejala yang ia alami juga lebih intens. Bahkan tak hanya suami ngidam, dia juga bisa mengalami pembengkakan payudara akibat meningkatnya hormon prolaktin, hormon yang membantu produksi ASI pada ibu hamil.


Pada kebanyakan kasus, suami ngidam atau sindrom kehamilan simpatik muncul di trimester pertama kehamilan, juga beberapa minggu sebelum persalinan. Dan biasanya gejala tersebut akan menghilang setelah bayi lahir.


Anggapun memeluk Naira dengan bahagia ... kemudian mencium keningnya dan menyapu bibir Naira dengan bibirnya ... thank you honey kata Angga dengan lembut.


Naira pun terkejut dan tersenyum ... dia merasa puas ... Angga melakukannya di depan Jennifer.


"OH ....so sweet kata Jennifer tersenyum."


Mungkin aku ini juga mengalami sindrom yang aku alami ... sindrom pencemburu ibu hamil ... batinku.


Aku pun diperiksa dan disuruh melakukan tes urine.


Setelah menunggu ... hasilnyapun keluar dan aku dinyatakan hamil 13 minggu menurut perkiraan Jennifer.


Kemudian Jennifer pun menuliskan beberapa vitamin untuk Naira.


Sebenarnya Jennifer ingin mengantarkan kami dan masih ingin mengobrol ... tetapi dia tidak bisa karena masih banyak pasien yang menunggunya.


"Don't forget call me if you have problems katanya pada kami."


"OK ... thanks you kata kami tersenyum.


Kami pun lalu menyelesaikan urusan kami di rumah sakit dan menemui Dirga yang menunggu kami dengan sabar.


"Apa hasilnya ra Tanya Dirga penasaran."


"Kita langsung pulang saja dulu kak ... kataku pada kak Dirga."


"Nanti Ara cerita dirumah kata Naira pada kakaknya Dirga."


Kami pun langsung ke parkiran dan masuk mobil.


Kak Dirga langsung melajukan mobilnya menuju apartemen.

__ADS_1


__ADS_2