
Sebelumnya saya ucapkan terimakasih sama kalian semua yang sudah mendukung dan bersedia membaca karya perdana saya ini serta memberikan like dan komennya.
Semoga kalian terhibur dengan cerita ini.
Yang sudah memberikan vote ... saya sangat berterima kasih 🙏 .
Yang belum jangan lupa vote ya .... biar saya lebih semangat.
Semoga cerita ini lebih baik. Ciayoooooo
Love you all ... ❤de'arys❤
Naira pun asyik membuat jus jeruknya di dapur. Kok sepi sepi aja ya ... kak Angga kok g cari cari aku tersenyum Naira membayangkan kemarahan Angga.
Lagi ngapain ya di kamar ... hehehehe ... pasti bingung tapi gengsi nak kesini batin Naira.
Ah ... biarin saja ... salah siapa diamin aku terus ... emang enak hihihihihiiii
"Hei ... ra senyum senyum sendiri seperti orang gila kata kak Mahes ."
"Habisnya geli sih ... ada yang lucu jawab Naira."
"Apaan yang lucu kata Mahes penasaran."
"Ada deh ... mau tau aja hahaha kata Naira."
"Sudah ah kak ... aku ke kamar dulu ya kata Naira."
"Eeeeee kirain jusnya buat kakak kata Mahes lagi."
"Ye ... enak aja , ini buat sang raja di kamar kak kata Naira tersenyum."
"Makanya cepetan nikah biar jadi raja juga kata Naira tambah tertawa."
Kamu ini ra ... asal omong aja emangnya calonnya tinggal pilih atau beli di pasar kata Mahes tertawa.
Ntar aku cariin atau kenalin deh sama teman teman aku ... mana tahu ada yang cocok kata Naira sambil berjalan ke kamarnya.
"Sok tua kamu ra ... kata Mahes tertawa."
Naira pun masuk ke kamarnya, dia melihat Angga sedang tertidur di atas ranjang dengan memakai handuk di pinggangnya.
"Pantasan dia ga keluar mencari aku ... rupanya tertidur batin Naira."
Naira pun meletakkan jus jeruk dan beberapa camilan yang dibawanya di meja.
Naira membuka pintu pintu lemari yang dikuncinya sambil tersenyum senyum.
Naira pun menyiapkan baju untuk dipakai Angga kalau nanti terbangun.
Nairapun mendekati suaminya dan mencium keningnya lalu mengambil selimut untuk menyelimutinya.
__ADS_1
Tiba tiba Angga sudah menariknya ke dalam pelukannya.
"Aaaaaaaaa.... Nairapun menjerit terkejut."
Anggapun langsung memeluknya kuat dan menjepit tubuh Naira dengan kakinya.
"Sekarang mau lari ke mana kata Angga"
"Naira pun menatap suaminya dan tersenyum ... aku ga akan lari kemana mana sayang ... aku akan tetap disini kata Naira manja."
"Kamu ini sudah jadi istri orang kelakuan masih anak anak kata Angga."
"Aku anak anak yang bisa bikin anak sayang kata Naira sambil menciumi semua permukaan muka Angga."
"Angga pun bingung dengan kelakuan Naira."
"Ra ... kamu ini kenapa ... tanya Angga."
"Aku ga mau kamu diemin aku terus yang kata Naira manja."
Naira lalu mencium suaminya dengan lembut.
Angga masih bingung dengan kelakuan istrinya yang tiba tiba menjadi mesra.
"Naira masih aja bersikap manja dan mesra di pelukan Angga."
Anggapun lupa dengan pembalasan apa yang akan dia lakukan.
"Sayang ... aku makin cinta deh sama kamu kata Naira pada suaminya."
Aku juga makin cinta sama kamu sayang ... balas Angga pada istrinya.
Malam ini Naira dan Angga merasa perasaannya membuncah bahagia.
Pembalasan yang ia inginkan gagal total.
Malam ini dia merasa bagaikan seorang raja yang sedang dimanja hahahaaa.
Dia terlena dan terhipnotis dengan segala tindakan yang dilakukan Naira padanya.
Sampai mereka merasa lega dan puas.
Anggapun terbangun tengah malam dan merasa lapar.
Diapun turun dari ranjang dan memakai baju yang disiapkan Naira tadi.
Angga sebenarnya mau ke dapur mencari makan tapi dia melihat sesuatu diatas meja sofa.
Dia pun memutuskan makan dan minum yang ada saja.
"Hebat kamu ra ... kamu sudah menyiapkan semuanya .... Angga pun tersenyum memikirkan tingkah Naira."
__ADS_1
"I lose and you win .... "
"Hahahahaaaa ... Angga pun tertawa.
Anggapun kembali ke ranjang setelah memakan semuanya. Diapun akhirnya tertidur pulas memeluk dan menemani istrinya.
Keesokan harinya Nairapun terbangun dan sudah melihat suaminya memakai baju yang rapi.
"Sayang ... kamu kok ga bangunin aku sih ... kata Naira menggeliat malas di ranjang."
"Kamu tidur pulas banget sih ... kasihan aku banguninnya kata Angga."
"Sayang ... ada yang mau aku omongin nih ... penting kata Naira."
"Nanti aja ya ... aku buru buru ada meeting pagi ini kata Angga sambil mencium kening istrinya."
"Bilang mama aku ga sarapan ya masih pusing kata Naira kembali tidur."
"Yup ... kata Angga."
Di meja makan Anggapun menjelasksn kalau Naira kurang enak badan jadi tidak ikut sarapan sama sama.
Selesai makan papa, Angga dan Mahes pun segera meluncur ke kantor seperti biasa.
Setelah selesai sarapan dan semuanya berangkat. Mamapun menuju kamar Naira.
Setelah beberapa kali mengetuk pintu akhirnya mamapun masuk kamar Naira dan mendekati Naira dan duduk diranjang.
Mama memeriksa kening Naira, tidak demam kata mama.
Naira pun terbangun dan terkejut melihat mamanya ada disampingnya.
"Ada apa ma tanya Naira sambil menarik selimutnya."
"Angga bilang kamu ga enak badan kata mama."
"Tidak apa apa ma kata Naira."
"Ara cuma kecapaian aja katanya tersenyum malu malu."
"Ooooo ... kalian ini ... berdua sama saja kata mama tersenyum"
"Kapan kasih mama cucu kata mama lagi."
"Mmmmm... Naira pun bingung mau menjawab apa yang terlontor hanya...
"Kami masih berusaha ma katanya."
"Mama tunggu ya ... semoga ada kabar baik."
Naira pun memandang mamanya sambil tersenyum.
__ADS_1
Jangan lupa like dan komennya ya untuk meningkatkan cerita ini, bila perlu dukung karya perdana saya ini dengan memberikan vote yang banyak. Terima kasih yang tak terhingga ... Love you all❤❤❤