
Akhirnya Naira bersekolah kembali seperti dulu, tapi sangat berbeda dengan sekolah Naira dulu dikampungnya. Sekolah Naira yang dulu adalah sekolah yang biasa saja.
Sekarang dia sekolah di sekolah Swasta ternama di kota M. Hanya anak-anak orang kaya saja yang bisa masuk ke sekolah itu.
Awalnya Naira merasa kurang percaya diri tapi lama kelamaan dia bisa menyesuaikan diri.
Naira anak yang pintar dia selalu pegang rangking teratas selama sekolah. Naira berusaha belajar dengan rajin dan giat supaya tidak mengecewakan papa dan mamanya sekarang.
Pak Anugrah dan bu Herlina selalu bangga dengan Prestasi Naira.
Sekarang Naira sudah duduk di kelas XII di sekolah swasta tempat dia belajar. Sekolah Naira adalah sekolah swasta berjenjang dari TK sampai SMA.
Jd dari pertama masuk sekolah, sekolah Naira adalah sama di sekolah swasta."
Naira anak yg supel dan cantik. Semua orang menyukainya.
"Hai ... melamun aja tiba-tiba suara Sekar sahabatnya mengagetkannya."
"oi ... oi ... bangun dari mimpi ...oi ... suara Ajeng tak kalah berisiknya dari suara Sekar."
Sekar dan Ajeng adalah sahabat Naira dari kelas VIII. Mereka selalu bersama-sama dalam suka maupun duka.
"Eeeee...siapa juga yg melamun dan mimpi ...(sambil tersenyum ke teman-temannya)."
"Aku itu lg mikir, kira kira apa yang mau kita tampilin ya buat perpisahan ntar."
__ADS_1
"O ... iya ya .... cari ide yuk ... kata Sekar sambil tertawa."
"Bercanda aja ... serius dong kata Naira."
"Okeyyyy bos ... (sambil hormat kedua temannya ke Naira)."
"Ahayyyy .... tiba-tiba sambil teriak Ajeng memberikan idenya."
"Bagaimana kalau kita tampilin gerak dan lagu ala ala Bluepank gitu ... setuju g?"
"Boleh juga itu usul kamu kata Naira dan Sekar serempak."
"Kita tinggal pilih lagu dan kostumnya. Ajeng pun menjelaskan dengan detail rencananya."
Tiba-tiba bel tanda masuk pelajaran berbunyi.
"Ayolah kita ke kelas ntar kita sambung lagi."
Merekapun pergi ke kelas sambil bersenandung. Di dalam kelas pelajaran dimulai dengan mengerjakan soal-soal matematika. Semuanya pada sibuk masing-masing. Setelah selesai akhirnya semua dikumpulkan dan jam sekolah berakhir.
Mereka bersiap-siap untuk pulang.
Naira berjalan ke parkiran sekolah bersama teman-temannya. Di tengah jalan mereka berpapasan dengan Arka yang tersenyum kepadanya. Mereka pun membalas senyuman Arka.
"Ra ... sepertinya Arka masih suka deh sama kamu. Kata sekar.
__ADS_1
"Udah deh jangan ngacau, kasihan."
"Yeeee padahal dulu suka juga tu ... timpal Sekar sambil tertawa renyah serenyah rempeyek qiqiqiqiii."
"Mana ada sih ... yang berani mendekat kalo bodyguardnya aja pada di sini semua dulu, kata Naira sambil menutup mulutnya."
"iye la tu ... yang anak kesayangan hahahahah tawa Ajeng dan Sekar bersamaan membuat Naira jadi jengah."
"Mana ada ya ... sangkal Naira dengan mulut dimayun-mayunin."
"G usah sok ke imutan deh ra, hahaha tawa Ajeng."
"Emang gue imuttttt kan ... timpal Naira sambil tersenyum kepada sahabatnya."
"Sudah ... sudah, tu ... supir kamu sudah jemput ra, kami pulang dulu ye kata Sekar."
"Da ... da ... anak kesayangan. See you tomorrow.
kata Sekar tertawa sambil masuk kedalam mobilnya ditemani Ajeng yang ikut numpang
#Arka adalah teman satu kelas di kelas VII di sekolah Naira yang naksir berat tapi dia merasa takut dengan keberadaan kakak-kakak Naira di sekolah.
Secara kakak-kakak Naira siswa yang terpopuler di sekolahnya. Pernah mendatanginya dan melarangnya untuk pacaran dengan adiknya.
Walaupun ada yang suka atau naksir hanya bisa dalam hati saja karena kakak kakak Naira akan menjadi bodyguard yang langsung bergerak menghadang siapapun yang mendekatinya.
__ADS_1