
Entah mengapa siang ini Angga ingin membuat kejuatan untuk Naira. Dia pun minta pak Jamal untuk mengantarnya ke kampus Naira.
Angga sengaja tidak menelepon Naira, Angga langsung menuju fakultas Naira.
Tiba tiba di perjalanannya Angga melihat sesosok Naira sedang bercakap cakap dengan seorang laki laki.
Anggapun mulai mendekat dan tampaklah Darren Putra Rajasa yang sedang mengobrol dengan istrinya.
Dalam hati Angga sudah berasa panas membara terbakar api tetapi dia harus tetap berkepala dingin sedingin es hihihihi.
Angga memperhatikan keduanya dari jarak yang cukup untuk memantau.
Akhirnya Anggapun melihat Naira pergi meninggalkan Darren.
Sekarang mood Angga untuk makan lenyap ... diapun langsung balik menuju parkiran dan kembali ke kantor.
"Ga jadi den makan siangnya kata pak Jamal."
"Tidak pak ... Ara nya masih sibuk ngwrjain tugas tugasnya kata Angga."
"Harusnya tadi den Angga telepon dulu kara pak Jamal."
"Iya pak ... bapak benar."
"Sebenarnya saya mau buat kejutan ... malah saya yang terkejut kata Angga."
"Langsumg ke kantor aja pak kata Angga."
Naira berjalan menuju ke kantin menemui teman temannya.
Wah ... terlalu kamu ra, lamaaaa bener ... kemana aja sih ... kata Intan."
"Tenang ... biasa habis dari perpustakaan langsung ke toilet dulu kata Naira."
"Kamu mau pesan apa ra kata Intan."
__ADS_1
"Hari ini aku lagi malas makan ntar aja aku makan dirumah ... kata Naira."
"Eee bentar ya ... mamaku telepon kata Naira sambil menelepon."
"Maaf ya semua ... aku cabut duluan ... ada urusan ni ... maaf kata Naira meninggalkanqa kantin."
"Naira berjalan menuju parkiran dan langsung menjemput mama di rumah."
Kita mau ke mana si ma ... kata Naira setelah mama masuk mobil.
"Mama mau cari kado buat kak Mahes kata mama."
"Emang mau ada acara apa ma tanya Naira."
"Ini ... anak ... biasanya kamu yang paling ingat ulang tahun siapa siapa di rumah ... kok sekarang malah lupa kata mama."
"Ya ampun mama ... ulang tahun kak Mahes 2 hari lagi kata Naira tersenyum.
"Itulah ... hari ini kita keliling ya kata mama."
"Mau keliling kemana aja sih ma tanya Naira."
"Ya kita cari kue ... bingkisan dan lain lain ra."
"Pokoknya kamu siap siap aja temani mama kata mama."
"Siap ma kata Naira."
Mereka pun pergi ke toko kue Taki Taki. Toko kue Taki Taki adalah toko kue terkenal di kota M, rasa kuenya pun terkenal enak sesuai dengan harga yang di bandrolnya.
Setelah memesan kue dan bentuk yang diinginkan erta memberikan alamat dan membayarnya mama dan akupun langsung meluncur ke mal terbesar di kota kami dimana lagi kalau bukan mal XX.
"Ma ... mama mau beri hadiah apa sama kak Mahes kata Naira."
"Apa ya ra ... mama juga bingung ... kata mama."
__ADS_1
Akhirnya mamapun masuk ke dalam butik dan memilih milih kemeja buat kak Mahes.
"Ra ... yang ini bagus ga buat kak Mahes kata mama."
"Bagus mama ... cocok kata Naira tersenyum senang dengan pilihan mama nya."
"Kamu mau kasih kado apa kata mama."
"Ara harus bahas ini sama kak Angga ma kata Naira."
"Aduh ma ... Ara lupa kasih tahu kak Angga kalau Ara ngantetin mama kata Ara cemas."
"Ya sudah telepon sana ... kata mama."
Nairapun mengambil ponselnya dana terkejut melihat beberapa panggilan dan chat dari Angga.
Naira mencoba menghubungi balik tapi tak di angkat angkat.
Nairapun mencoba chat suami ... juga ga di balas.
"Ma ... sudah siap kita jalan jalannya kata Naira."
"Kenapa ra ... kok muka kamu gelisah gitu kata mama."
"Ga kenapa napa ma kata Naira."
"Tunggu mama masih mau cari baju buat papa dan mama yang matching."
Setelah semuanya didapatkan mamapun mengajak Naira makan malam di resto bebek panggang kesukaan mama.
Nairapun ikut saja apa yang mama inginkan.
Selesai makan malam barulah mereka pulang ke rumah.
Jangan lupa like dan komennya ya untuk meningkatkan cerita ini, bila perlu dukung karya perdana saya ini dengan memberikan vote nya Terima kasih yang tak terhingga ... Love you all ❤❤❤
__ADS_1