
Acara resepsi yang meriah sudah selesai. Semua merasa gembira karena acara berjalan dengan sukses dan lancar.
Keluarga Sukma Wijaya kembali ke kediaman mereka. Semua masuk ke dalam kamar masing-masing untuk membersihkan badan dan istirahat.
"Hari ini sangat melelahkan, kata Naira kepada ketiga sepupunya."
"iya .... jawab mereka serempak dan ikut masuk ke dalam kamarnya.
Merekapun melepaskan aksesoris yang melekat ditubuhnya dan mandi secara bergantian.
Setelah itu mereka berkumpul dan merebahkan badannya di kasur.
"Sepertinya aku akan tidur berjam jam setelah ini kata Yulia semangat."
"iya ... sepertinya kita akan malas keluar ni, timpal Nadia."
"Bagaimana kalau kita sediain makanan dan minuman disini saja, seru Naira semangat."
"Setujuuuuu .... kata mereka serempak sambil tertawa."
Naira pun menelpon bi Sarmi untuk mengantarkan beberapa makanan dan minuman ke dalam kamarnya.
Tok ... tok ... tok ... pintu diketuk setelah 15menit Naira menelpon.
__ADS_1
"iya bi ... masuk saja kata Naira."
"Maaf non ... ini makanan dan minumannya kata pelayan dirumah Naira."
"Bi Sarminya masih repot di bawah non."
"iya mbak ... makasih ya kata Naira.
Pelayan itu meletakkan makanannya di meja sofa dan segera keluar dari kamar Naira.
Ditempat lain Angga da Annisa pun sudah masuk ke dalam kamar. Annisa langsung melepas pernak pernik baju pestanya dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan badannya supaya segar.
Annisa pun keluar kamar mandi mengenakan piyamanya. Rambutnya basah karena dia keramas untuk menghilangkan hairspray di rambutnya yang tebal.
"Wow ... segar rasanya ... kata Annisa sambil berjalan menuju ranjang."
Annisa duduk ditepi ranjang sambil memainkan ponselnya ... melihat-lihat gambar foto-foto pernikahannya yang di share oleh keluarga dan saudaranya digrup keluarga.
Keluar kamar mandi Anggapun melihat istrinya sedang di tepi ranjang sambil memainkan ponselnya. Diapun langsung mendekati istrinya tanpa bertukar pakaian. Angga masih memakai handuk yang dilingkarkannya dipinggangnya dengan rambut yang masih basah.
Anggapun naik ke atas ranjang dan memeluk istrinya dari belakang sambil menciumnya dengan lembut.
"Mas .... apaan sih, geli tahu kata Annisa spontan. Ganti baju dulu sana kata Annisa dengan manja sambil tetap memegang ponselnya. Anggapun tidak menggubrisnya dia mengambil ponsel Annisa dan meletakkannya di meja lampu tempat tidurnya.
__ADS_1
"Yaaaa ... aku kan lagi melihat foto-foto kita mas, kata Annisa."
"Besok kan masih bisa kata Angga."
Angga kembali mendekati istrinya dan menciumi rambut istrinya manja. Hari ini Angga sangat menginginkan istrinya itu.
Annisa membalikkan badannya memandangi Angga dan melingkarkan tangannya di leher Angga dan menciumnya dengan lembut.
Angga membalasnya dengan gairah yang membara da tak tertahankan.
"Malam ini aku akan mencangkul dan menanam bisik Angga di telinga istrinya sambil tersenyum penuh hasrat."
"Hahahaha ... tawa manja Annisa mendengar bisikkan suaminya."
"Kamu ini mas ... sangat lucu dan menggemaskan ... tapi tetap terlihat ganteng kata Annisa."
"Kau siapkan jadi lahanku ... kata Angga masih dengan senyumannya yang penuh arti ke istrinya."
"Ehemmmm ... iyalah ... iya ... kata Annisa dengan manja menggoda di depan suaminya.
Merekapun larut dalam dalam kenikmatan dan kebahagian sepasang pengantin baru.
Merasakan untuk pertama kalinya menjadi pasangan suami istri yang sebenarnya dan menikmati keindahan dan kenikmatan surga dunia.
__ADS_1
Malam itu menjadi malam tak terlupakan yang terindah bagi mereka berdua. Mereka mengulanginya lagi dan lagi sampai mereka kelelahan dan tertidur dengan pulas.
Keesokan harinya mereka terbangun dengan perasaan suka cita. 😊